"Kita akan lakukan malam ini.'' Zen membuka suara saat berkumpul.
"Oke.'' Jawab El semangat.
"Jangan sampai ada kesalahan sedikitpun. Kalau sampai salah langkah, habislah sudah.'' Kata Jerry khawatir.
"Hmm.. kami bisa mempercayaimu kan Sasi?'' Tanya Glenn.
Sasi mengangguk pelan.
Mereka berangkat dengan taxi dan mengantar mereka ke bandara Guangzhou menuju Hongkong.
Hongkong adalah negara di dalam negara, jadi tak heran kalau mereka harus menggunakan kereta atau pesawat.
Memang alternatif tercepat adalah menggunakan pesawat, tak heran kalau mereka memilih pesawat.
Kira - kira mereka memakan waktu sekitar sejam untuk sampai di bandara Hongkong.
Setelah itu mereka menuju lokasi tempat mereka beraksi dengan menyewa sebuah mobil.
Sekitar kurang dari lima ratus meter, Zen menghentikan mobil ditempat yang tersembunyi. Dengan cepat anggota GK yang lain mempersiapkan senjata dan alat-alat mereka.
Zen keluar dari mobil lalu melepas semua pakaiannya, diikuti dengan yang lain melakukan hal yang sama.
Ya, mereka semua memang sudah memakai pakaian serba hitam mereka yang biasa mereka pakai saat beraksi dibalik pakaian normal mereka.
Pakaian tipis berwarna hitam dengan bantalan khusus disetiap siku, lutut dan dada. Tak hanya itu, dari dada sampai batas perut dibaju itu terdapat bahan anti peluru yang sudah dimodifikasi oleh El dan Zen.
Sasi memyelipkan sebuah pistol dipinggangnya, ia sudah bisa memakai pistol semi otomatis berkat latihannya bersama Dev. Tapi tetap saja ia tak akan menggunakannya jika tak dalam keadaan terdesak.
"Are you ready guys?!'' Jerry bertanya pelan.
Mereka semua mengangguk bersamaan.
Dengan cepat Glenn membuka laptop dan Jerry memegang tablet ditangannya.
"Oke, dengarkan aku baik-baik. Kita hanya unya waktu 15 menit sebelum alarm keamanan menyala lagi. Karena itu kita harus bergerak cepat. Setelah Glen meng-hack semua keamanan, Dev, El dan Zen, kalian harus membersihkan jalan agar Merry dan Sasi bisa lewat. Sasi kau cari tempat benda itu berada, kau pasti tahu kan. Karena benda itu sangatlah mahal, jadi pasti penjagaannya sangat ketat. Merry kau harus menjaga Sasi apapun yang terjadi. Dan terakhir... jangan sampai terluka.'' Jerry menatap mereka satu persatu.
Setelah itu El mengambil sebuah kotak dari dalam tasnya.
"Pakai ini.'' El menyerahkan kacamata kepada Sasi, Merry, Zen, dan Dev.
"Ini night vision, begitu Glenn menghack server mereka, otomatis listrik akan padam.'' El menjelaskan pada mereka, lebih tepatnya ke Sasi seorang, karena tentu saja yang lain sudah paham bagaimana sistem operasi GK.
Sasi menerimanya lalu menyelipkannya di pinggangnya. Untunglah ia memakai softlens saat pesawat akan mendarat tadi. Ia takut kalau-kalau kacamatanya jatuh dan rusak lagi seperti sebelumnya.
Zen, Dev, Sasi dan Merry menyelinap masuk melewati pagar tembok setinggi 2 meter menggunakan tali khusus yang biasa mereka gunakan.
Sedangkan El masuk lewat pintu belakang untuk mencari hal yang berbeda dengan kelompok Zen.
Merry memanjatnya lebih dulu, lalu Sasi, Zen dan Dev menyusul dibelakangnya.
Setelah berhasil memanjat Merry, Zen dan Dev langsung melompat dan mendarat dengan mulus berbeda dengan Sasi yang nekat melompat dengan asal-asalan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Guardian Kids
AçãoSEQUEL S.A!! Walaupun blm baca SA tetep nyambung kok. Jadi nggak harus baca prekuelnya. . Guardian Kids... itulah sebutan untuk mereka yang selalu membantu yang memang pantas untuk dibantu, dan juga pengacau yang selalu muncul menghebohkan negara-ne...
