~BAB.20

71 3 1
                                        

HELLO YEOROBUN

HAPPY READING


•••||•••||•••








BAB. 20

Seperti tikus yang harus berhadapan dengan kucing, kini anak anak nakal itu terlihat sangat kecil dan pendek karena berhadapan dengan abang abangnya Varez, Nathael dan Carez pergi kebelakang anak anak itu, bagaimana menyebutnya ya?, eummm....'anak buronan BK'?, terlihat cocok bukan, baiklah sekarang panggil anak anak itu 'anak buronan BK', oh iya, Nathael dan Carez mendorong mereka menuju ke lapangan kecil disamping sekolah.

Baiklah...sekarang Mereka semua telah berada di lapangan itu, tunggu...tiga ditambah lima...oh oke, sekarang delapan orang berada disana, Nathael kembali berdiri disamping Malvin begitu pula dengan Carez,

                      " Taruh tas kalian, baris yang rapi dihadapan gue, nggak pake lama!, satu... " ucap Nathael, belum sampai angka dua lagi mereka anak buronan sudah bersiap dalam posisi tegak berbaris di hadapan Nathael,

                      " Ngapain lo semua bully adek gue?, iri sama adek gue?, atau oh wait bakalan banyak latar belakang dari ulah kalian ke adek gua, jadi simpulin aja, bully kenapa? " ucap Malvin, jiwa mengintrogasinya sedang aktif,

                      " Tuh mulut bisa kok buat jawab pertanyaan, kenapa pada diem?, wahhh...gue bakar juga nih sekolah lama lama " ucap Carez, anak Sesabar itu harus berkelahi dengan buronan BK seperti mereka, hahaha,

                      " Dia terlihat payah, nggak pinter, bisanya cuma jadi beban kelas " ucap salah satu dari anak buronan BK itu,

                      " Aishh, heh!, aduh sabar Carez...sabar, hufttt... " ucap Carez, ia meghembuskan napasnya dengan kesal,

                      " Jongkok berdiri tiga puluh kali, cepat!!! " ucap Nathael, ia membuat anak ana itu sedikit ketakutan da segera melakukan yang diucapkan Nathael,

Merka bertiga menunggu anak anak buronan yang sedang mejalankan hukumannya dengan sabar, mereka duduk di salah satu kursi disana, dengan kopi yang diisikan di cup kertas, mereka meminum minumannya dengan santai, dan setelah lima menit anak buronan BK itu akhirnya selesai dari hukuman mereka, salah satu dari anak anak menyebalkan itu berdiri dengan cepat dan berhadapan dengan Nathael, mulai berbicara ke arah Nathael,

                      " Kenapa kita semua dihukum?, kan bener apa yang gue tadi bilang, Varez itu beban kelas, bagian mana yang salah coba? " ucap anak itu, panggil saja...Azaskara, tunggu terlalu panjang, panggil saja Azaskar, itu namanya,

Nathael meremas kuat gelas kertas itu hingga tak terbentuk, dan melemparnya tepat dikepala Azaskar, ia mulai menceramahi anak yang berdiri tepat dihadapannya,

                     " Seenggaknya sopan dikit lah, gue lebih tua dari lo, ulang jongkok berdiri lagi empat puluh kali " ucap Nathael, ia mendorong tubuh Azaskar kebawah dan membuatnya berada di posisi duduk,

                     " Lo semua pilih berhenti bully Varez, atau gue teror hidup lo, gue datengin terus rumah lo " ucap Carez,

                     " Ngeri nyaaa, lo yakin nggak bakalan tidur cuma karena pengen teror mereka?, gue sih ikut " ucap Nathael, ia tersenyum ke arah Carez, juga Malvin...dia juga tersenyum melihat kedua adiknya itu,

Nathael, ia melihat ke arah jam ditangannya, itu menunjukkan pukul 11:35, Nathael menepuk pundak Malvin dan berbisik ke abangnya itu,

                     " Bang, udah jam segini, Dua puluh lima menit lagi " ucap Nathael, dan kini giliran Malvin yang menepuk bahu Carez, dia menyampaikan apa yang tadi disampaikan oleh Nathael,

7 Days for 7 Dreams Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang