Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

Selayak puisi

744 32 0
                                        

Bagiku kau bintang
Selayak puisi
Temani aku selamanya

(Temani aku - SO7)

***

Setiap jengkal pada tiap tubuh perempuan adalah puisi; ucapmu.

Aku teringat saat tubuhku tanpa malu mendekapmu. Jariku bagai lumba-lumba yang menari lembut di wajahmu. Renyah tawaku adalah lagu favorit yang berdendang di telingamu. Lekuk teluk bibirku yang selalu spontan memeluk bibirmu adalah kehangatan yang abadi.

Pipi merahku adalah senja saat irama cintamu telah menyentuh dasar kalbu. Mataku adalah sebuah danau yang selalu menjadi tempat tenggelammu. Garis leher sampai pinggang adalah tebing curam yang dikelilingi pepohonan rindang, menyejukkan.

Tebing gunung yang kelak menghasilkan mata air untuk bidadari kecil dalam rahim. Rahim yang nanti akan menampung tinta putih dari penamu. Sepasang kaki yang kokoh telah menyiapkan bekal untuk melangkah bersamamu.

Lalu puisi hanya ditujukan untuk satu orang, satu hati. Dan aku memilihmu untuk pemilik puisiku.


-junidanjuli-

Tentang Hujan Sore TadiCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang