27. Kuda liar

159 12 0
                                        

Jangan lupa Vote dan Komen
follow juga gyasiio
__________________________

HAPPY READIN
__________________________


Tok tok tok

"Lady ini saya Adelia," Luisa meletakkan pena bulunya, ia menatap pintu seraya berkata 'masuk' mengizinkan orang yang berbicara didepan pintu untuk masuk.

Adelia menunduk hormat lebih dulu, setelahnya ia mengeluarkan suara, "Lady didepan terjadi kekacauan, saya khawatir kekacauan yang terjadi malah membuat para tamu menjadi tidak nyaman," kata Adelia.

Tanpa mengatakan apapun, Luisa langsung keluar dari dalam ruangan diikuti Adelia di belakang. "Bukankah ada penjaga yang menjaga didepan Penginapan? Mengapa bisa terjadi?"

"Memangnya ada kekacauan apa?" tanya Luisa lagi.

"Seekor kuda bewarna coklat terang mengamuk Lady, kuda itu terus berlarian membuat penjaga kewalahan. Entah kuda dari mana, namun sepertinya kuda itu adalah kuda liar yang berasal dari hutan," kata Adelia menjelaskan.

Kuda liar? Oh ayolah, menyebalkan sekali.

'Kau harus cepat menangani kuda ini Luisa, jika para tamu melibat keributan seperti ini, maka akan memberikan rasa tidak nyaman bagi orang yang menginap. Sialan penjaga yang ada benar-benar tidak berguna!' batin gadis itu dengan kesal.

Setibanya ditempat asal kejadian, benar saja terdapat seekor kuda besar besarna coklat tengah mengamuk membuat beberapa pot tanaman pecah dan berserakan.

"Apa yang kalian lakukan?! Cepat tangkap kuda itu!" marah Luisa. Jika kuda itu tak segera ditangani, Luisa akan mengalami rugi besar. Tanaman-tanaman bunga yang diinjak, dan beberapa tanah yang jadi tak merata.

Beberapa prajurit terlihat ditendang oleh kuda coklat tersebut, hingga seorang kesatria akhirnya berhasil menangkap kuda coklat tersebut sebelum para tamu yang ada keluar dari kamar mereka.

"Dari mana kuda ini berasal?" tanya Luisa menetap tajam kuda coklat tersebut yang sekarang tengah memakani rumput.

"Saya rasa kuda ini tertinggal oleh kawanannya Lady, lalu kuda ini masuk kedalam pemukiman. Karena merasa terancam, kuda ini pun panik dan menyerang apapun yang ada disekitarnya," jelas kesatria yang menaklukan kuda tadi.

"Penduduk yang mengacau kenapa malah jadi penginapanku yang terkena imbas?" gumam Luisa dengan kesal.

"Ya, kasihan sekali." mendengar suara itu, sontak Luisa menatap kearah kanan. Disana berdiri Pangeran pertama kekaisaran Philips dengan tangan yang dilipat didada.

"Kau?---- sejak kapan kau ada disini?" Nicholas menoleh.

"Sejak adanya kekacauan," jawab Nicholas.

"Apa?"

"Kau sedang dilanda amarah Lady, makannya tidak menyadari kedatanganku." kata Nicholas seraya melirik beberapa prajurit Luisa yang menunduk memberikan hormat padanya. Adelia pun melakukan hal yang serupa, memberi hormat.

"Kuda yang luar biasa," gumam Nicholas menatap kagum kuda coklat itu.

"Itu kuda liar," Luisa memberitahu. Nicholas menganggukkan kepala, "Aku tahu,"

𝐈'𝐦 𝐍𝐎𝐓 𝙻𝙰𝚄𝚁𝙴𝙽𝚃Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang