CHAPTER 29

43 5 0
                                        

HALOO GUYS INI LANJUT DARI CERITA KEMARIN YA...

HAPPY READING GUYS🥳🥳🥳

-
-
-

Arkhan telah selesai mandi dan berwudhu pada pagi ini, terlihat Zulfa yang telah menggunakan mukenah nya sedang menunggu Arkhan.

Ia segera menggunakan kain sarung dan melaksanakan sholat berjamaah dengan Zulfa.

Setelah selesai sholat Arkhan pun memimpin doa ia meminta kemudahan untuk setiap urusannya.

Arkhan seraya mengadahkan tangan untuk berdoa. " Bismillahirrahmanirrahim ya Allah ya Rahman ya Rahim engkaulah yang maha pengasih lagi maha penyayang ampunilah segala dosa ku, ampunilah segala perbuatan serta perkataanku ya Allah, permudahkan lah jalan ku untuk terus taat kepada mu, ya Allah rahmatilah keluarga kami keluarga kecil kami berikanlah kami petunjuk anugerahilah kami anak yang Sholeh dan Sholehah, berikan lah kami dan keluarga kami kesehatan ya Allah. Aamiin".

Doa pun telah mereka panjatkan Zulfa segera meraih punggung tangan Arkhan untuk menyaliminya.

"Terimakasih ya mas, sudah selalu menjadi imam yang baik buat aku" ucap Zulfa dengan Arkhan yang mencium kening Zulfa.

Pagi ini Arkhan dan Zulfa bersiap untuk berangkat ke rumah Ayah Rafandra.

"Ayo kita pamit dulu ke Umma" ucap Arkhan mengajak Zulfa.

"Iya mas" mereka pun segera turun dari kamarnya yang berada di lantai dua.

Tepat saat ini Umma sedang berada di ruang tamu sedang menonton televisi.

Zulfa dan Arkhan menghampiri Umma.

"Umma..." Ucap Zulfa yang mendekati.

"Eh Zulfa" sahut Umma.

"Loh kalian mau berlibur?" Tanya Umma yang melihat koper yang di bawa oleh Zulfa.

"Iya ma Zulfa dan Arkhan mau menginap beberapa hari di rumah ayah Rafandra, Zulfa juga pasti kangen dengan Ayah Rafandra" sahut Arkhan menjelaskan.

"Ohh yaudah tidak apa, selamat berlibur di tempat ayah Rafandra ya nak dan jangan lupa satu Minggu lagi kamu ke dokter yaah nak" ucap Umma.

"Iya Umma terimakasih yaa, Zulfa dan mas Arkhan mau pamit dulu Assalamualaikum" pamit Zulfa segera mencium punggung tangan Umma begitu pun dengan Arkhan.

"Waalaikumsalam".

Entah Zulfa merasa Umma sangat menekannya Zulfa sangat tidak nyaman berada di rumah ini.

Arkhan menggenggam tangan Zulfa saat di dalam mobil.

"Gak usah di pikirin, anak itu rezeki mungkin kita belum bisa di percaya menjadi orang tua" ucap Arkhan.

"Iya mas Arkhan" sahut Zulfa dengan senyumnya walau perasaan ini belum memudar.

Mereka pun melajukan mobilnya menuju rumah ayah Rafandra.

"Mas mampir beli kue dulu yuk buat ayah" saran Zulfa dengan hati gembira mau bertemu dengan ayah.

"Siap istriku" ucap Arkhan.

Sesampainya di toko kue...

"Yuk sudah sampai" ucap Arkhan sambil membuka pintu mobilnya tidak lupa ia membukakan pintu untuk istri tercintanya.

"Ayo mas" Zulfa menarik tangan Arkhan seakan tidak sabar.

Banyak sekali kue yang terpajang di etalase semua sangat menggugah selera tetapi ada satu yang menjadi incaran Zulfa.

"Pak saya mau 2 bika Ambon nya ya"

"Siap mba" sahut penjual kue.

Arkhan telah selesai pembayaran dan segera melanjutkan perjalanan nya yang hanya sedikit lagi.

"Alhamdulillah sampai" ucap Arkhan yang telah memarkirkan mobilnya di halaman rumah Ayah Rafandra.

"Alhamdulillah Yeay sampai di rumah ayah, ihhh gak sabar mau ketemu ayah" ucap excited Zulfa saat ini.

Arkhan dan Zulfa keluar dari mobil, Zulfa segera mengetuk pintu rumah Rafandra sedangkan Arkhan sedang menurun kan koper milik mereka berdua.

"Assalamualaikum Ayah"

"Assalamualaikum Ayah Zulfa datang"

"Waalaikumsalam" sahut Ayah Rafandra yang telah membukakan pintu.

"Ayah..... Zulfa kangen" ucap Zulfa segera memeluk erat tubuh Rafandra.

"Aduh aduh anak Ayah, sama ayah juga kangen sekali sama Zulfa sama Arkhan" ucap Ayah Rafandra.

"Kalian mau menginap hari ini?" Tanya Ayah Rafandra.

"Iya ayah, Zulfa mau menginap disini bareng mas Arkhan, itu dia mas Arkhan lagi nurunin koper Zulfa hehe" ucap Zulfa.

"Assalamualaikum Ayah" salam Arkhan menyalimi tangan Rafandra.

"Waalaikumsalam Arkhan" sahut Rafandra.

"Oh iya Ayah ini ada kue buat ayah" Arkhan menjulurkan tangannya memberikan kue Bika yang mereka beli.

"Masyaallah makasih ya nak"

"Sama-sama ayah" sahut Zulfa dan Arkhan.

"Eh ayok masuk" ajak Rafandra.

"Iya ayah" sahut Arkhan.

Arkhan dan Zulfa pun masuk.

"Ayah... Zulfa tidur dimana nih"

"Disana Zulfa di kamar ke dua"

Hari ini Arkhan harus berangkat kerja setelah makan di rumah ayah.

"Mas hati-hati ya, semangat kerjanya" ucap Zulfa menyemangati sang suami.

"Iya makasih ya sayang, puasin di rumah ayah" sahut Arkhan.

"Ayah Arkhan kerja dulu ya, titip Zulfa" ucap Arkhan lagi.

"Iya hati-hati ya nak"

"Assalamualaikum" ucap Arkhan.

"Waalaikumsalam" sahut keduanya.

Zulfa pun menikmati sekali waktu-waktu bersama ayah Rafandra tetapi di pertengahan waktu wajah Zulfa menjadi pucat.

"Ya ampun Zulfa kamu kenapa?" Tanya Rafandra.

"Nggk tau nih ayah kok Zulfa merasa lemas yaa" sahut Zulfa yang sedang merasakan tidak nyaman pada tubuhnya.

"Ayok nak kamu istirahat dulu" bujuk Rafandra.

"Iya yah aku tidur dulu yaa" sahut Zulfa.

Ayah pun meninggalkan Zulfa di kamar agar Zulfa bisa beristirahat.

Kepala Zulfa merasa pusing saat ini dan merasa mual.

"Aduh kok pusing banget yaa apa aku salah makan ya tadi?" Ucap Zulfa di dalam hati nya.

TERIMAKASIH GUYS JANGAN LUPA VOTE, KOMEN DAN FOLOW YAAA 🥰🥰

ARKHANA (ON GOING)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang