Broken Vow

447 20 0
                                    

Dalam air matanya aku melihat kesedihanku yang teramat dalam. Tiap sakit yang ia rasakan, ada ujung pisau yang menancap hatiku. Pada diamnya yang membeku, ada jurang tepat di depan langkahku. Disenyum yang terpantul di bola mataku, ada musim semi yang datang menghiasi hariku.

Lalu kenapa senyum itu, senyumnya sekarang membuat remuk perasaanku. Mengapa keegoisan hatiku selalu menikam keras dadaku. Senyum itu, senyum yang dulu ia berikan padaku. Senyum itu, senyum yang menenangkan hatiku. Senyum itu, senyum yang membuat keegoisanku untuk terus memiliki senyummu.

Kau lihat aku sekarang? Begitu jahat membencimu karna senyummu, karna kau tersenyum. Salahkah aku? Aku hanya merasa perempuan itu telah mencuri bahagiaku; Senyummu.

-junidanjuli

Tentang Hujan Sore TadiTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang