Hay guys
Kembali lagi sama author
Yang penuh dengan
Semangat yang membara🔥🔥
-
So,kalian pasti kangen kan sama aku jadi jangan sungkan" bilang ya
❤️🩹❤️🩹❤️🩹😘
-
Ha-ha-ha
Sampai sini dulu ya basa basi nya
-
🔥 Happy reading ❤️
Sudah jadi adat negara Indonesia setiap hari Senin mengadakan upacara bendera.
Semua menyimak dengan khitman apa yang sedang diberitahukan oleh kepala sekolahnya itu yang bahwa dua minggu lagi mereka akan mengikuti ujian akhir semeste.
Setelah 30 menit akhirnya upacara itu selesai.
"Ah! pegal banget kaki gue,"keluh Nea.
"Ya elah,baru sebentar juga,"cibir Hyalin.
"lo enak Lin nggak dijemur,lah gue udah kayak ikan asin di sono tinggal dikasih garam udah jadi,"celoteh Nea.
"Eh! tunggu si zyha gimana tadi dia pingsan kan pas di lapangan," tanya Nea khawatir.
"Tenang aja udah ada si Alan yang jagain,"balas Hyalin.
"Untung paksunya sigap,"ucap Nea yang mengundang gelak tawa semua orang.
***
"Nggak mau pulang aja,"tanya Alan.
Yang di dapat hanya menggeleng dari zyha."Kenapa takut sendirian,"sambung Alan yang di agguki oleh Zyha.
"Kalau ke rumah mama mau,"tanya Alan yang di setujui oleh sang empu.
Setelah meminta izin dari pihak sekolah, Alan langsung mengantar zyha pulang.
"Ting~ Tong"
"Siapa!"tanya kania membuka pintu.
"Ya ampun zyha kenapa,"tanya Kania khawatir.
"Tadi dia pingsan pas upacara dianterin ke rumah nggak mau jadi Alan anterin ke sini aja biar ada yang jagain,"jelas Alan.
"Ya udah ayo masuk," Kania mempersilahkan.
"kamarnya di mana ma," tanya Alan.
"Di atas kamar paling ujung,"zyha yang berada dalam gendongan Alan hanya bisa pasrah sebab kepalanya sudah cukup pusing iya hanya ingin cepat-cepat merebahkan dirinya di kasur empuk kesayangannya.
"Lo tunggu di sini ya nanti pulang sekolah gue ke sini lagi,"ucap Alan yang di agguki oleh Zyha.
Setelah berpamitan dengan Kania Alan langsung bergegas kembali ke sekolah yang bertepatan dengan waktu istirahat.
"Zyha gimana tanya Elas menghampiri Alan.
"Udah gue titipin ke mama jadi nggak papa,"balas Alan.
"Lo masih belum nentuin pas lulus gimana,"tanya Elas.
"Gue masih pusing mikirin gimana,"ucap Alan frustasi.
"Lo masih belum nentuin?, 2 bulan lagi kita udah bukan siswa lagi, lo punya zyha dan mungkin lo bakal nanggung satu nyawa lagi besok,"
"Gue udah sempat mikir mungkin gue bakal ambil alih perusahaan Daddy gue dan soal study gue bakal ngejar nantinya,"jawab Alan.
"Gue harap gue bisa bantu lo nanti,"jelas Elas menepuk bahu Alan.
***
Bel pulang telah berbunyi semua siswa berhamburan keluar pagar begitu juga dengan alan.
Biasanya ia akan nangkring sebentar di atas motor sekaligus menunggu zyha keluar.
"Lo langsung pulang,"tanya Erion.
"Gue udah janji sama zyha,pulang sekolah nanti gue datang lagi,"ucap Alan sambil memakai helm full face nya.
"Gue duluan,"pamit Alan yang langsung tancap gas.
Begitu sampainya di rumah ia sudah disambut oleh kehadiran Kania di sana. Seperti layaknya seorang anak Alan bergerak menyalami tangan kania.
"Zyha gimana ma,"tanya Alan.
"Udah kamu tenang aja,ayo masuk dulu kita makan siang," ajak Kania.
Di meja makan Randy dan Rey sudah menunggu sedari tadi.
"kamu duduk di sini," titah Kania,jadinya Alan duduk bersebelahan dengan Rey di sampingnya.
Dengan telaten Kania menyiapkan piring untuk Alan.
"Ma nggak usah biar Alan sendiri aja," tolak Alan merasa tidak enak.
"Udah kamu duduk aja,lagian Mama ini kan mama kamu juga jadi bebas dong mama mau ngemanjain kamu atau enggak,"balas Kania.
Alan tak bisa berbuat apa-apa kalau begini jadinya.Rey yang berada di sampingnya sontak menyerahkan piringnya kepada kania.
"Mau ngapain,"tanya Kania.
"Papa sama Alan di layanin masa Rey nggak,"ucap Rey sedikit manja.
Baru kali ini Alan melihat kalau Reyhan teora Alaska yang ia kenal selama ini kejam,kasar,cuek juga punya sisi manjanya juga.
"Nggak usah,udah gede,tolak Kania.
"Kalau Rey udah gede papa apa,"tanya Rey usil.
"Udah tua,"ucap Randy.
"Itu nyadar,"timpal Rey.Kania sedikit terkekeh walau ia sudah mencoba menahannya.
"Ya udah ini buat Rey kecil Mama," ucapkan kania yang menyuapi Rey.
"Ma Rey udah besar ngapain disuapin sih,"protes Rey.
"Tadi pengen dimanjain,pas dimanjain nggak mau,"
"Nggak disuapin juga dong ma malu," balas Rey.
"Itu tahu,"balas Randy menimpali.
Rey hanya bisa menekuk wajahnya kesal."Ya udah ayo makan nanti keburu dingin,"lerai kania.
Sedangkan Alan hanya termangu melihat interaksi keluarga mereka dia jadi teringat akankah kalau keluarga mereka masih utuh akan seperti ini juga.
See Yue next time 🤗🤗
Sampai ketemu di chapter selanjutnya 👋 👋 👋
Jangan lupa Vote comment and share ya 😎 😎
KAMU SEDANG MEMBACA
Attahalan
Teen Fictionattahalan seorang leader geng calberos dia di jodoh kan oleh ke dua orang tua nya dengan cewek yang bernama zyha alea purti , diantara masalah keluarga nya ia juga harus berurusan dengan geng scorpio.akan kah keduanya bisa melalui semua itu?atau mun...
