Jangan lupa Vote dan komen
gyasiio
_
____________________
HAPPY READING
_____________________
•
•
•
"K-kau hanya ingin menggunakan---- pakaian dalam saja?" tanya Nicholas membuat kedua pipi Luisa memerah. Dengan gerakan cepat, gadis itu kembali meletakkan pakaian dalam yang dipegangnya di tempat semula.
"Sialan," gumam Luisa.
"Jangan mempermalukanku begitu Lady. Jika kau memang ingin sekali hanya menggunakan pakaian dalam berrenda dengan warna mencolok seperti itu, lebih baik kau perlihatkan saja padaku di malam pertama kit---"
"NICHOLAS!" Nicholas tertawa melihat wajah Luisa yang benar-benar merah seperti tomat.
"Kau bisa diam tidak?!"
"Bagaimana bisa ada pakaian dalam disini?! Apa kau sengaja meminta pelayan-pelayan itu meletakannya? Jika itu benar, kau benar-benar mesum sekali Yang mulia," seketika suara tawa itu tak lagi terdengar, dan tergantikan dengan suara tegas penuh wibawa.
"Pilihlah dengan benar Lady, pilih apa yang pantas dan sesuai seleramu. Jangan mengambilnya secara asal, aku tidak mau kau membuat malu keluarga kerajaan." tegasnya membuat Luisa terdiam.
Gadis itu mulai memperhatikan potongan gaun yang disiapkan oleh Nicholas. Menatap satu persatu, setelah menemukan apa yang ia suka, ia langsung memberitahu Pangeran Philips itu.
"Ini," kata Luisa setelah memperhatikan gaun yang ia angkat. Nicholas menatap gaun itu dengan seksama. Gaun bewarna putih gading dengan hiasan yang tidak terlalu mencolok, namun yang manjadi fokus pria itu adalah bagian punggung gaun itu tak tertutup, hanya menggunakan tali tipis yang akan memperlihatkan punggung mulus penggunanya.
"Tidak," penolakan Nicholas membuat Luisa mengerutkan alis. Apa yang tidak?
"Apa maksudmu tidak? Kau memintaku memilih, lalu kenapa tidak? Gaun ini sesuai dengan seleraku, apa yang salah? Aku ingin menggunakan gaun ini." pembelaan Luisa.
"Jika aku mengatakan tidak, maka tidak." bantah Nicholas lagi.
Mamilih mengalah, akhirnya Luisa kembali mencari gaun yang menurutnya bagus.
"Tidak,"
...
"Iwhh tidak,"
...
"Itu telihat buruk. Tidak,"
...
"Warnanya terlalu terang, mataku sakit. Tidak, jangan yang itu,"
...
"Ugh, buruk sekali Lady,"
...
"Apa-apaan ini? Lebih baik kau menggunakan dalaman tadi dari pada gaun ini! Itu sangat terbuka, Luisa kau---"
"Nicholas." Nicholas menutup mulutnya.
"Jika menurutmu 'tidak' semua, lalu kenapa kau memintaku menggunakan pakaian yang serasi? Kau ini niat tidak si? Semua pakaian ini kau yang membawanya, harusnya kau iyakan saja pilihanku, aku sudah lelah asal kau tau saja." mendengar keluhan gadis itu, Nicholas hanya menghela nafas seraya menyandarkan punggungnya kembali.
KAMU SEDANG MEMBACA
𝐈'𝐦 𝐍𝐎𝐓 𝙻𝙰𝚄𝚁𝙴𝙽𝚃
Fantasy𝐈'𝐦 𝐍𝐎𝐓 𝙻𝙰𝚄𝚁𝙴𝙽𝚃> Kembali kedunia tidak ada dalam pikiran Laurent. Tidak sama sekali. Namun mengapa bisa ia kembali setelah menolak kesempatan yang diberikan? Memasuki tubuh seorang Putri pedana mentri dengan nasib yang tragis. Berada did...
