00.01 WIB
Terompet ditiupkan
Telolet dibunyikan
Tawa menggelegar
Uang berhamburan
Diujung sana
Ada pasangan yang berjalan
Ada juga yang baru mengatakan
Atau masih ada yang memendam
Aku tersenyum
Lalu memandang ke arah kanan
Hatiku tersenyum
Melihatmu memandang ke angkasa
"Mereka jahat" Ungkapmu
Sayup kudengar riuh disekitarku
Kupingku secara antusias memilihmu
"Kembang api itu menutupi keindahan yang tak diperjualbelikan" katamu lagi
Kau tersenyum ke arahku
Aku tersenyum melihatmu
Malam ini bukanlah milik kita
Malam kita malam yang damai yang indah
Dimana langit tampat meriah dan tersenyum ramah
Langit kita
Segitu egoisnya kita menamakannya
Langit yang berisi ribuan bintang yang tetap mau menampung ribuan harapan kita
Rembulan yang tersenyum melihat kebahagiaan kita
Dan aku yang tersenyum melihatmu bahagia.
Junidanjuli
(January 2017)
KAMU SEDANG MEMBACA
Tentang Hujan Sore Tadi
PuisiHIGHEST RANK ⭐️ #1 on Kumpulanpuisi [20/04/2022] #2 on Sajak [15/09/2022] Setiap rinai hujan adalah sebuah kata yang menyatu menjadi sebuah kalimat rindu. Nada syahdu yang merayu untuk mengenang sebuah masa lalu. (Perubahan judul dari : JUNI DAN JUL...
