25

2.3K 180 67
                                        

HAPPY READING!

jangan lupa vote dan Koment ya!🤍




























...


"Kau dari mana?"

Jennie terdiam begitu mendapatkan pertanyaan dari Taehyung yang entah sejak kapan pulang dan sudah berdiri di belakangnya.

"Kau sudah pulang?" Tanya Jennie kini melihat Taehyung yang sudah berpakaian santai. Sepertinya, pria itu sedikit berbeda saat ini, ia mendekat mencium bau sesuatu yang menyengat dari tubuh Taehyung.

"Kau mabuk?" Tanya Jennie kini mendekati Taehyung untuk memastikan dugaannya.

"Sedikit. Jimin mengajakku minum."  Taehyung berucap jujur sambil berjalan masuk ke kamar mengikuti Jennie. Ia memilih merebahkan dirinya di tempat tidur sambil memejamkan kedua mata.

"Bagaimana dengan masalah ini?" Tanya Jennie gusar. Ia tau masalah ini akan terus menjadi trending topik selama satu tahun. Apalagi, ini sudah menyangkut soal keluarga mereka.

"Kau tidak marah?" Dibanding memikirkan masalah ini, Taehyung malah khawatir kalau kalau Jennie marah saat ia mabuk.

Jennie menghela napas. "Tidak. Aku tau pikiran mu berisik."

Taehyung tertawa. "Kau benar, tapi Daripada membahas itu, aku lebih tertarik membahas sesuatu yang lain denganmu, Jen." Ucap Taehyung sambil bangun dari tidurnya berjalan menghampiri Jennie yang duduk di sofa kamar.

"Apa?"

"Kau tidak menyembunyikan sesuatu dariku?" Tanya Taehyung dengan kedua mata yang menatap lekat istrinya.

"Sesuatu apa? Kurasa tidak." Jennie menjawab dengan tenang.

"Kau bertemu Helena tanpa sepengetahuan ku?"

Jennie terdiam bungkam mendengar pertanyaan yang jelas sedang menohok nya saat ini. Ia seperti sedang tertangkap basah oleh suami sendiri. Dan sepertinya, ia tidak punya cara untuk berbohong lagi.

"Ya. Aku bertemunya tadi siang."

"Kenapa? Kau melakukan itu untuk apa?" Tanya Taehyung dengan mengeraskan rahangnya. Seharian ini ia merasa frustasi memikirkan bagaimana menghidupi istri dan anaknya setelah akan di tendang dari agensi. Tapi, hal ini justru semakin membuatnya stres.

"Untuk membicarakan masalah ini. Menurutmu apa lagi?"

Taehyung menghela napas panjang. "Kau tidak harus ikut campur dalam masalah ini Jen. Itu malah akan membahayakan dirimu sendiri."

"Aku baik baik saja jika itu yang kau khawatirkan." Jennie berucap tenang berusaha membuat suaminya untuk tetap tenang.

Taehyung terkekeh kesal. "Mama menghubungi mu. Tapi ponselmu tidak aktif. Kau sengaja?"

Jennie meneguk ludahnya kasar. "Aku tidak tau. Ponselku mati satu hari ini karena kehabisan daya."

"Kenapa kau bilang mau bertemu Viona? Apa itu hanya alasan agar aku tidak melarang mu dan bisa kemana pun sesuka hatimu?"

"Aku bertemu dia juga karena ingin menyelesaikan masalah ini." Jelas Jennie dengan sarkas seolah merasa di salahkan disini.

"Jelas jelas ini masalah kita. Mana bisa kau melarang ku ikut campur?" Lanjutnya dengan suara yang mulai meninggi.

Taehyung membuang pandangan mengacak rambutnya hingga berantakan. "Kau bisa jangan membuatku khawatir? Aku memikirkan ini seharian dan mencari jalan agar bisa menghilangkan berita sialan ini. Tapi kau malah menemui sumber masalahnya, Jen."

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Feb 03, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

THE PASTTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang