Gwen masuk ke dalam mobilku dengan keringat bercucuran. Ini berkaitan dengan kepergian 5SOS untuk mulai tur duniannya. "Buruan jing," kata Gwen.
Jika kalian bertanya sekarang jam berapa adalah jam 6 pagi. Ini ulah Gwen yang sedari jam 4 pagi menelponku dan menyuruhku untuk bersiap. Memang, penerbangan mereka jam 9 pagi, katanya.
"Summer, aku mau nanyaaaa." Aku balas dengan mengangkat satu alisku. "Keberatan ga kalau aku sering ngajak kamu gini?"
"Gini gimana?" Tanyaku balik.
"Fangirling gini, keberatan ga?"
Aku menggeleng, saat hendak menjawab, Gwen memberitahuku sesuatu di ponselnya. "Jawab Imessage dari Calum."
Dan saat itu juga, tanganku terasa lemas tak bertulang. Gwen sudah tau?
"Aku bisa jelasin, aku ga maksud nusuk kamu dari belakang. Aku bisa jelasin Gwen," kataku.
"gapapa santai aja sama aku, tapi cerita kek." Aku enggan untuk memulai cerita. Aku terdiam beberapa saat, "kalo cinta sama pangeranku, cintai aja. Gausah sungkan gitu."
Aku tersenyum samar, "Meskipun dia tuh gila, jorok, suka plorotin celana di muka umum, tapi dia karismatik."
"Udah ah Gwen," potongku sambil tersenyum simpul.
"Kemarin ada notif masuk, DM dari Malum," kata Gwen, "eh Malum itu michael sama Calum hehe."
Aku mengangguk kecil, "DM gimana?"
"Gini, nanyain dulu, aku temenmu bukan? Terus dia nyuruh aku bilang ke kamu buat bales message dari Calum. Nah udah kan tuh, terakhirnya dia bilang nyuruh ke bandara." Ucap Gwen excited.
Aku menahan mati-matian senyumku saat kedua orang itu dengan seenak jidatnya menDM Gwen. "Lalu?"
"Udah gitu aja," Gwen menghadap kearahku, "Kalo cinta sama Calum, dikejar ya. Dia worth it banget soalnya!".
***
Sesampainya di bandara, Gwen tak henti-hentinya menyuruhku berlari untuk mengejar mereka. Sesampainya di Departures, keadaannya sudah ramai. "Anjir, ga bakal bisa eye contact kalo serame ini." Kata Gwen.
Aku pun ikut putus asa, kamipun duduk menyandar pada pillar yang berdiri kokoh di bandara itu. Menunggu keajaiban bisa melihat mereka dari dekat, "btw Gwen, kamu jadi nanti nonton konsernya mereka?"
"Harus jadi! Meskipun kurangnya masih banyak sih," ia tersenyum miris. "Eh Sam, gapapa kan aku tinggal bentar, itu ada squadku hehe."
"Iya gapapa, aku tunggu sini aja." Gwen pun melangkah pergi dimana teman-temannya berkumpul. Aku mengambil ponselku dan melihat history chat-ku dengan Calum.
Pasti aku akan merindukan diantar jemput dengannya, camping, tidur di jok mobilnya yang empuk. Aku pasti merindukannya.
"Summer!" Aku menoleh. Kulihat Dave, dan beberapa bodyguard lainnya di pintu kecil disamping Departures. Ia mengisyaratkanku untuk datang kepadanya.
Aku segera berlari sebelum mereka menyadari ada Dave yang keluar, "ayo cepat kita punya waktu 50 menit."
Aku dibawa masuk ke pintu itu dan menembus kedalam ruang tunggu penerbangan, "Apa aku boleh masuk kesini?" Tanyaku.
"Sudah kami urus, tenanglah."
Mereka menutupiku dan membawaku keruang tunggu utama, "Summer!" Dan saat inilah aku bisa mendengar suara pemanggilku dengan jelas. Calum.
"Hai." Kataku canggung.
"Aku kira kamu ga bakal dateng ke bandara," lirihnya.
"Ada Gwen, pasti dateng lah. Btw jangan nekat gitu ngeDM Gwen, bahaya." Ucapku.
KAMU SEDANG MEMBACA
Poprock Star : Calum Hood
Fiksi PenggemarBukan fans tapi hokinya ga ketulungan. ... Summer Houghlas; gadis yang pandai untuk tutup mulut namun sayang ia tak pandai untuk menutupi perasaannya. The last one, ia juga pandai menutupi luka.
