Haloo semua... sebelum membaca alangkah baiknya follow, like dan komen yaaaaa. 🥰🥰
Happy reading guys 😁
_
_
_
Setelah sampai rumah aku langsung segera bebersih untuk pergi ke kampus ku. Hari ini aku pergi tidak di antar oleh mas Arkhan karena dia masih mengurusi Umma yang masih berada di rumah sakit, lagi pula aku memahaminya kok.
Ojek online ku telah tiba, aku segera menuju kampus dengan semangat hanya 50%.
Tidak lupa aku membayar ojek online dan langsung masuk ke kelas semoga saja tidak telat.
"ZULFAA" teriakan Yura menggelegar menyebar ruangan.
"Apa sih kenceng banget suaranya" ucap batin Zulfa.
Zulfa segera menghampiri Yura dengan langkah cepat.
"Gak usah teriak juga" ucap kesal Zulfa, memang temannya ini tidak bisa mengecilkan volume suaranya.
"Ihh bukan gitu loh, gue kangen banget sama Lo" ucapnya sambil memeluk kencang tubuh Zulfa.
"Arghhh gak kira-kira meluknya kayak mau bunuh orang" Zulfa melepas tangan Yura.
"Ih sejahat itu gue, gak bakal lah gue bunuh Lo hahaha" sahutnya sambil tertawa.
"Duhhh tambah cantik aja yang sudah ganti penampilan baru" ucap Yura yang melanjutkan ucapannya.
"Bisa aja palingan ada mau nya kan hahaha" sahut Zulfa.
"Oh iya Ra, Melisa belum datang?" Tanya Zulfa dengan pandangan mencari-cari.
"Gue belum liat atau jangan-jangan"
"Jangan-jangan apa?" Tanya Zulfa.
"Jangan-jangan telat aduuuh nanti di hukum pak Suhar" ucap Yura sambil menepuk pelan keningnya.
Beberapa menit kemudian suasana kelas menjadi hening. Suara langkah kaki terdengar seperti semakin mendekat ke arah kelas.
"Selamat pagi semua"
"Selamat pagi pak" sahut seluruh murid di kelas.
Itu lah pak Suhar seorang dosen yang sangat benci dengan orang yang tidak tepat waktu.
"Bagaimana kabar kalian semua?" Tanya pak Suhar yang masih berdiri mengitari area meja depan.
"Alhamdulillah baik pak Suhar"
"Hari ini kita lanjut pelajaran Minggu lalu ya, setelah itu kita..." Ucapan pak Suhar terpotong akibat ada satu mahasiswa yang telat memasuki jam kelas.
"Selamat pagi pak, maaf telat tadi macet"
"Pagi, siapa nama kamu?" Tanya pak Suhar yang telah siap membawa buku catatan.
"M-melisa pak" sahutnya gugup.
"Oke silakan duduk, nama kamu sudah saya catat ya"
Zulfa dan Yura hanya terdiam melihat nama temannya di catat oleh pak Suhar.
Melisa berjalan cepat menduduki kursi yang bersebelahan dengan Yura dan Zulfa.
"Baiklah kita lanjut materi Minggu lalu dan ada beberapa soal" ucap pak Suhar yang melanjutkan ucapannya.
"Aduuh gimana nih nama gue udah di catat sama pak Suhar"
"Memang Lo kenapa sampai telat?" Tanya Zulfa.
KAMU SEDANG MEMBACA
ARKHANA (ON GOING)
Romance⚠️BIASAKAN FOLOW SEBELUM MEMBACA⚠️ Ketika arkhana yang sedang mengendarai mobil tidak sengaja menabrak seorang gadis yang baru saja kehilangan keluarganya akibat perampokan di suatu desa. APA KAMU PERCAYA DENGAN PERPISAHAN YA TENTU, SETIAP PERTEMUAN...
