Mission 7 - Big Mission

7K 776 8
                                        

"Woah! Berapa kalipun aku melihatnya aku tak bisa berhenti kagum!'' Zen duduk diruang tengah.

"Ini benar-benar hebat!'' Tambah El.

Sudah 2 hari mereka tinggal dirumah itu, tapi tetap saja mereka tak berhenti mengoceh tentang markas baru mereka.

"Dimana lainnya?'' Tanya Glenn sambil terus melihat ke nyawanya. Eh salah. Laptopnya...

"Dibawah kakimu.'' Jawab El.

"Selain Dev, maksudku.'' Glenn melirik kesal ke arah El. Lalu menendang badan Dev yang tidur dilantai hingga berguling beberapa kali.

"Hebat.. ia bahkan nggak bangun udah ditendang gitu..'' Zen menatap Dev kagum.

"Ck! Ia sangat menyebalkan.'' El mendengus lalu melempar bantal kursi ke arah Dev.

"Kau belum menjawab pertanyaanku.'' Kali ini Glenn menghadap kearah Zen dan El.

"Ah, Merry dan Jerry.. mereka bilang jalan-jalan.'' Jawab Zen mengangkat kedua bahunya sekilas.

"Ah, aku jadi ingat tom and jerry saat kau menyebut nama mereka.'' El menatap Zen tanpa maksud apapun.

".....'' Zen bahkan tak tertawa sedikitpun.

"Ah.. Sasi?'' Tanya Glenn lagi.

"Aku tak tahu..'' Jawab Zen lagi.

"Me too.'' El merebahkan dirinya disofa sekaligus mendorong Zen dari tempat duduknya.. lebih tepatnya mengusirnya.

"Ck! Dasar reseh!'' Zen lalu berdiri dan beranjak pergi.

"Mau kemana?'' Tanya Glenn.

"Mungkin dia di perpus?'' Ini lebih seperti pertanyaan dibandingkan jawaban.

"Maybe..'' Glen menjawab acuh tak acuh.

Zen benar. Sasi sedang membaca sebuah novel. Saking seriusnya ia tak menyadari kedatangan Zen.

"Kau membaca apa?'' Zen melirik ke arah buku yang dibca Sasi.

"Ah! Kakak mengagetkanku!'' Sasi melotot kaget.

"Maaf, biasanya kau sudah menyadari langkahku kan. Kau tak menyadari aku datang?''

"Hahaha..kakak benar. Aku terlalu fokus membaca, jadi tak sadar.''

Zen mengintip judul novel yang dibaca Sasi. "Sherlock Holmes''.

"Wah, kau menyukai Sherlock Holmes ternyata.'' Kata zen tiba-tiba.

"Hmm, aku sangat menyukainya.'' Jawab Sasi tersenyum. "Bagaimana denganmu? Apa yang biasa kak Zen baca?''

"Aku lebih suka membaca mitologi.'' Jawab Zen.

"Mitologi? Kenapa?''

"Entahlah.. aku hanya penasaran saja. Terutama mitologi yunani dan Olimpus.'' Zen berdiri lalu berjalan mengambil buku dirak sebrang tempat Sasi duduk.

"Apa kau pernah mendengar 12 Olimpus?'' Tanya Zen membuka buku yang tadi ia ambil lalu duduk kembali disebelah Sasi.

"Tidak.'' Sasi menggeleng.

"Bagaimana dengan Zeus? Atau Hermes?''

"Ah, sepertinya aku pernah mendengarnya. Dewa Zeus adalah raja dari para dewa?'' Kata Sasi ragu.

"Benar.. ia adalah salah satu dewa Olimpus.''

"Kau aneh.'' Sasi menutup bukunya.

"Benarkah? Aku sudah sering mendengarnya, haha..''

Guardian KidsCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang