Bonchap : Luka sebelum bertemu

2.1K 201 37
                                        

📍Jepang

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


📍Jepang


Duk! Duk! Duk! Ren mengetuk-ngetuk pintu gudang sekolah berkali-kali berharap akan ada seseorang yang mendengar ketukan itu dari dalam. Ya, saat ini posisinya Ren tengah terkurung di gudang sekolah, ah lebih tepatnya sengaja di kurung oleh teman-teman sekelasnya yang memang suka menjahilinya. Namun sepertinya kata bully lebih cocok untuk menggambarkan perlakuan mereka terhadap Ren di bandingkan dengan kata jahil karena ini sudah berlebihan dan keterlaluan. Bahkan sebelum mengurung Ren dalam gudang mereka lebih dulu menyiram tubuh Ren dengan air kotor membuat seragam yang di kenakannya jadi basah, kotor dan bau tentu saja. Lalu setelah itu, anak-anak nakal itu membawa Ren ke area belakang sekolah dan memasukan Ren ke dalam gudang lalu menguncinya dari luar sehingga Ren tak dapat keluar.

"B-Buka.." Duk! Duk! Duk! Ren terus mengetuk-ngetuk pintu gudang itu diiringi dengan suara lirihnya berharap akan ada seseorang yang membukakan pintu gudangnya.

Namun sudah 1 jam menunggu, tidak ada satu orang pun yang membuka pintu gudang tersebut mengingat gudang itu berada di area belakang sekolah. Apalagi bel pulang sudah berbunyi sekitar 30 menit yang lalu membuat Ren hanya bisa pasrah dengan tubuhnya yang meluruh ke lantai.

"B-Buka, siapapun tolong buka pintunya.." lirih Ren seraya memeluk kedua kakinya dengan erat saat rasa takut mulai menghampirinya. Tubuh Ren juga bergetar dengan napasnya yang mulai terasa sesak.

Bagaimana tidak takut jika Ren di kunci di dalam gudang yang sudah lama tak terpakai? Menjadikan gudang itu terasa lembab dan gelap karena minim pencahayaan mengingat tidak ada jendela ataupun ventilasi udara selain pintu tersebut.

"J-Jangan mendekat.." Ren di buat ketakutan saat kedua matanya menangkap sosok tinggi besar yang ada di dinding pojok.

"P-pergi.." napas Ren kian memburu saat melihat sosok itu perlahan mulai mendekat ke arahnya.

"BUKA! TOLONG BUKA PINTUNYA!" seru Ren panik seraya kembali menggedor-gedor pintu dan tangannya yang mencoba membuka knop pintu berharap pintunya dapat terbuka.

"J-Jangan mendekat!" Ren semakin panik saat sosok itu kini berdiri tak jauh darinya. Dapat Ren lihat kedua bola matanya merah menyala.

"Ren.." sosok itu mulai memanggil namanya.

"Pergi! Jangan mendekat!"

Tubuh Ren sudah bergetar hebat saking ketakutannya bahkan tanpa sadar ada air yang mengalir di celananya. Ya, Ren pipis di celana saking takutnya.

"Tolong buka pintunya, Ren takut.." tangis Ren pecah saat itu juga saat sosok tersebut kini bediri tepat di depan Ren, sangat sangat dekat

"PERGI DARI SINI!" bukan Ren yang berteriak, melainkan sosok itu yang berteriak tepat di depan wajah Ren membuatnya langsung berteriak histeris.

Dan bertepatan dengan itu.. Cklek! Pintu gudang pun terbuka dan sosok itu hilang begitu saja.

"HAHAHAAHAHAHAHAHA DIA KETAKUTAN SAMPAI MENGOMPOL HAHAHAAHA!" gelak tawa langsung terdengar.

7 LUKA [COMPLETE] Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang