Ketetapan Hati 2 - Love?

25.9K 2.1K 7
                                        

Pov Gabriella

Gabriella masih terpaku dengan ciuman yang mengubah dunianya barusan. Lord Sherington menciumnya dan menyatakan cinta! Benarkah sang lord menyatakan cinta kepadanya? Ataukah mungkin sang lord salah mengira dirinya sebagai lady Rosalin?

Semua berkecamuk dipikiran Gaby termasuk perasaan yang baru dia sadari. Gabriella mencintai calon suaminya! Ciuman Sherington tidak membuatnya takut. Hatinya malah berbunga-bunga.

Sherington yang masih tertidur lelap dipelukannya membuat hati Gaby berdebar kencang. Dengan ketetapan hati Gabriella memutuskan untuk melanjutkan pernikahan mereka berdua. Dia tidak peduli dengan kebiasaan mabuk tunangannya dan akan berusaha menjaganya dimasa depan.

Tapi bagaimana dengan lady Rosalin? Apakah sang lord memang mencintai dirinya ataukah terlalu mabuk untuk mengenali wanita yang dicintainya?

Yang pasti Gabriella mencintai Lord Sherington dan akan berjuang untuk perasaannya ini.

"Aku mencintaimu juga my lord" bisik Gabriella di telinga lord Sherington yang masih tertidur dipelukannya. Ungkapan cintanya ini merupakan ketetapan hati Gabriella untuk menjadi istri Lord of Sherington.

"Oh apa yang terjadi di sini, kak?"ujar Faby yang datang dari arah pintu keluar taman.

Gabriella menghembuskan nafas lega karena adiknya datang disaat yang tepat. Dia sedang terkurung tidak dapat bergerak karena memeluk lord Sherington yang sudah tidak sadarkan diri.

"Maafkan aku kak bila mengganggu kalian berdua!"ujar Faby dengan muka merah melihat kakaknya duduk berpelukan dengan lord Sherington.

Faby berniat kembali ke ruang pesta namun Gabriella langsung menjawabnya. "Tunggu Faby, jangan salah paham. Sang lord terlalu mabuk dan terjatuh tidur dipelukanku."ujar Gabriella cepat.

"Sekarang tolong bantu aku membaringkan my lord dikursi dan kita cari bantuan untuk membopongnya ke kereta." Jelas Gabriella cepat.

Faby cepat - cepat membantu kakaknya untuk membaringkan sang lord di kursi.

"Oh Tuhan, bagaimana bisa dia tertidur ditengah pembicaraan denganmu kak? Dan apa yang terjadi kak? Ada bercak merah di pipi dan bibirmu?" Tanya Faby khawatir.

Gabriella baru menyadari bahwa ciuman Sherington menyebabkan bibirnya merona dan janggut yang menggesek wajahnya meninggalkan bekas merah memalukan disekitar pipinya. Kulitnya terlalu sensitif. Memikirkannya malah membuat seluruh wajahnya memerah seperti wortel.

"Dan sekarang bukan hanya pipimu yang memerah, tapi seluruh wajahmu kak. "Ujar Faby penasaran.

"Ini karena my lord tiba-tiba tertidur dan menimpa pipiku saat terjatuh. "Jelas Gabriella cepat.

"Sekarang tolong carikan Earl of Hemmington untuk membantu kita membawa pulang lord Sherington, Faby."ujar Gabriella mengalihkan pembicaraan.

"Kenapa harus si mesum itu sih kak?"tanya Faby kesal.

"Hush..kau tidak boleh berkata begitu tentang Earl of Hemmington. Lagipula kukira kalian berdua sudah cukup akrab setelah pesta pacuan kemarin, bukan?"tanya Gaby.

"Enak saja.....dia yang tidak mau berhenti menggangguku seperti anak kecil. Sudahlah aku akan mencari bantuan lain. Tunggulah disini" ujar Faby sambil berbalik ke arah pintu masuk.

Gabriella menunggu bantuan sambil melihat detail wajah tunangannya. Brewok yang tumbuh penuh diwajah Sherington membuatnya penasaran bagaimana wajah sang tunangan bila janggutnya tercukur habis? disingkirkan rambut yang menutupi wajah calon suaminya dengan lembut. Gabriella ingin mendengarkan lagi ucapan cinta Sherington untuknya. Kapankah dia dapat mendengarnya kembali?

Bantuan datang dengan cepat dan Gabriella mengantar tunangannya sampai ke Sherington house. Sebastian membuka pintu dan terkejut melihat lady Gabriella mengantar lord Sherington yang sudah tidak sadarkan diri.

"Oh my lady, mari silahkan masuk. Biar saya yang membawa my lord ke kamarnya." ujar sang pelayan cepat.

"Aku mengantar sampai disini dulu Sebastian, aku harus segera kembali pulang. Kuharap kau dapat mengurus my lord malam ini" jawab Gabriella

"Baiklah my lady, saya akan mengurus my lord segera." jawab Sebastian.

