not same

471 53 2
                                        

minimal vote lah🙌🙌⭐⭐
disclaimer : semua cerita yang aku buat ini semua pure karangan aku ya. luv yu tuyul-tuyul teenep🖤 🖤

baca elit vote sulit, cuakss

༄༄༄༄༄༄༄༄༄༄༄༄༄༄༄༄༄༄
pagi hari telah tiba, echi terbangun dari tidurnya dan segera duduk, ia mengumpulkan nyawanya dan kemudian berjalan mengarah ke wastafel.

hari ini echi begitu malas untuk mandi, lagi pula key tidak ada dirumah untuk menegurnya agar mandi.

setelah menggosok gigi dan membasuh wajahnya echi segera turun kebawah untuk menemui jaki dan funin.

"pagi nin" sapa echi saat melihat funin tengah bermain ponsel di ruang tengah.

"pagi chi" sapa funin balik dan kembali fokus ke ponselnya.

kemudian echi mencoba mencari keberadaan jaki namun ia tak menemukannya sama sekali.

"jaki kemana nin? " tanya echi dan funin segera mematikan ponselnya.

"masih di kamar, masih tidur kali dia" ujar funin dan ide jahil muncul di pikirannya.

echi dengan segera kembali ke atas dan menuju ke kamar jaki, echi diam diam masuk ke kamarnya dan merangkak pelan menuju kasur tempat jaki sedang tidur.

setelahnya echi perlahan berdiri dan matanya seperti mencari-cari sesuatu, saat ia melihat nya dengan segera ia mengambilnya dan kembali ke posisi awal ia berdiri.

ditangannya saat ini sudah ada kemoceng, echi dengan perlahan berjalan ke sisi ranjang tempat di mana jaki tidur.

dan perlahan ia mengesekan kemoceng itu pada telinga jaki, jaki tampak risih dan mencoba menghalau benda yang membuat telinganya gatal itu dengan menggunakan tangannya.

echi sekuat tenaga menahan tawanya, kemudian lagi-lagi ia melakukan hal yang sama yang membuat jaki perlahan membuka matanya.

echi yang panik segera berjongkok dan mendongak ke atas untuk memastikan jaki tidak melihatnya.

jaki yang baru bangun itu segera duduk dan mengucek matanya, ia sesekali menguap dan menggaruk kupingnya yang terasa gatal.

saat akan turun dari ranjang echi dengan segera berdiri dan mengejutkan jaki. sementara jaki yang dikejutkan pun bergetar kaget.

"ANJING SETAN! " kaget jaki diselingi oleh tawa terbahak-bahak dari echi.

"hahahahahahha, muka lu plis! " tawa echi ketika melihat ekspresi jaki yang terkejut.

"anjing lu, gua kagetnya nyentrum bangsat" ujar jaki kemudian berdiri dan menuju ke kamar mandi meninggalkan echi yang masih tertawa.

tak lama kemudian jaki keluar dengan sudah berganti pakaian dan rambut yang sedang dikeringkan menggunakan handuk.

"masih disini lu" ujar jaki sambil menuju meja samping ranjangnya dan mengambil parfum kesukaannya.

"capek gua gegara ketawa" ujar echi sedikit cekikikan sementara jaki hanya diam sambil menghela nafas.

"lu ngerasa ga sih, rumah jadi sepi banget, gua ketawa aja tadi bergema banget" ujar echi tiba tiba yang membuat jaki menghentikan kegiatannya sebentar.

"biasanya gua sama aenon sekarang lagi dimarahin karna ga mandi sama bunda key" ujar echi yang membuat jaki berbalik menatapnya.

"lu belum mandi chi? " tanya jaki dan echi menggeleng.

"pantesan bau dari tadi, mandi sono lu! " ujar jaki dan echi terkekeh pelan.

"ga sama jak, it's not same" ujar echi tersenyum kemudian keluar dari kamar jaki untuk menuju ruang tamu.

keluarga noirTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang