ikatan keluarga

529 42 0
                                        

minimal vote lah🙌🙌⭐⭐
disclaimer : semua cerita yang aku buat ini semua pure karangan aku ya. luv yu tuyul-tuyul teenep🖤 🖤

"ikatan keluarga adalah hal yang paling penting dalam sebuah keluarga"

༄༄༄༄༄༄༄༄༄༄༄༄༄༄༄༄༄༄༄༄༄

keadaan sekarang jauh lebih tenang, mia sudah berhenti menangis walau isakannya masih sering kali terdengar.

saat ini dokter sedang memeriksa keadaan caine, alat-alat yang banyak terpasang pada tubuhnya sudah dilepas karena kondisi caine yang sudah membaik.

"masih merasakan sakit caine? " tanya dokter pada caine dan caine hanya menggeleng pelan.

setelah memeriksa dokter mengangguk pelan dan kemudian berdiri.

"kondisi caine sudah lumayan membaik, mungkin nanti siang sudah bisa dibawa pulang, tapi caine harus tetap beristirahat di dalam kamar. kalau begitu saya permisi" ujar dokter itu dan kemudian keluar dari ruangan caine.

"hampir aja mami masuk isekai" celetuk funin yang membuat rion dengan reflek memukul kepala belakang funin.

"aduh! , kenapa sih pi? " tanya funin sambil memegang kepala belakangnya.

"orang kalo masuk isekai itu harus ditabrak truk nin, caine kan ketembak" celetuk krow.

"oh iya juga ya" ujar funin meng-iyakan perkataan krow.

"kalian ngomongin apa sih? dasar wibu! " ujar echi sambil mendorong pelan bahu krow.

"terong ga bakal ngerti sama hal ginian. dasar ungu" ujar krow berhasil mengundang emosi echi.

"heh! rambut gua ungu karna gua ngikut papi ya nyet! gua itu anak yang sayang bapak ga kaya lu. papi mau rekrut orang ke keluarga malah lo benci! " ujar echi emosi pada krow, krow yang mendengar celetukan echi itu terdiam beberapa saat kemudian kembali bersuara.

"gua cuma takut kehilangan lagi" ujar krow, suaranya terdengar lebih pelan.

caine yang merasa perdebatan ini sudah sangat jauh berusaha untuk mengalihkan pembicaraan.

"kalian semua udah makan? " tanya caine tiba-tiba yang membuat atensi semua orang tertuju padanya.

"belum mi, ini aku lagi pesen" ujar selia sambil menunjukan layar ponselnya pada caine.

caine yang melihat itu hanya mengangguk pelan kemudian tersenyum.

"mami mau mesen sesuatu kah? " tanya selia dan caine dengan cepat menggeleng.

"gaperlu, mami makan makanan rs aja" ucap caine, sebenarnya ia tidak suka makanan rumah sakit. tapi ia tak ingin membebani keluarga noir terlalu jauh.

"selia pesenin mie ayam aja ya buat mami? " ujar selia yang membuat caine heran.

"mami suka kan? " tanya selia pada caine dan caine hanya mengangguk pelan, merasa bingung bagaimana selia bisa tau makanan favorit nya.

"gimana..... "

"tadi malem selia denger mami ngigau bilang mie ayam, hehe" selia menggaruk tengkuknya yang tidak gatal sama sekali.

semua orang yang mendengar itu menatap caine dengan penuh arti, seolah tak percaya jika seorang caine ternyata bisa mengigau.

caine yang ditatap pun hanya diam dan perlahan menenggelam kan tubuhnya di dalam selimut.

"bisa-bisanya, astaga caine" batin caine merasa malu.

"mami ruok? " tanya echi yang membuat semua orang berbalik menatapnya.

"ruok apaan anjir, are u okay kali! " celetuk riji.

keluarga noirTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang