30.flashback

110 8 3
                                        

Hay Hay Hay
Kalian yang pada baca pasti penasaran kan gimana kisah kehidupan Alan,jadi simak baik-baik

-

❤️ Happy reading ❤


Flashback ~

Hari sudah menjelang sore dan Alan baru saja kembali ke rumahnya.Di ruang tamu terlihat kedua orang tuanya sedang berkumpul.

Tapi bukan hanya mereka berdua di sana,ada seseorang laki laki asing yang duduk berhadapan dengan ke duanya,'siapa' batin Alan.

"Alan kamu sudah kembali nak,"ucap Sinta melihat Alan yang berdiri tidak jauh dari mereka.

"Iya ma,"balas Alan.

"Kak Alan!,"teriak Erika dari jauh.

"Kak Alan main sama Eri yok!,"ajak Erika yang menarik narik tangan Alan.

"Eri sayang,main sama bibi dulu ya,kak Alan nya lagi ada perlu dulu sama papa,oke!,"ucap Sinta penuh perhatian.

"Ya udah deh,tapi janji ya kak Alan habis ini main sama Eri!,"ucap Eri menatap ke arah Alan penuh harap.

"Alan kemari ada yang mau mama sama papa omongin sama kamu,"ucap Noval.

"Emang papa mau ngomongin apa,"tanya Alan.

"Tapi sebelum itu,papa sama mama mau minta maaf sama kamu,karena udah nyembunyiin semua ini,"ucap Noval.

"Mama sama papa udah mempertimbangkan semua ini dari jauh hari berharap kamu tidak akan salah paham,dan menurut mama hari ini adalah hari yang tepat untuk itu,"sambung Sinta.

"Maksud mama sama papa apa,"tanya Alan.

"Kamu bukan anak kandung kami Alan!,"

'Deng!'apa itu tadi dirinya bukan anak dari ke duanya,lalu siapa dia,dan bagaimana bisa orang tua kandungnya bisa membuangnya,dan siapa mereka,dan dimana mereka sekarang,dan apa ia di telantarkan di jalan atau dirinya di tinggal kan di depan pintu panti asuhan seperti kebanyakan orang tua lainnya,ia butuh lebih,lebih banyak penjelasan dari semua pertanyaan yang muncul dari kepalanya.

"Alan!,"panggil Sinta.

"Iya,"balas Alan.

"Ada apa,apa kamu baik-baik saja"tanya Sinta melihat Alan hanya diam.

"Apa aku di buang,"satu pertanyaan lolos begitu saja dari mulutnya.

Noval menghela napas,ia tau Alan pasti akan berpikir demikian.

"Tidak,ibu mu menitipkan mu pada ku,"bukan Noval yang menjawab,tapi Sinta.

"Alan,ibu mu adalah sahabat ku dari kecil dan dia sangat baik,tapi dia terpaksa menitipkanmu pada ku karena ia tidak mau kamu dalam bahaya,"jelas Sinta.

"Ibu mu tidak mau kamu terluka jika ia membawa mu bersamanya,"
sambung Noval.

"Maksud nya,"tanya Alan.

"Ayah mu,pria yang duduk di sana Attaren Morgan,dia adalah ayah mu,"
Ucap Noval menunjuk ke arah laki-laki paruh baya yang sedari tadi menatapnya itu.

"Pada saat itu ayah mu_,"ucapannya terhenti.

"Cukup Noval sejauh ini terima kasih,selebihnya aku akan menjelaskannya sendiri,"ucap Attaren.

"Pada saat itu aku datang ke Indonesia,tapi karena pengaruh keluargaku banyak musuh yang mengincar nyawaku,"

"Dan saat itu sebuah kecelakaan terjadi dan ibumu menyelamatkanku dan merawat ku hingga sembuh,"

"Dan dari saat itu aku mulai menyukai ibu mu,dan aku berjanji akan menikahinya, tapi pernikahan itu aku lakukan tanpa sepengetahuan keluargaku,awalnya semua berjalan lancar hingga saat kamu lahir keluarga ku mengetahuinya dan mereka mencoba memisahkan ku dari kalian berdua,"

"Mereka mengancamku akan membunuh kalian berdua,dan aku terpaksa meninggalkan kalian dan berjanji akan kembali ke sini setelah semuanya selesai,"

"Setelah semuanya selesai aku mencari kalian,tapi mereka membohongiku dengan berita palsu kalau kalian berdua meninggal dalam sebuah kebakaran,tapi setelah aku mengambil alih semua perusahaan aku mengetahui sebuah rahasia kalau kalian berdua masih hidup,dan disinilah aku sekarang,"

"Aku ingin memperbaiki semua nya dari awal,dan memulai semuanya kembali,"jelas Attaren.

"Jadi,dimana ibuku sekarang,"tanya Alan datar.

"Untuk itu aku minta maaf,aku belum bisa menemukannya ,"balas Attaren kecewa,bukan pada Alan tapi pada dirinya sendiri yang bahkan tidak bisa melindungi keluarga nya sendiri.

Flashback end ~

Zyha yang sedari tadi mendengarkan apa yang Alan sampaikan padanya hanya bisa menganga tidak percaya.

Di satu sisi karena Alan yang selama ini tidak pernah bercerita apa apa padanya,dan apa lagi sampai bicara panjang lebar seperti tadi sungguh menjadi hal yang mengejutkan.

Dan apalagi tadi Attaren Morgan yang ia tau sebagai miliarder terkaya itu adalah ayah kandungnya sekaligus ayah mertuanya!,bisa bisanya dia punya mertua yang setajir itu.
Ah,entah mimpi apa ia semalam.

"Zy!,"panggil Alan melihat Zyha terdiam.

"Ah iya,ada apa,"tanya Zyha yang kembali ke dunia nyata.

"Lo kenapa diam aja,"tanya Alan.

"Nggak,tapi Lo kenapa nggak bilang dari dulu kalau om Aren itu papa Lo,"tanya Zyha.

"Kenapa emangnya,"tanya Alan.

"Ya kan,enak aja kan punya mertua kaya bisa gue porotin,"ucap Zyha asal.

"Kenapa,uang yang gue kasih ngak cukup buat Lo,sampe Lo mau uang tu tua bangka,"ucap Alan tidak suka.

"Eh,Lo ngga sopan ya,"protes Zyha.

"Kalau gue nggak sopan,berarti Lo juga nggak sopan sama gue,"ucap Alan.

"Kenapa coba gue harus sopan sama Lo,"ucap Zyha tak minat.

"Terus Lo mau durhaka gitu sama suami Lo,"ucap Alan dengan senyum meremehkan.

"Jadi gue harus gimana,eum!,"tanya Zyha dengan muka setengah juteknya.

"Lo harus panggil gue sayang,"bisik Alan yang mendekatkan wajahnya dengan wajah Zyha.

***

Hah akhirnya selesai juga
Hay reades semua
Gimana chapter kali ini seru nggak

Kalau seru
Jangan lupa Vote comment and share ya

Sampai ketemu di chapter selanjutnya 👋 👋 👋

AttahalanTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang