Seperti biasa, kantin sekolah itu selalu ramai. Semua siswa yang ada di sana berbondong bondong untuk mendapatkan makan siangnya yang masih terasa hangat. Antrian sudah cukup panjang, tapi syukurlah Alicia dan Sehun sudah mendapatkan makan siangnya dan sekarang mereka tengah mencari tempat duduk yang masih kosong.
"Tidak kusangka kantin di sini sangat ramai." Sehun membuka suaranya saat mereka telah mendapatkan tempat untuk mereka duduki.
Menanggapi apa yang dikatakan Sehun barusan, Alicia hanya bergumam pelan sambil duduk dengan anggunnya dan diikuti dengan Sehun.
Tanpa menunggu Sehun membenahkan duduknya dan berkata untuk segera memulai makan siangnya, Alicia sudah menyuapkan suapan pertamanya ke dalam mulutnya dan mengunyahnya pelan.
Sehun menatapnya dengan tatapan yang menandakan bahwa ia sedikit bingung. Tapi hanya beberapa detik. Setelah itu, ia pun ikut melakukan hal yang sama dengan Alicia.
Selama beberapa menit mereka makan bersama tanpa ada satupun dari mereka yang membuka seuaranya untuk berbincang bincang.
Baik Sehun maupun Alicia, keduanya tidak ada yang memulai percakapan. Hanya ada suara benturan wadah makan siang yang terbuat dari alumunium dan sendok yang mereka gunakan.
Sehun sekali kali memperhatikan Alicia yang tengah duduk tepat dihadapanya. Memperhatikannya dalam diam supaya Alicia tidak menyadarinya, terlintas dalam pikirannya 'haruskah ia melakukannya pada gadis se-lugu Alicia? Haruskah ia membuat Kai hancur padahal Kai melakukannya demi kebaikannya?' Sehun memikirkan hal itu dan tanpa ia sadari aktivitas mengunyahnya terhenti. Seperti orang yang sedang melamun.
Menyadari hal itu, Alicia juga menghentikan aktivitasnya, memperhatikan pria di depannya dengan alis yang ia kerukan. "Apa kau tidak suka makanan di sekolah ini?" Alicia bertanya.
Seakan ada yang mengagetkannya, Sehun pun tersadar dari lamunannya dan wajahnya ia dongakkan untuk menatap orang yang telah menyadarkan dirinya dari lamunannya. "huh?..." Sehun mengangkat sebelah alisnya menandakan bahwa ia kebingungan. "Ahh... maafkan aku, tadi aku sedikit melamun."
"Ohh, kupikir kau tidak suka dengan makanannya."
"Ah tidak. Aku sangat menyukainya kok." Ucap Sehun dengan senyum bodohnya. "Oh ya... Apakah Kai itu pacarmu?" Sehun bertanya.
Serasa ada yang memergokinya tengah melakukan hal yang bodoh dan memalukan, Alicia pun merasakan sesuatu yang panas menjalari pipinya dan ia yakini kalau sekarang ini pipinya tengah memerah seperti udang rebus.
"Melihat responmu seperti itu, aku sudah tahu apa jawabannya." Sehun mencibir pelan sambil tersenyum miring. "Berapa lama kalian menjalani hubungan itu?"
Seakan malas menanggapi pertanyaan dari Sehun, Alicia hanya menggidikkan bahunya dan menggelengkan kepalanya pelan. "Entahlah, aku tidak yakin." Gumamnya pelan.
"Apa kau mencintainya?" Tidak menyadari kalau Alicia tidak ingin membahas tentang hal itu, Sehun malah menambahkan lagi pertanyaannya.
Alicia tidak bergeming. Ia hanya memandang Sehun dengan tatapan malas tanpa membuka suaranya sedikitpun. Kemudian ia bergumam tidak jelas.
Sehun tertawa sumbang karena terpaksa lalu berkata "Astaga sikapmu sungguh aneh setiap kali aku menanyakan orang itu. Aku jadi penasaran apakah kau benar benar menyukainya atau tidak?"
Menanggapi apa yang Sehun ocehkan-menurutnya-barusan, Alicia tersenyum dan berkata "Jangankan kau, aku sendiripun tidak tahu." sambil menyuapkan suapan terakhirnya ke dalam mulutnya lalu mengunyahnya pelan.
"Apakah kau tahu sesuatu tentang Kai bahwa ia..."
Pastikan kalau Alicia makan dengan benar... belum sempat Sehun menyelesaikan kalimatnya, ia teringat dengan perkataan Kai yang mempercayakan Alicia kepadanya. Kai mengijinkan Alicia untuk makan siang bersamanya, dan itu artinya Kai mempercayakan orang yang teramat ia sayangi dan ia cintai itu kepadanya. Apakah sebagai seorang teman? Atau sebagai seorang pria? Sehun tidak tahu. Tapi yang jelas Sehun tahu kalau Kai percaya kepadanya bahwa Sehun tidak akan membuat orang yang ia cintai itu terluka.
"Tentang apa?" Tanya Alicia penasaran.
Tentang Kai yang mempunyai kekasih lain selain dirimu. Tentang Kai yang menggunakan cara menjijikannya untuk melindungi gadis yang aku cintai. Tentang Kai yang selama ini adalah pria yang telah menipumu. Dan tentang Kai yang betapa mencintai dan menyayanginya dirimu!
"Sehun!" Seakan ada yang mengejutkannya, Sehun pun tersadar dari lamunannya dan menatap Alicia dengan tatapan yang sulit diartikan. "Bahwa Kai apa?"
Sehun menyibakkan tangannya dan tersenyum bodoh. "Ah bukan apa apa! Tidak penting kok." Ucapnya dengan nada yang terdengar seperti anak kecil. "Lebih baik kau habiskan makanmu, lalu kita kembali ke kelas dan melihat apa Kai benar baik baik saja atau tidak."
Alicia memutar bola mata biru gelap nan indahnya dan berkata "Seharusnya aku yang berkata seperti itu. Makan siangku sudah habis dari tadi. Dan lihat! Makan siangmu lah yang masih terlihat utuh." Alicia mendecakkan lidahnya lalu mereka berdua tertawa renyah tanpa menyadari ada yang memperhatikan mereka tidak jauh dari tempat mereka duduk.
---OO---
lama ga update hehe, maaf banget, banyak tugas di sekolah serius :(((
maaf juga chapter yang ini pendek banget. ini itu baru nulis segini, bingung kelanjutannya kaya gimana. terus juga banyak yang minta lanjut, yaudah aku post aja walopun ga sampe setengah chapter. aku usahain secepatnya update lagi deeehh...
jangan lupa voment nya ya! aku berharap banget saran, komentar dan vote dari kalian hehehe...
thank you...
KAMU SEDANG MEMBACA
Love Story
RomansaKai, Seorang pria apatis yang ternyata dapat berubah setelah ia bertemu dengan seorang gadis dingin bernama Alicia. Kepribadian buruk diantara mereka lambat-laun menghilang setelah hubungan mereka semakin dekat. Namun Kai terikat dengan kesalahpaha...
