extra part 4

0 0 0
                                        

🌰🌰🌰

Dengan pelan Agatha mulai mengerjapkan matanya, ia menyadari jika sekarang ia tengah berada di sebuah kamar dengan tubuh yg terbaring di atas kasur yg sedikit lusuh dengan tangan dan kaki yg tak bisa digerakkan

ia baru menyadari jika saat ia masuk tadi tiba-tiba ada yg membekap mulutnya sehingga membuatnya tak sadarkan diri

"wahh ternyata nyonya Pradipta sudah bangun"suara pria dari balik pintu kamar yg sedikit terbuka memecahkan fokus Agatha
" siapa?"
" kau tidak perlu tau siapa saya, yg perlu kau tau, sebentar lagi kekuasaan Alva akan jatuh ketanganku HAHAHAHAH " tawa yg membuat bulu kuduk Agatha berdiri ketika mendengarnya

" lepasin gue"
" jangan buru-buru dong sayang, kita belum main loh" ujarnya dengan tangan yg dengan lancang mulai mengelus wajah Agatha

" lepasin gue, lo jadiin Dewa sebagai umpan!''
" oh nama bocah itu Dewa, awalnya gue gak mau jadiin dia umpan tapi ternyata dia punya pengaruh hebat dalam rencana ini, buktinya lo langsung datang saat gue 'anak' lo itu dalam bahaya"
"brengsek gue bilang lepasin"bukannya melepaskan ikatan itu, pria yg sekarang sudah mulai menaiki kasur dengan seringaian diwajahnya membuat Agatha merasa sedikit takut, ia takut kalau pria itu melakukan hal yg diluar dugaannya

"slow sayang, kita harus mulai pelan-pelan ok" entah angin dari mana pria itu mulai membuka ikatan ditangan dan kaki Agatha, namun perasaan lega Agatha berganti dengan cemas saat tubuhnya di kukung oleh pria itu

"kan gini bagus lo gak ngelawan gue juga gak bakalan kasar sama lo, ok kita mulai dari mana ya?" gumamnya yg masih bisa didengar oleh Agatha, tatapan cemas Agatha semakin menjadi saat ia melihat wajah pria itu yg semakin mendekat kearahanya, tubuhnya yg sedari tadi berontak mulai bergetar saat wajah itu semakin dekat dan...

BUGHHH......

pukulan telak menghantam wajah pria yg berada di atas tubuh Agatha, pukulan yg terjadi seakan dalam sekejap mata membuat Agatha lantas memejamkan matanya dengan erat, dan sesaat setelahnya ia kembali mendengar beberapa pukulan yg diakhiri dengan bunyi retakkan tulang yg membuat Agatha langsung membuka mata dan menahan apa yg akan terjadi selanjutnya

" Al udah aku mohon jangan dilanjutin ya" tanpa mendengar mohonan Agatha, Alva lelaki yg menyelamatkan Agatha dari kejadian mengerikan tadi menghempaskan tangannya yg digenggam Agatha dan melanjutkan acara memukulnya sampai pria itu terbaring lemah dilantai kamar tersebut dengan tubuh yg hampir dipenuhi oleh darah

"Pulang!!!" tarikan kasar Alva membuat Agatha meringis dan saat tubuhnya ditarik kasar menuju pintu keluar

" tapi dia bisa mati Al"
" kamu lebih mentingin dia yg hampir ngelecehin kamu dibanting aku yg pusing nyari kamu Agatha"
" tapi...." perkataan Agatha terhenti saat pintu didorong paksa oleh beberapa polisi yg memang ditelfon oleh Alva sebelum ia memasuki rumah yg menurutnya mencurigakan ini, dan ternyata memang, ia hampir melihat wanitanya diperlakukan tak seharusnya seperti tadi, untung saja dia diberitahukan oleh sopir yg mengantarkan Agatha ketempat jahanam ini

" udah kan? dia gak bakalan mati Tha, pulang sekarang, kamu harus jelasin semuanya setelah ini"

....

sesampainya dirumah tubuh Agatha sedikit terhempas ke atas kasur membuat guncangan kuat dialami oleh Agatha

" siapa?" pertanyaan Alva membuat Agatha menatapnya bingung
" maksudnya, apa yg siapa Al"
" pria tadi siapa? selingkuhan kamu?"
"Al, aku gak kenal sama dia, lagipun aku gak ada fikiran kayak gitu"
"terus dia siapa, pacar kamu"
" aku tadi dapat chat kalo Dewa ada sama dia"
"dan, kamu percaya gitu aja, kenapa gak nanya bunda atau tanya aku Tha"
" aku gak kepikiran Al, aku panik, Dewa telat dari jam biasanya dia pulang"
'' dan kamu ngide nyelametin dia sendirian?"
"...."
" kamu gak ngabarin aku itu apa namanya Tha, harusnya kamu juga libatin aku kalo masalah Dewa, kenapa kamu selalu gak mikir kalo ngelakuin apapun sekarang?"

Ice Prince Of SchoolCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang