Mantannya kembali, memanggilnya dengan panggilan manis. Bercinta dengannya sekali dan membuat pertahanan Felix runtuh sepersekian detik. Kue beras merah itu ia gigit sebelum diganti ketempat lain, mandi serta mengganti baju dengan santai dan hendak mengembalikan tempat yang dipakai.
Felix memencet bel rumah, kardus bekas barang yang tersisa diluar.
"Kerjaannya cepet juga" hingga sepersekian detik berikutnya. Bukan Hyunjin yang Felix dapat membuka pintu tapi Kim Sunwoo, residen tahun ketiga Obgyn dicabang rumah sakit lain dari mereka, Han Jisung, residen tahun ke empat— sekaligus teman Felix sendiri dan terakhir Kim Seung Min— residen tahun ke empat tht yang satu rumah sakit dengan Sunwoo teman akrab Hyunjin.
"Felix?" Itu Jisung yang membukakan pintu dan mempersilahkan Felix masuk. Ada jajangmyeon dan tangsuyuk yang sudah tak bersisa dan beberapa botol minuman ludes dari tempatnya.
"Hai semua"
"Gue ngembaliin piring"
"Mau join"
Felix menggeleng cepat ajakan Sunwoo barusan, pasti Hyunjin cepak Hwang itu sudah bercerita semuanya kepada si Kim. Tanpa terlewatkan sedikit, jelas saja. Ajakan tadi diikuti tawa mengejek. Sedangkan Han sudah siap mengantar Felix pulang diiringi obrolan tentang kerjaan yang belum usai.
Pintu rumah Hyunjin tertutup dan Han masih mengikutinya hingga sampai ruang tengah rumah Felix.
"Kok lo gak bilang kalau tetanggan sama Hyunjin?" Apa yang sebenarnya mau dibicarakan Han Jisung pun keluar.
"Oh god Jis, gue baru tau kalau dia pindah hari ini!"
"Gak ada yang tau kan kalau kalian mantan?"
"Enggak lah, tapi kemarin Hyunjin nyamperin gue depan ruang residen kita. Untung si Eric gak lihat!! Mampus gue jadi bulan bulanan anak anak"
"Tapi kan lo backstreet dulu pas maba sampai intern kenapa Eric tau?"
"Sunwoo ember itu mana mungkin jaga rahasia sama pacar semata wayangnya"
Gelak tawa Jisung memenuhi rumah Felix. Mereka terduduk disofa berdua. Menatap langit langit "lo udah move on kan?"
"Oh— udah lah!" Felix bohong. "Lo kira gue apa?" Mempertanyakan dirinya sendiri sebenarnya.
"Soalnya dari gosip beredar gue denger si Hyunjin dekat sama Karina, anak residen tahun pertama spesialis DVE di cabang sana sama Seungmin— lo tau Seungmin yang tadi kan"
"Iya gue tau kok Seungmin, tapi Karina?"
"Lo gak tau, grup residen sebelah heboh karena ada mantan model ternama ngelanjutin sekolahnya. Dan yap dia artis"
"Beneran? Hyunjin itu?"
"Gue gak tau sih katanya ketahuan jalan di lotte minggu kemarin"
"Baru banget dong"
"Yap"
Terlalu banyak berbincang dan Han Jisung buru buru pamit duluan karena tidak enak dengan teman teman yang lain. Sampai sekitar tengah malam— Felix belum bisa tertidur dan ia mengemil buah anggur dipantry sambil sesekali melihat pintu apartementnya sendiri. Hingga bel itu berbunyi.
Melihat jam kembali— pukul setengah satu dini hari. Orang gila mana yang akan bertamu ke rumahnya. Maka Felix mengambil tongkat bisbol punya Bangchan kakak sepupunya, yang dititipkan dan bergegas melihat interkom dan melihat Hyunjin Hwang tertunduk dalam didepan pintu sambil kembali memencet bel yang berisik untuk didengar.
Maka Felix dengan sadar membuka kan pintu apartemennya dan membiarkan Hyunjin bersandar padanya. Yang lebih besar dibawah pengaruh alkohol, Felix tau kalau Hyunjin mengambil jatah cuti tiga hari untuk pindah rumah. Tetapi kenapa berakhir begini.
KAMU SEDANG MEMBACA
ARENA
Historia CortaArena punya Hyunjin dan Felix Just Oneshoot or Twoshoot Au 👄 kapalgetek ©
