17 Tahun Kemudian...
=============
"Lo yakin nih anaknya gak bakal takut?"
"Paling nangis-nangis dikit gapapa."
4 pria itu saling berbisik di dekat sebuah mobil van sembari memperhatikan anak-anak SMA yang tengah berlalu lalang, sekolah sudah hampir sepi sekarang.
"Yang itu kan anaknya?" Ujar pria berhoodie.
"Gak salah lagi, dia benar-benar mirip ayahnya."
"Seperti ibunya juga, bodoh selalu pulang sendirian setelah sekolah sepi."
"Ayo.."
Ke empat pria itu dengan terburu-buru mengikuti langkah bocah SMA yang sudah mereka tunggu, setelah anak itu memasuki gang yang sepi dan situasi di rasa cukup aman salah satu dari mereka menyergapnya dari arah belakang. tak butuh waktu lama untuk anak itu tak sadarkan diri oleh obat bius yang tadi ia hirup dari saputangan yang di bekapkan padanya.
.....
Pemuda itu sedikit mengernyit ketika membuka mata, silau cahaya lampu dan efek obat bius tadi membuat kepalanya terasa pening.
"Udah bangun tuh, sapa gihh.."
"Lo duluan, kalau dia takut gimana?"
Beberapa suara menarik perhatian pemuda itu, membuat pemuda berseragam SMA itu langsung terduduk bangun dan mengamati sekitarnya, 4 wajah pria asing tampak menatapnya.
"Hai.." ujar salah satu dari mereka
"Kalian ini siapa? Lalu mau apa?"
"Kita lagi culik lo bocah, jadi sekarang diem dan dengerin kita."
Pemuda itu sedikit mendengus lalu kemudian tertawa. Alih-alih merasa takut ia malah merasa hal ini benar-benar konyol.
"Sebelumnya, selamat ulang tahun yaa bocah!" Ujar keempat pria itu, mereka mengeluarkan sebuah kue dan beberapa kado menyimpannya di hadapan pemuda itu.
"Kalian di suruh ayah?" Tanya pemuda itu kemudian
"Najis banget gue mau disuruh-suruh si jaehyun."
"Lalu ini?"
"Itu inisiatif dari kita kali, sebelumnya kenalin kita ini om kamu. Ya anggap aja gitu, kita teman baik ayah kamu."
"Kok aku gak pernah liat kalian sebelumnya?"
"Ya karena si jaehyun bukan ayah lo, dia gak kita anggap."
"Kalian ini aneh banget, ini udah sore aku mau pulang. Aku jadi bolos les gara-gara kalian." Pemuda itu bangun dari sofa dan meraih ranselnya.
"Dengerin kita dulu renjun!"
"Renjun siapa? Kalian salah orang."
"Dia ayah lo, duduk dan dengerin kita."
"Sebelumnya kenalin gue haechan, dia jeno, jaemin sama yangyang. Kita temen ayah lo, nama ayah lo huang renjun. Si bangsat jaehyun pasti menutupi semuanya dari lo jadi biar kita kasih tau rahasia terbesar di hidup lo."
"Kalian mau memeras aku dengan semua omong kosong itu yaa?"
"Duit gue udah banyak, lihat ini menurut lo orang yang mirip banget sama lo itu siapa?" Haechan dengan tak sabaran memberikan beberapa lembar foto.
"Mereka ayah dan ibu lo yang sebenarnya, perempuan cantik ini jung naya namanya ibu lo sekaligus adik dari orang yang lo anggap ayah sekarang si bangsat jaehyun."
KAMU SEDANG MEMBACA
Eccedentesiast [Huang Renjun]
Fanfiction21+ | Jung Naya,mahasiswi jurusan psikologi yang tanpa sengaja melihat suatu pembunuhan di universitasnya. Terpergok oleh kelompok pembunuh itu membuat Naya akhirnya terjebak di antara mereka, dalam permainan gila yang akan membuatnya kehilangan a...
![Eccedentesiast [Huang Renjun]](https://img.wattpad.com/cover/355062392-64-k827437.jpg)