Part 19 : Past

14 3 0
                                        


Raka menyodorkan ponselnya kepada Gina, perempuan itu tampak bingung memandangi potret cantik yang sedang tersenyum sembari memeluk seekor kucing berwarnaa putih.

Sepersekian detik ia menyadari bahwa gadis itu adalah gadis yang barusan diantar pulang bersama Kylan dan orang yang tadi hampir menumpahkan soda dibajunya.

"Wait... wait, tadi gua ketemu perasaan.." Alisnya mengkerut menandakan bahwa ia sedang mencoba mengingat bahwa ia tidak salah orang.

Raka menggangguk, "Lo bener, dia mantan gua."

"Terus? hubungannya sama gua apa?" Gina mengibaskan rambut panjangnya.

Sejujurnya ia sama sekali tidak mengerti dengan maksud dan tujuan Raka yang menunjukkan foto mantan kekasihnya dihadapannya itu.

"Ingat ya kita udah selesai Rak... we were just having fun" Jawabnya dengan nada terdengar judes.

"I want her back. Lo harus bantuin gua.."

"Lo mau tahu kenapa gua minta bantuan lo?" Raka menaikkan sebelah Alisnya, kemudian beralih mencari sesuatu diponselnya.

Mata Gina kemudian terbelalak usai menyadari bahwa perempuan itu pernah berfoto bersama dengan Kylan diperayaan ulang tahun temannya.

"itu berarti...." ucapnya menggantung.

"Mereka kenal dan parahnya mereka teman sebangku sekarang" Rahang Raka mengeras.

"Gua gak suka sama Kylan, gua gak mau di ngerebut apa yang seharusnya jadi milik gua."

"Dan lo, gua yakin gua ga perlu jelasin apa yang harus lo lakuin. Lo mau Kylan kan? Gua pengen Kinta juga balik sama gua."

Gina menyeringai beberapa rencana sudah ia susun dikepalanya. Pokoknya ia akan melakukan apapun untuk mendapatkan dan membuat Kylan jatuh cinta dengannya.

"Gua bakalan bantuin lo!" Ucap Gina dengan penuh penekanan.

☘️☘️☘️

"Lan makasih ya!" Kinta melambai ke arah Kylan yang berada di atas mobil.

Kaca mobilnya ia turunkan perlahan agak bisa melihat gadis itu dengan jelas.

"Sama-sama" Ucapnya sembari tersenyum.

"lu masuk sana, masuk angin ntar.."

"Cie perhatian banget!" Goda Kinta yang merasa Kylan mulai banyak berbicara dengannya.

"Udah bestie banget kayaknya kita ya!"

Kylan hanya menggeleng tertawa melihat tingkah Kinta.

"Besok, jangan lupa ya! Nanti gua kabarin!!" Teriak Kinta mengingatkan bahwa mereka ada tugas yang harus segera diselesaikan.

"Siap" Jawab Kylan dan Ia menekan klakson mobilnya pertanda pamit, dan melakukan mobilnya dengan kencang.

Kinta sudah selesai beres-beres,
ponselnya berdering ada panggilan masuk dari Idut.

"iyaaa kenapaaaa gak usah minta maaf gue tau... Gue ngerti namanya juga bocah lagi jatuh cinta ya! " Ucap Kinta bahkan Rayhan belum mengucapkan sepatah katapun.

AltaluneCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang