Besttai, terjebak friendzone setelah putus dari mantan yang memiliki nilai +good, apakah bisa mempermudah melewati jenjang dunia per-move-on-an?
Pertanyaannya, kamu ikhlas enggak kalo mantan yang memiliki nilai A+ dari segi keseluruhan jadian lagi s...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
48.Terakhir Untuk Selamanya[17+]
Semua harapan enggak selalu berakhir dengan kekecewaan.
•••
ADA sesuatu yang berkaitan dengan semangat hidup, Besttai. Salah satunya; menunggu.
Menunggu hasil usaha dari jaman baheula berwujud realita. Mengharapkan kehadiran para teman-teman untuk menjadi saksi kebahagiaan dari sepasang kekasih yang bentar lagi menjadi suami-isteri.
Kami mengharapkan kehadiran para saudara-saudari dalam acara pernikahan;
Febi Fionita Putri sulung dari pasangan Bapak Ferdyan Santoso dan Ibu Ajeng Firtsa Humaira
dengan
Dimas Margantara Putra pertama dari pasangan Bapak Zicco Grantara Alexander dan Ibu Gabriel Ellena (Almh)
Akad akan dilaksanakan pada; Hari; Minggu, 01 Juli 2022 Bertempat; Dikediaman mempelai wanita Acara; 08.00/s.d
Hari ini tanggal 22 Juni yang berarti lebih dari satu minggu acara itu akan menghampiri. Ini nggak termasuk white listhidupku dari kecil, Besttai. Menikah dengan sesorang yang menjadi pelindung di tengah kota orang.
Beberapa hari sudah terlewatkan, banyak hal yang membuat aku maju-mundur, sebenarnya. Soal... keluargaku yang enggak ingin lama-lama menunda terkait kehamilanku di luar nikah.
Katanya, sebelum orang tau perutku buncit lebih baik di nikahkan dalam keadaan hamil. Bapak terlalu malu untuk menanggung beban aib yang aku bawa pulang ke rumah.
Tapi, mau bagaimana lagi? Ketika Dimas ingin memilih nikah setelah masa nifasku, pihak keluarga enggak bisa menerimanya. Oh ayolah, aku tau keluarga Dimas di pandang sebagai keluarga yang patut di contoh atas keberhasilan usaha keluarga mereka. Emang mereka mau merusak citra mereka hanya dengan kehamilan ini semata?
Belum lagi menyangkut harga diri. Oma, Papi Dimas, Bapak dan Ibu sudah berunding sejak lima hari kebelakang menyangkut, mau sampai kapan mendiamkan kehamilan aku yang notebanenya makin kelihatan? Keluarga enggak mau mengambil resiko yang lebih besar dan menurunkan martabat di mata masyarakat. Khusus keluarga Dimas sih tepatnya.
Aku juga enggak mau egois walaupun Dimas ngotot ingin menikahi aku setelah aku-nya lahiran. Yah, walaupun dalam kepercayaan apa yang dilakukan Dimas itu benar.