Pukul 00.15
Gue terbangun begitu saja, kebiasaan lama yang sangat susah dihilangkan. Masih dalam keadaan ‘nyawa belum terkumpul’, gue berjalan menuju saklar lampu dan menyalakannya. Setelah terang gue kembali merebahkan diri di kasur. Sambil mengecek ponsel tentunya.
Ping!
Muncul satu notifikasi.
Lampu kamar lo nyala. Kebangun atau emang sengaja mau cek siapa pengucap pertama?
Mata gue langsung melebar. Gue mengucek mata lebih kencang untuk memastikan siapa pengirim pesan ini.
Lo belum tidur?!
Nggak berapa lama, muncul notifikasi balasan.
Kalo gue tidur, berarti lo chatan sama siapa?
Gue terkekeh pelan. Iya juga, sih.
Btw, coba deh lo liat isi kotak yang ada di meja belajar lo
Pandangan gue langsung tertuju ke arah meja belajar berada. Benar saja, di atas meja belajar sebuah kotak dengan gambar donat warna-warni tergeletak dengan sempurna. Tanpa fikir panjang, kaki gue segera melangkah mendekat dan langsung membuka kotak tersebut.
Tutup kotak terbuka, dan mulut gue sempurna menganga. ini … manis banget.
Kue donat beraneka ragam warna yang membentuk tulisan ‘Happy Birthday’ berhasil membuat gue tercengang. Ini … keliatan enak, tapi sayang terlalu lucu untuk dimakan.
Di balik tutup kotak tersebut, gue menemukan sepucuk surat dan isinya,
Selamat ulang tahun ya, Ntan.
Yah, doa yang paling utama dari gue, semoga hari ini kita bisa kerja sama dengan baik. Dan, bawa pulang piala juara satu bareng-bareng! :)
Mm ya gue gak tau harus ngomong apa lagi. Karena ini kali pertamanya gue nulis surat ucapan selamat ultah buat perempuan. Oke, ini memalukan …
Ngomong-ngomong, kue ini buatan mama gue spesial untuk lo. Semoga lo suka yaa.
-Rayhan
Serrrr … dapat gue rasakan darah di seluruh tubuh gue berdesir. Malam-malam sebelumnya saat gue terbangun tiba-tiba, hanya suara jangkrik yang terdengar. Tapi kenapa malam ini gue seperti bisa mendengar backsound iklan ‘bunga-bunga cinta bermekaran~ cieee yang terus-terusan, kefikiraaan’. Tuhkan, gue mulai nggak waras.
Dengan tangan yang masih memegang kotak tersebut, gue mendudukkan diri di pinggir kasur sambil mengetik sebuah pesan.
Makasih Rayhan!! salam buat ibu lo ya. bilangin, donatnya terlalu ucul dan manis buat dimakan. Gue gak tega …
Tepat setelah pesan terkirim, ponsel gue bergetar berkali-kali. Muncul tiga notifikasi sekaligus. Gue meletakkan kotak donat tersebut untuk membalas satu-persatu pesan.
Hafiza Khaira: SELAMAT ULANG TAHUN INTAAAAN! CIE YANG UMURNYA PALING TUA DIANTARA KITA BEREMPAT CIEE. GPP, TUA MENANDAKAN KEDEWASAAN. EHEHE. Wish gue sama kaya tahun-tahun sebelumnya. Bedanya tahun ini gue mendoakan supaya lo bisa bopong piala juara satu buat sekolah hari ini! PM PU PM PU!! inget mblo, pajak menang bukan mensiv.
Jea Nezia: Tahun ini pasti gue masih memegang rekor sebagai pegucap pertama ultahnya elo. Pasti. Oke, habede temanku sayang. Doaku selalu menyertaimu~ Ohya, semoga hari ini lo bisa dapet piala juara satu, semangat!! (EHEM, PU JAN LUPA EHH)
Nasha Kirana: gue sih gak muluk-muluk ya, PU PU PU!!! EHHH pajak menang juga bisa kaliii. Ini doa terselubung gue agar lo memang lomba hari ini. AMINNN.
KAMU SEDANG MEMBACA
Math is My Life
Novela JuvenilSemua bermula dari kebodohan gue di pelajaran Matematika. Dia datang, membawa harapan 'lo pasti bisa keluar dari kebodohan di pelajaran yang membutuhkan banyak rumus itu'. Dan semua berakhir saat gue bisa keluar dari kebodohan itu, tapi terjebak dal...
