26.Terungkap

120 12 0
                                        

😘 Hay lagi reades 👋

Kita ketemu lagi
Dengan cerita yang menarik
Dan menantang tentunya
-
🌹🔥So, happy reading❤️🌹

Basecamp Calberos Selalu ramai dengan celotehan tak bermanfaat dari para anggotanya itu.

"Lo udah anterin tu cewek," tanya Aksel yang melihat kedatangan Feren.

"Udah kesel sendiri gue sama tuh cewek gara-gara tuh anak gue hampir aja di jadi bahan amukan si Zyha," ucap Feren yang mendudukkan dirinya di samping Elas yang sibuk dengan ponselnya.

"Sabar Fer! tuh pasangan emang cocok sama-sama nggak waras,"ucap Aksel menepuk bahu Feren.

"Siapa yang lo bilang nggak waras," tanya Alan yang baru saya tiba.

"ya,siapa lagi kalau bukan si Alan sama Zyha,"ucap Aksel bangga tanpa tahu siapa lawan bicaranya.

Alan yang mendengar namanya  disebut mengeluarkan revolvernya mengarahkannya tepat ke arah Aksel.

Dan satu tembakan melesat tepat di samping telinga Aksel membuatnya sedikit tergores.

Semua orang sontak melihat ke arah pintu.Dan ada Alan di sana berdiri sambil memegang revolvernya.

"Jaga ucapan lo atau lo mau lebih dari ini,"ancam Alan  tak terbantahkan.

Aksel mundur beberapa langkah,iya tahu kalau Alan tak suka dirinya dibicarakan apalagi menyangkut hal-hal yang sensitif baginya.

Tapi Alan belum pernah mengayunkan tembakan ke arah teman-temannya.

"Lo ada perlu ke sini,"tanya Erion mengalikan suasana daripada nanti makin runyam yang ada dirinya lah yang bakal repot.

"Zyha belum pulang dan gue nggak tahu dia di mana,"ucap Alan yang melempar revolvernya asal.

"Maksud lo Zyha nggak pulang dari tadi siang,"tanya Feren yang tak mendapat sahutan dari Alan.

"Zyha bilang dia ikut ekskul bahasa,"ucap Alan.

"Dia nggak pernah ikut ekskul bahasa,"suara elas menyelimuti.

"Maksud lo,"tanya Aksel.

"Gue ketua bahasa,tapi nama Zyha nggak ada di sana,"ucap Elas menjelaskan.

"Terus maksud lo Zyha bohong,"ucap Alan tapi tak dibalas oleh Elas.
Alan ingin sekali menonjok teman temboknya itu,padahal sama-sama tembok tapi pandangan mereka teralihkan saat seseorang mendobrak paksa pintu.

"Woi lo nggak bisa masuk seenaknya ,"teriak Rega dari belakang.

Seluruh inti Calberos memandang datar kehadiran tersebut sungguh mengganggu suasana saja.

Alan maju ke depan ia harus profesional sekarang.

"Rey lo seharusnya nggak  di sini dan lo tahu itu,"ucap Alan dingin.

Benar,Rey lah yang baru saja mendobrak masuk ke dalam markas Calberos.Raihan theora Alaska sang leader Scorpio dan tentunya musuh bebuyutan Calberos.

Rey tak mempedulikan hal itu.Ada hal yang lebih penting sekarang dan dia butuh yang namanya kejelasan sini.

"Di mana Zyha,"tanya Rey pada Alan, mendengar nama istrinya disebut Alan mengepalkan tangannya" membuat uratnya menegang.

"Atas izin siapa lo berani menyebut nama Zyha pakai mulut kotor lo itu," ucap Alan kesal tapi masih coba lihat tahan.

"Gue nggak perlu izin dari lo buat nyebut nama adik gue sendiri,"ucap Rey membuat suasana di sekitarnya   langsung menebang.

"Kenapa lo nggak percaya, lo bisa tanya sendiri sama Zyha ,"ucap Reyhan santai.

"Jaga omongan Lo bangsat,"Ucap Feren menggebu.

"Lo bebas berpendapat sesuka hati lo tapi kebenarannya tetap nggak akan berubah Zyha adik tiri gue dan lo suaminya,"ucap Reyhan.

"Terus kalau lo beneran abangnya kenapa Zyha nggak pernah bilang sama kita,"tanya Aksel.

"Karena dia lebih milih cowok kasar kayak dia dari pada keluarganya sendiri,"

"Gue nggak peduli apapun itu buat sekarang dan lo datang ke sini buat nyari Zyha,maksud lo apa,"tanya Alan mencoba menyelesaikan semuanya dengan kepala dingin.

"Lo lihat sendiri,"ucap Rey menjulurkan ponselnya dan terlihat jelas kalau Alan kembali mengepalkan tangannya kenapa selalu seperti ini.

"Shit!,"upat Alan.

***

Seluruh anggota Calberos dan Scorpio berkumpul di satu tempat Reyhan sudah menjelaskan semuanya dan anggota Scorpio langsung menerimanya dengan mudah.

Seluruh anggota Scorpio tahu apa arti nama Zyha bagi Scorpio,Queen Scorpio walau sekarang jadi Queen Calberos.

Elas menjelaskan semuanya secara singkat dan dapat dipahami dengan siapa yang menjadi lawan Mereka dan alasan mereka bergabung dengan  Scorpio.

Mau tidak mau mereka harus bergerak karena ratu Mereka ada di sana.

Hanya sekedar mengingatkan
Harga penulis 💵💸

-

Vote, comment and share
-
Sampai ketemu di chapter selanjutnya 👋👋👋

AttahalanTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang