~BAB.23

81 3 1
                                        

OLLA YEOROBUN

HAPPY READING

•••||•••||•••



Bab.23

Lampu di hotel itu berkedip dengan cepat, Yudzi, ia berdiri dari duduknya dan pergi membongkar isi lemari disamping meja area Nathael, ia keluarkan semua barang didalamnya hingga menemukan kotak lagi, mengumpulkan semua petunjuk yang selma ini ketujuh orang itu simpan, ia meminta semua itu ke Rendy karena memang anak itu yang menyimpannya, Rendy membongkar isi saku bajunya dan memberikan setumpuk surat yang ia simpan ke Yudzi, baiklah jangan remehkan Yudzi...ia tidak sekolah namun otaknya pintar, pintar dalam hal diam diam menyimpan buku di kamarnya dan belajar disana, Rendy ia suka memecahkan hal yang berkaitan dengan ilmia, anak itu membantu Yudzi mengurutkan surat itu dan mencari tahu jawabannya.

                        " Ini berkaitan dengan tabel ilmiah, Jovan!, tolong ambilkan kertas yang menempel di papan itu! " ucap Yudzi, ia meminta bantuan ke Jovan dan Rendy,

                        " Apakah kita seumuran?, lah?...kok ada kertas disini?, perasaan tadi nggak ada deh " Jovan dan kebingungan yang melintas diotaknya, ia tidak mempedulikan rasa bingungnya itu dan segera memberikan kertas yang dimaksud Yudzi,

                        " Wahhh, tabel ilmiaaa " Rendy tampak senang?, ya benar akhir akhir ini dia sering meihat video tentang kimia dan tabel tabel ilmia lewat ponselnya, dan jujur itu membuatnya tertarik,

Sedikit informasi: mereka menggunakan nama yang selama ini selalu ada didalam setap surat, iya benar...Fl FmRnN, sebagai sarana informasi agar lebih mudah memahami:

Fl:  Flerovium, unsur kimia buatan dalam sistem periodik yang memiliki atom 114 dan memiliki sifat sifat gas mulia
Fm:  Fermium, dengan atom 100
Rn:  Radon, termasuk golongan VIIIA dan disebut golongan gas mulia, dengan atom 86
N:  Nitrogen, termasuk golongan VA, dan disebut golongan oksigen-belerang, dengan atom 7

Dengan begitu mereka dapat menyatukan keseluruhan jumlah atom untuk menemukan jawaban kode tersebut, sebagai contoh: Fl+Fm+Rn+N = 114+100+86+7 = 307, angka yang sama persis seperti nomor kamar mereka bertujuh, Rendy mengambil bolpoin dari saku celananya dan mulai menjumlah seperti cara yang disampaikan tadi,

                        " Ketemu!, Yudzi buruan tulis jawabannya, kalo soal matematika doang sih jangan ditanya...gue jelas nggak bisa, tapi kalo tambah tambahan ya...bisalah, emang gue anak TK?, nih " ucap Rendy, ia memberkan hasil jumlahannya itu ke Yudzi, dan anak disamping Rendy itu segera menuliskan jawabannya ke gembok...berhasil!, satu kata yang dapat menggambarkan suasana ketegangan akibat masalah kotak gembok lagi.

" Ketemu!, Yudzi buruan tulis jawabannya, kalo soal matematika doang sih jangan ditanya...gue jelas nggak bisa, tapi kalo tambah tambahan ya...bisalah, emang gue anak TK?, nih " ucap Rendy, ia memberkan hasil jumlahannya itu ke Yudzi, dan anak disamping Rendy itu segera menuliskan jawabannya ke gembok...berhasil!, satu kata yang dapat menggambarkan suasana ketegangan akibat masalah kotak gembok lagi,

                       " Dalam hitungan ketiga pasti ada pintu disana... " ucap Yudzi, ia menunjuk ke arah dinding di pojok sebelah tumpuka kardus, baru saja pintu itu akan muncul...Riky membuka pintu kamar utama dengan kasar, napasnya berantakan,

                       " Para pria penjaga itu mencari kalian, mereka menuju kesini, cepat! " hanya itu yang keluar dari mulut Riky,

Dan benar saja setelah Riky menutup kembali pintu utama...pintu disebelah tumpukan kardus mulai muncul dari yang awalnya transparan kini utuh dan terlihat jelas, Yudzi memberikan kunci itu ke Varez dan memintanya untuk cepat membuka pintu dengan itu, Varez berdiri dari duduk lemasnya, ia segera memasukkan kunci ke lubang pintu dan membukanya, wow...mereka sudah mulai terbiasa dengan gelap tapi kini yang ada diluar pintu itu saat dibuka hanya terang terang dan terang, apakah lampu LED yang mereka gunakan?, hanya sebatas candaan, jangan dianggap serius, oke?, haha.

Yudzi mendorong yang lainnya untuk melewati pintu itu, dan tepat disaat mereka masuk ke sana...para pria itu juga membuka pintu dari arah datangnya Riky, Yudzi dengan cepat menutup pintu itu setelah memastikan tidak ada yang tertinggal di ruangan gelap sana,

                       " Tahan pintunya sekitar sepuluh detik!, ini akan menghilang bersamaan dengn pria itu " ucap Yudzi.


















Satu jam menuju buka gesss 😭.

Sambil nunggu sambil baca Varez aja gpp kuks hehehehe 🥳.

Semoga suka 🥳.

Bye bye 🥳.

7 Days for 7 Dreams Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang