Felix terdiam setelah melihat potongan rambut terbaru sang pacar, buzzcut dengan warna blonde yang eksentrik.
Ciuman yang diberikan tidak Felix gubris, karena setelahnya Hyunjin hanya meraba kepalanya sendiri depan cermin kamar ini.
"Ai, ini keren kan?"
Tidak meleset ekspektasi Felix, tapi tetap saja dalam hati kecilnya ia terkejut. Selama ini yang lebih tua, rambutnya sama panjang bahkan lebih panjang darinya. Tidak pernah terpikirkan akan sependek itu seperti mau pergi wamil saja.
"Jelek ya?" Hyunjin bertanya lagi.
Felix terduduk di atas kasur melihat Hyunjin menyusul.
Ada gelengan tidak setuju. Hyunjin tampak makin jantan dengan potongan demikian.
"Terus kenapa diam?" Pertanyaan yang lembut.
Felix meraba kepala sang lawan, ada usapan sayang dengan rambut panjang kemarin siang. "Aneh aja ngelihat kamu gini kayak mau wamil bentar lagi"
Tawa meledak diruangan, ada pelukan untuk menenangkan. Punggung Felix ditepuk pelan Hyunjin kemudian pipinya dikecup manja.
"Enggak sayang belum, yang kemarin terlalu gerah. Rambut aku rontok luar biasa efek bahan kimia. Jadi aku memutuskan potong pendek kayak gini— saran dokter kan"
Felix tau permasalah Hyunjin, tapi dia sangat sayang aja soal keputusan yang tiba-tiba.
"Gak ada yang bisa aku tarik tarik lagi kalau lagi main" ada gelembung pipi lucu, yang buat Hyunjin tersenyum lebar karena Felix cemberut.
"Kalau gitu kamu harus cari pegangan baru" ada yang mengendikkan bahu, representasi dari seseorang yang bersikap acuh tak acuh.
Membuka jaket asal, ikan pinggang dibuang sembarangan. Felix tidak siap kalau sekarang Hyunjin setengah telanjang.
"Mau ngapain?" Ada rona merah yang sebenarnya tau maksud si Hwang.
"Yaaa cari pegangan baru kamu pas lagi main" senyuman nakal yang paling Felix benci, tapi cinta.
"Hhhhh mesum"
Ciuman itu lembut, walau agak sedikit terkejut ketika mengusap kepala seperti tertusuk tusuk. Felix tidak peduli karena kuluman yang Hyunjin berikan jauh lebih berarti.
KAMU SEDANG MEMBACA
ARENA
Short StoryArena punya Hyunjin dan Felix Just Oneshoot or Twoshoot Au 👄 kapalgetek ©
