Nakula kembali terbangun masih di tempat yang sama hanya saja bedanya kali ini ia terbangun dengan kedua tangan dan juga kakinya yang sudah terikat, ya siapa lagi pelakunya kalau bukan adik kembarnya sendiri? Sadewa. Ia lalu mengerjapkan kedua netranya beberapa kali untuk menghilangkan rasa pusing di kepalanya serta untuk memperjelas pandangannya seraya mencoba melepaskan ikatan pada tangannya yang mana hal itu percuma saja. Setelah penglihatannya sudah jelas, dapat ia lihat sang adik kembar yang terduduk tak jauh darinya di ujung dekat lemari seraya memeluk kedua kakinya dengan kepalanya yang tertunduk. Seketika ingatannya kembali pada kejadian beberapa saat lalu yang mana adik kembarnya itu tiba-tiba saja menyuntikan sesuatu pada lehernya membuat dirinya langsung tak sadarkan diri.
"S-Sadewa.." panggil Nakula pelan membuat sang empunya nama langsung mendongkak ke arahnya namun tak lama Sadewa kembali menundukan kepalanya tak berani menatap sang kakak.
"K-Kenapa Sa? Kenapa lo lakuin ini?" Nakula kembali bersuara dengan nada bergetarnya bahkan air mata sudah menetes di kedua pipinya dan menatap kecewa pada sang adik karena ia tak menyangkan Sadewa akan melakukan hal seperti ini pada dirinya.
"Sorry Na.." lirih Sadewa.
"Sorry? Bukan maaf yang gue mau tapi penjelasan dari lo Sadewa!" nada bicara Nakula semakin meninggi membuat sang adik semakin mengeratkan pelukannya pada kedua kakinya.
"Jawab gue Sadewa jangan diem aja! Kenapa lo ngelakuin ini hah? Lo sadar ga kalau yang lo buat sekarang bisa nyakitin semua orang yang ada disana? Jadi lepasin ikatan gue sekarang!" sentak Nakula namun sang adik hanya menggeleng pelan dan masih enggan untuk menatap ke arah membuat Nakula semakin naik pitam namun sebisa mungkin ia masih berusaha untuk mengontrol emosinya.
"Siapa yang nyuruh lo? Mama? Mama yang nyuruh lo ngelakuin ini?" tanyanya lagi yang kini nada bicaranya tak setinggi tadi namun dengan tatapannya yang menajam.
"K-Kata mama kita ga boleh kemana-mana, k-kita aman disini Na, kita harus nunggu di rumah sampai mama pulang, m-mama janji perginya ga akan lama dan setelah semua urusan mama selesai kita bisa hidup bertiga lagi," akhirnya Sadewa memberanikan diri untuk mengeluarkan suaranya dengan sedikit terbata-bata.
"Urusan mama itu salah satunya balas dendam, Sadewa! Mama mau balas dendam sama kak Bumi dan Sky atau bahkan seluruh anggota keluarga Vijendra dan gue ga bisa biarin hal itu terjadi! Jadi gue minta lo untuk lepasin ikatan gue sekarang juga!" Nakula kembali meninggikan nada bicaranya lantaran kesal dengan sang adik.
"SADEWA ANJING LEPASIN IKATAN GUE SEKARANG!" bentak Nakula yang mana hal tersebut membuat Sadewa semakin ketakutan bahkan dadanya kini mulai naik turun tak teratur bahkan kini tangannya terlepas untuk meronggoh inhaler yang ada di saku celananya. Sadewa mengocok inhaler tersebut dengan perlahan lalu menyemprotkannya ke dalam mulutnya dan ia mengulangi hal tersebut saat di rasa dadanya masih terasa sesak.
Nakula yang melihat adik kembarnya mulai terkena serangan asma pun berusaha untuk kembali mengontrol emosinya. Meskipun ia kecewa dengan apa yang dilakukan oleh Sadewa namun tetap saja Nakula menyayangi adik kembarnya itu dan tak ingin terjadi sesuatu pada adiknya.
"Sa, lihat gue.." titah Nakula yang kini sudah dapat mengontrol emosinya. Namun Sadewa masih menunduk dengan tangannya yang mengurut area dadanya.
"Adek.." panggil Nakula lagi yang kini berhasil membuat Sadewa langsung menatap ke arahnya.
"Sorry Na sorry, gue ga punya pilihan lain selain nurut apa kata mama karena kata mama ini untuk kebaikan kita bersama. Mama ga mau terjadi sesuatu sama kita, khususnya sama lo karena mama tau lo anak yang nekat. Masalah yang mama hadapi sekarang bukan masalah sepele Na dan ga semudah itu.." Sadewa kembali bersuara dengan nada bicaranya yang terdengar lirih.
KAMU SEDANG MEMBACA
7 LUKA [COMPLETE]
FanfictionBagaimana jika 7 orang yang memiliki luka di satukan dalam ikatan persaudaraan? Akan kah kebersamaan mereka dapat menyembuhkan luka masing-masing atau bahkan malah menambah luka baru yang bahkan luka lama pun belum sembuh.
![7 LUKA [COMPLETE]](https://img.wattpad.com/cover/376562486-64-k261385.jpg)