Sanjuu San

1.7K 212 43
                                        

YOO, MINNA!

Gimana? Gimana? Ada yang kangen cerita ini nggak?

Udah berapa lama aku gak lanjutin cerita ini? Setahun? Dua tahun? Pokoknya lama banget yaaa 🤣🤣🤣

Maaf ya author udah lama ga update, selain karena author sibuk kerja, tapi juga menunggu arc Egghead episodenya banyak dulu hehehe.

Alright, selamat menikmati cerita aku kembali.

* * *

Aku terbelalak terkejut saat melihat rahang besar yang berada di bawah Sunny, seakan mau memakan Sunny.

Kemudian aku pun langsung membuat Bunshin-ku untuk menolong mereka yang ada di kapal.

"Eh?! Kenapa kau tiba-tiba ada dua?!"Pekik Bonney yang terkejut saat melihat itu.

"Pergilah ke Sunny! Bantu mereka yang ada di Sunny!"Pekikku pada Bunshin-ku.

Bunshin-ku mengangguk lalu langsung berubah wujud menjadi burung untuk terbang ke Sunny.

Lalu hewan raksasa itu perlahan memunculkan dirinya, membuat Sunny berguncang dan menjatuhkan Nami, Usopp, dan Brook.

"Kya! Ada apa ini?! Pergi sana!"Jerit Nami dengan tubuh yang terduduk.

"Astaga!"Pekik Usopp dengan berlinangan air mata sambil memeluk Brook.

"Apa yang terjadi?!"Pekik Brook dengan raut wajah takut sambil memeluk Usopp.

"TASUKETE!"Teriak Usopp dan Brook secara bersamaan.

"Area ini berbahaya! Ayo pergi dari sini!"Ucap Robin sambil menatap ke arah bawah, ke rahang monster itu yang semakin menutup karena akan memakan Sunny.

"Benar. Rahang monster itu semakin menutup."Ucap Bunshin-ku yang sudah tiba di Sunny dan berwujud diriku.

"Apa kita akan mati?"Ucap Nami ngeri sambil menatap ke arah gigi-gigi tajam dan besar yang perlahan menutup.

"Jimbei, kita harus keluar dari rahang monster ini!"Pekik Bunshin-ku sambil berlari ke arah Jimbei.

"Jimbei! Cepat!"Pekik Robin.

"Jimbei! Keluarkan kita!"Pekik Usopp.

"Pegangan!"Pekik Jimbei sambil memutar kemudi kapal ke arah kanan.

"CEPAT!"Teriak Usopp histeris.

Lalu tepat setelah Sunny berhasil keluar dari rahang tersebut, rahang tersebut menutup dengan kencangnya.

Usopp dan Nami berteriak histeris karena guncangan kapal yang melayang dan melihat ke arah monster itu yang ternyata berbentuk hiu raksasa.

"Apa itu? Itu bukan hiu biasa! Dia sangat besar dan terbuat dari besi!"Ucap Zoro sambil menatap ke arah hiu itu dan berusaha menjaga keseimbangan tubuhnya agar tidak terjatuh.

"Pegangan yang erat! Kita akan mendarat di air!"Pekik Jimbei.

'Syukurlah mereka selamat. Tapi apa itu? Robot hiu? Besar sekali dan tampak keren!'Pikirku dengan berbinar-binar, melupakan kalau aku sedang terjatuh bersama Chopper, Luffy, dan Bonney.

Tak lama kemudian aku, Luffy, Chopper, dan Bonney terjatuh ke lautan yang sangat dingin.

'DINGIN! Sial, benar juga. Aku kan tadi sedang terjatuh ya.'Pikirku yang terkejut dan baru teringat kalau aku sedang terjatuh karena terlalu fokus memandang robot hiu itu dan menyelamatkan Sunny.

"Celaka! Luffy, (Namamu) dan yang lain jatuh ke laut! Ini gawat!"Ucap Jimbei.

Aku dengan segera mengeluarkan sihir air untuk membuat gelembung air supaya kami tidak tenggelam, lalu bergerak untuk memasukkan Luffy, Chopper, dan Bonney ke dalam gelembung.

One Piece 2Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang