Sebenarnya Jehan tak langsung pergi, ia lebih memilih untuk berdiam diri di dekat pintu kamar si kembar. Bukan maksud Jehan ingin menguping namun pintu kamar yang terbuka lebar membuatnya dapat mendengar dengan jelas percakapan dari anak kembar itu yang mana jujur saja hal tersebut mampu membuat hati Jehan tertegun sekaligus berpikir keras. Nakula dan Sadewa saling bergantung satu sama lain, keduanya juga saling menjaga satu sama lain, berbagi rasa sakit bersama, berbagi penderitaan bersama, pun begitu juga dengan berbagi kebahagian yang tanpa sadar bisa membuat hati orang yang melihatnya akan menghangat seperti Jehan sekarang meski ada rasa sedikit iri saat ia melihat kedekatan si kembar yang mana Jehan tak bisa sedekat itu dengan adiknya. Kenapa ia tidak bisa seperti itu dengan Ananta? pikirnya.
Dulu Jehan membangun tembok untuk dirinya sendiri terlalu tinggi bahkan tak membiarkan sang adik untuk memasuki ranahnya sehingga jarak itu tercipta jelas antara ia dan adiknya. Jehan dan sang adik tidak bisa menyalurkan rasa kasih sayang satu sama lain seperti si kembar, tetapi Jehan punya cara tersendiri untuk menunjukan rasa sayangnya pada Ananta meskipun hal tersebut tak terlihat atau bahkan sang adik tak bisa merasakannya tapi ketahuilah Jehan berani mati untuk melindungi adik kecilnya itu.
Hah.. Ia menghembuskan napas kasar, memikirkan hal tersebut cukup menguras energinya. Namun Jehan sadar ia tak bisa diam saja, hingga ia pun memutuskan untuk pergi dari sana dan melangkahkan tungkainya menuju salah satu kamar yang berada di lorong yang berbeda.
Setelah meyakinkan dan memantapkan hatinya, Jehan pun mulai memberanikan diri untuk mengetuk pintu kamar yang berada tepat di depannya. Salah satu kamar yang di depannya terdapat tulisan 'Don't disturb' yang artinya sang empunya kamar sedang tidak ingin di ganggu. Namun Jehan nampak tak peduli dan tanpa menunggu lagi ia langsung mengetuk pintu kamar tersebut. Tok! Tok! Tok!
"Ananta, ini gue Jehan. Open the door please," seru Jehan dari luar kamar.
Tok! Tok! Tok! Sekali lagi Jehan mengetuk pintu kamar tersebut yang mana pintu itu adalah pintu kamar sang adik yang tak kunjung menyahut dari dalam sana.
"Ananta," Jehan kembali memanggil sang adik.
Dan tak lama.. Cklek! Pintu kamar terbuka dan menampilkan sosok Ananta dengan tatapan datar dan dinginnya.
"Lo ga bisa baca ya bang?" tanya Ananta yang terdengar sarkas.
"Bisa," jawab Jehan dengan santainya.
"Ya terus ngapain masih disini? Sana lo pergi jangan ganggu gue!" usir Ananta yang bersiap kembali untuk menutup pintu kamarnya jika saja sang kakak tidak lebih dulu menahan pintu kamar tersebut.
"Entar dulu elah sensi banget sih," sahut Jehan.
"Ya lo mau apa? Lo udah baca sign di pintu kamar gue, terus ngapain masih ngetuk-ngetuk? Orang lagi ga mau di ganggu malah lo ganggu gimana sih bego ya?!" oceh Ananta seraya mendelik malas.
"Lo ikut gue sekarang," balas Jehan membuat sang adik mengernyit heran dengan menaikan salah satu alisnya.
"Ga ada yang mengharuskan gue untuk ikut sama lo," tolak Ananta seraya ingin kembali menutup pintu kamarnya namun sayang kaki sang kakak berhasil menahannya.
"Lo tau gue ga pernah nerima penolakan."
"Ya terus– SIALAN LO MAIN TARIK-TARIK TANGAN GUE, JEHAN! LO MAU BAWA GUE KEMANA?!" seru Ananta heboh saat tangannya tiba-tiba di tarik oleh sang kakak hingga ia keluar kamar dan mau tak mau mengikuti langkah sang kakak karena tangannya di genggam erat.
"Jangan banyak omong, udah lo ikut aja! Dan panggil gue dengan sebutan abang!"
"Engga ya, mulai sekarang gue ga sudi manggil lo abang! Lepasin gue Jehan!" Ananta mencoba melepaskan tangannya dari genggaman sang kakak tapi sayangnya kekuatan Jehan lebih besar darinya sehingga setiap kali Ananta ingin melepaskan tangannya maka lebih kuat lagi sang kakak akan menggenggam tangannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
7 LUKA [COMPLETE]
FanfictionBagaimana jika 7 orang yang memiliki luka di satukan dalam ikatan persaudaraan? Akan kah kebersamaan mereka dapat menyembuhkan luka masing-masing atau bahkan malah menambah luka baru yang bahkan luka lama pun belum sembuh.
![7 LUKA [COMPLETE]](https://img.wattpad.com/cover/376562486-64-k261385.jpg)