"Setelah kau membersihkannya, maukah kau meminumkan ini untuknya Sebastian?" tanya Gabriella sambil menyerahkan sebotol kecil ramuan dari tas dan menyerahkannya kepada Sebastian.

"Baiklah my lady, akan saya laksanakan." ujar Sebastian hormat.

Gabriella menyerahkan botol itu dan berpamitan pulang. Dalam perjalanan pulang dia merasa lega karena tidak ada apapun yang mengganjal hatinya malam ini. Keputusannya sudah bulat dan dia akan menikahi orang yang dicintainya.

Pov Sherington

Malam itu dia menjeput tunangannya untuk menghadiri pesta Tuan dan Nyonya Easley. Sherington merasakan jarak antara dirinya dan Gabriella semakin lebar setelah kejadian dengan Lady Rosalin di ruang teh dulu. Mereka bertemu hampir setiap hari untuk menghadiri pesta dan fitting baju namun tidak ada pembicaraan hangat diantara keduanya.

Gabriella tampak menjaga jarak sehingga Sherington merasa harus menyelesaikan masalah ini dengan menjelaskan duduk persoalan tentang Lady Rosalin kepada Gabriella. Bagaimanapun Gariella pernah memergoki dirinya bersama Lady Rosalin bermesraan di acara pacuan dulu dan Sherington harus menjelaskan kepada tunangannya bahwa hubungan itu sudah berakhir lama.

Sherington mengajak Gabriella berdansa bergantian dengan calon adik iparnya. Sherington tidak merasakan kehadiran Gabriella saat Sherington memeluknya berdansa. Gabriella seperti berada di pikirannya sendiri.

Pernikahan mereka yang tinggal menghitung hari membuat Sherington harus menjelaskan semua hal tentang Lady Rosalin secepatnya. Dia tidak mau ada penghalang di pernikahannya nanti. Sherington berpikir kapan dia dapat berbicara hanya berdua dengan Gabriella kembali?

Selesai dansa, Sherington bertemu dengan temannya Marquis of Loren yang sama-sama menyukai anggur dan diajak minum ke ruang makan. Sherington melupakan sejenak keinginannya untuk bicara dengan Gabriella. Selagi meminum gelas ketiga, tiba-tiba datang Lady Rosalin mendekati dirinya.

Lady Rosalin hadir dengan gaun hijau berbelahan rendah. Dia langsung mendekati Sherington dan mulai merayunya.

"Oh my lord, aku tidak bisa melepaskanmu begitu saja. Apakah tidak ada sedikit rasa yang tertinggal untukku? " ujar sang lady pelan.

"Bukankah sudah kutegaskan dulu bahwa aku segera menikah dan hubungan kita hanyalah masa lalu. Tolong jangan ungkit masa lalu itu lagi my lady" Jawab Sherington.

"Aku tidak percaya itu Sherington, benarkah kau tidak pernah memikirkanku seperti dulu? Kenangan saat kita masih berpacaran dan berciuman mesra di taman kota dulu? Ingatkah saat kau melamarku dulu? bertekuk lutut dan memohon cintaku? Semua kenangan manis saat kita berdua dan saling mencintai? " rajuk Lady Rosalin.

Sherington mencoba mengingat semua kenangan manis bersama Lady Rosalin. Namun yang terlintas dipikirannya bukan Rosalin. Yang ada sekarang hanya kenangan manis kala Gabriella mengompres wajahnya saat masih mabuk di atas keretanya dulu, kenangan saat menggendong dan memeluk gadis itu akibat tikus berlarian di ruang piano, kenangan saat mereka berdua tertidur bersama di ruang tamu dan merasakan manisnya bibir Gabriella untuk pertama kalinya.

Sherington menyadari sekarang bahwa semua kenangan tentang Lady Rosalin tergantikan dengan kehadiran Gabriella disisinya. Semua kenangan indah dan buruk tentang Lady Rosalin terhapus hilang. Gabriella masuk dikehidupannya dengan tiba-tiba dan skandal yang terjadi mengharuskan mereka bersama.

Sherington ingin mencari tunangannya itu sekarang dan memeluknya erat untuk mengukir kenangan manis lainnya. Ingin melihat mata ekspresif Gabriella yang telah mencuri hatinya sejak pertama mereka bertemu di taman dulu.

Mencuri hatinya? Benarkah sudah sedalam itu? Cintakah ini?

Sherington harus bertemu sang gadis untuk memastikan perasannya dan menyelesaikan semua kesalahpahaman tentang lady Rosalin, tekadnya dalam hati.

"Semua sudah berakhir Rosalin, jangan dekati aku lagi." ujar Sherington lalu berdiri dan meninggalkan Lady Rosalin sendirian. Sherington keluar ruangan sambil membawa botol minumnya dan mulai mencari Gabriella. Dia ingin segera memastikan perasaannya pada gadis itu.

Unperfect LoveTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang