Part VII

1K 132 44
                                        

Alfaran on mulmed ya😘

Heyho, welcome back to my absurd story and check this out👇

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
SKIP

Malam hari telah tiba, ayah (Namakamu) pun sudah datang ke Jakarta untuk menemui istri dan anak - anak tercintanya *asekk.

Sekarang mereka tengah berkumpul di meja makan barunya. Ruang makan yang cukup jauh berbeda dan lebih luas dari ruang makan sebelumnya. Bunda Aisy sesekali menatap ke sekeliling dan tersenyum mengagumi ke indahan rumah yang ia dan keluarganya tempati untuk hari ini dan seterusnya.

"Gimana teh? Betah di Jakarta? Kamarnya bagus ngga? Ayah yang desain loh" ucap ayah Andrean sambil menaik turunkan kedua alisnya.

"Emm ya gitu deh ya, sejauh ini sih fine fine aja. Ah iyaa ayah, (Namakamu) suka sama kamarnya, kamarnya keren banget, teteh ga nyangka kamarnya udah ayah desain" ucap (Namakamu) histeris sambil tersenyum bahagia.

"Allhamdulilah kalau teteh suka. Yaudah kalau gitu, kita istirahat aja ya, udah malem juga." ucap ayah Andrean tersenyum hendak melangkah pergi dari ruang makan menuju kamarnya.

Langkah ayah Andrean terhenti ketika ada tangan putih dan mulus yang menggegam lengannya. Ayah menengok ke arah tangan tersebut dan mendapati (Namakamu) yang tersenyum kepadanya. Ayah pun tersenyum melihat anak sulung nya yang cantik.

"Kenapa sayang? Ayah kan mau istirahat, kamu juga istirahat gih" ucap ayah sambil mengelus puncak kepala anak gadisnya itu.

"Ayah ga lupa soal sekolah (Namakamu) kan? Masa (Namakamu) jadi ga sekolah sih?" ucap (Namakamu) dengan nada sedih dan menunjukkan puppy eyes nya kepada sang ayah.

"Oh iya ayah lupa ngasih tau. Ayah udah daftarin kamu ke salah satu sekolah di Jakarta." ucap ayah (Namakamu) sambil tersenyum

"Emang nanti (Namakamu) bakal sekolah di mana yah? Deket - deket sini kah?" ucap (Namakamu) kebingungan sambil menggaruk tengkuk yang tak gatal.

"Kamu ga perlu tau kamu bakal sekolah di mana, yang pasti ayah yakin kalau kamu bakal betah sekolah di sana. Percaya deh sama ayah. Sana tidur udah malem, besok kamu di antar ayah ke sekolah baru mu" ucap ayah Andrean sambil tersenyum penuh dan diakhiri dengan kecupan di puncak kepala (Namakamu). *ayahgoals❤

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

(Namakamu) POV on.

Sekarang gue udah di kamar baru gue. Tema kamar ini emang sama, ungu-putih dengan poster dan sticker cogan yang tertata rapi di dinding kamar gue. Siapa lagi cogannya kalau bukan member CJR dan si sayangnya gue Iqbaal, haha.

Meskipun ini hampir mirip sama kamar gue yang dulu, tetep aja gue ngerasa kalau semuanya beda. Gue rasa ini bukan punya gue. Huhh gue jadi kangen sama temen - temen gue. Ahh gue buka line aja deh.

(Namakamu) POV off

Author POV on.

(Namakamu) pun mengambil handphone nya di atas meja rias berwarna putih nya itu. Ia pun segera menggeser - geser layar handphonenya untuk mencari aplikasi Line.

Line on.

Anak dugong💕 (10)
Kemana sii...
Dianty.a (5)
Koar woy kang...
Deandra (3)
Woy anak cur...
Zidnylthfa (3)
Sayang koar do....

(Namakamu) pun memutuskan untuk membuka grup chatnya terlebih dahulu, karena sudah dipastikan ke tiga temannya juga hanya menyuruh ia untuk hadir di grup.

Anak dugong💕

Dianty.a
Kemana sii (Namakamu) woyy
Gue jadi berasa nunggu kabar dari doi yang kaga pernah peka

Dream Come TrueTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang