Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

Sexy young man 8

1.4K 107 61
                                        

Hari ini jungkook menghabiskan waktu liburnya dengan membersihkan kebun bunga kecil miliknya yang berada di halaman belakang rumahnya

"aku ingin bicara" ucap Yoongi yang berhasil membuat jungkook terkejut dengan kedatangannya yang tiba-tiba

"oh, kau sudah kembali?" ucap jungkook sambil berdiri lalu membersihkan tangannya pada keran yang ada di halaman belakang

"sepertinya kau tidak suka" ucap Yoongi ketikan melihat jungkook mengambil posisi duduk dihadapannya

"katakan saja ada apa, tidak perlu terlalu banyak basa-basi" ucap jungkook ketus

"Sepertinya kau terlihat sangat bahagia akhir-akhir ini? apa itu karena rekan kerjamu yang bernama, siapa aku lupa?" tanya Yoongi

"Jin" jawab jungkook santai

"oh ya benar jin, apa hebatnya dia hingga membuatmu sudah hampir tidak pernah menangis saat bermasalah dengan ku?" tanya Yoongi sinis

"tidak usah berbelit-belit, sebenarnya apa yang ingin kau bicarakan? aku sangat mengenalmu, kau tidak mungkin membuang waktumu hanya untuk membahas hal itu" lanjut jungkook

"Baiklah, aku sebenarnya hanya ingin menyampaikan bahwa mulai besok kau harus membiasakan diri untuk hidup bersama iu, karena saat ini iu sedang hamil anakku jadi aku tidak mungkin membiarkannya tinggal sendirian di apartemen" ucap Yoongi

"kenapa kau tidak mencarikan rumah baru saja buat wanita itu? atau memang wanita itu punya hobi ingin memiliki bekas orang lain ya?" ledek jungkook

"jungkook, jaga ucapanmu!" bentak Yoongi

"baiklah akun minta maaf, walaupun sebenarnya tidak ada yang salah dengan ucapanku" ucap jungkook cuek

"aku kesini bukan untuk berdebat melainkan ingin menyampaikan hal tersebut" ucap Yoongi

"hhmm, aku pikir-pikir apa tidak sebaiknya kita bercerai terlebih dulu? sepertinya sudah tidak ada yang perlu kita pertahankan, lagian apa kau ingin anakmu lahir tanpa akte lahir karena orangtuanya tidak menikah?" ucap jungkook santai

"kau ingin bercerai dariku?" tanya Yoongi

"kenapa tidak? bukankah wanita itu akan memberikan keturunan untuk mu dan keluargamu? jadi aku rasa pihak orang tua kita pasti tidak akan banyak menuntut" jawab jungkook

"kau ingin membuat posisiku sebagai pihak bersalah begitu?" tanya Yoongi

"kenyataannya kan memang seperti itu, tapi tenang saja dan kau tidak perlu khawatir karena aku juga akan berkata kalau aku juga punya orang lain dalam hidupku, jadi kita tinggal bilang saja kita masih bersama karena menunggu waktu yang tepat untuk menyampaikan hal ini pada orang tua kita" jawab jungkook memberikan saran

"kau tidak sedih atau kecewa padaku?" tanya Yoongi

"hahahaha, pertanyaanmu lucu sekali, mungkin dulu iya tapi sekarang jelas tidak, lagian aku juga bermain api dibelakangmu" jawab jungkook sambil tersenyum

"bersama anak bau kencur itu?" tanya Yoongi tertawa

"terserah lah kau ingin mengatakannya bau kencur atau apapun, yang pasti dia lebih panas dan lebih menggairahkan" jawab jungkook tersenyum

"dasar jalang, besok aku akan mengirimkan surat cerai padamu" geram Yoongi

"opss, aku hampir lupa memberitahukan bahwa jika nanti kalian memilih tidur dikamar kita, jangan lupa menganti ranjangnya" ucap jungkook

"ada apa dengan ranjang itu?" tanya Yoongi bingung

"karena beberapa hari yang lalu, aku melakukan sex dengannya disana" ucap jungkook tersenyum sambil bangun meninggalkan Yoongi

"dasar jalang brengsek" umpat Yoongi

"kirimkan surat cerai itu ke apartemen lama ku, karena aku akan tinggal disana mulai malam ini dan katakan pada jalang mu, selamat menikmati semua bekas milikku" ledek jungkook

"min jungkook" teriak Yoongi

"aku jeon jungkook, kau harus ingat itu" teriak jungkook tak kalah keras

"jalang tidak tau diri" umpat Yoongi sambil pergi meninggalkan rumahnya

Beberapa bulan telah berlalu sejak perceraiannya dengan Yoongi, jungkook merasa hidupnya lebih bahagia, apalagi jin selalu ada untuknya.

"apa masih pusing?" tanya jin yang selama dua hari ini sedang menemani jungkook karena tiba-tiba jungkook pingsan saat sedang bekerja dikantor

"sudah mendingan" jawab jungkook

"kau sudah dua hari tidak ke kantor" lanjut jungkook yang merasa bersalah karena sudah membuat jin bolos kerja selama dia sakit

"tenang saja, aku sudah memberitahukan om namjoon dan lagian sekarang aku co disana, jadi siapa yang bisa melarangku mengurus calon istri dan bayiku" jawab jin santai

"bayi? apa maksudmu?" tanya jungkook bingung

"kau hamil sayang" ucap jin sambil mengarahkan tangan jungkook pada perut rata jungkook

"apa...... kau tidak berbohong padaku kan jin?" tanda jungkook dengan mata yang berkaca-kaca

"tidak baby, aku juga sudah menyampaikan kepada orang tuaku dan setelah kondisimu lebih baik, kami akan datang menemui keluargamu" ucap jin

"Terima kasih jin, kau selalu ada untukku dan memberikan kebahagiaan yang tidak pernah aku bayangkan sebelumnya" ucap jungkook sambil memeluk erat tubuh jin

"sama-sama baby, mulai besok kau juga tidak boleh bekerja, aku sudah membuatkan surat pengunduran dirimu" lanjut jin

"tapi, jin" ucap jungkook sambil melepaskan pelukannya

"mulai sekarang kau hanya boleh fokus padaku dan baby" ucap jin kemudian mengecup bibir jungkook

"baiklah terserah kau saja" ucap jungkook kembali memeluk jin

.
.
.
.
.
.
.
______________________________________

THE END

Udah tamat ya, jangan ngadi ngadi minta nambah part 🤭
kalau mau edisi panjangnya nanti kita lanjutkan kalau mood diriku aman terkendali ya 😅

Sampai jumpa di kehaluan selanjutnya, jangan lupa vote dan komen, byebye 👋👋👋👋👋👋👋

Jumat, 21 Februari  2025

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Feb 21, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

one shoot jinkookCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang