Kedua bola mata Alwan secara spontan berputar ketika mendapati banyak sekali orang yang kini tengah berkumpul di ruang keluarga rumahnya. Bukan, bukannya Alwan tidak suka kalau rumahnya dikunjungi seperti ini. Tapi, yang membuat Alwan tidak suka adalah, mereka pasti akan mengganggunya belajar malam ini.
"Eh ada tamu, sini-sini masuk," ucap seseorang dari arah ruang keluarga, membuat Alwan mendengus kesal. "Eh dia malah diem. Sini, Al, nggak usah sungkan, anggap aja rumah sendiri."
Orang yang tadi berbicara pada Alwan dengan langkah yang dapat dibilang begitu centil–menurut Alwan–berjalan menghampiri Alwan dan melingkarkan tangannya di lengan Alwan, membuat Alwan mendengus kesal. Tapi tidak ada yang bisa Alwan lakukan selain mengikuti langkah orang itu yang membawanya ke ruang keluarga. Alwan duduk di samping orang itu ketika orang itu memerintahkan Alwan untuk duduk.
"Ih, Al, lo bau," ucap orang itu sambil menutup hidungnya, membuat orang-orang yang berada disana tertawa geli, sedangkan Alwan hanya memutar kedua bola matanya dengan kesal. "Mandi gih," ujar orang itu, kali ini sambil mendorong-dorong tubuh Alwan.
"Tadi narik-narik, sekarang ngusir. Maunya apa, sih?"
"Bang Al baper ih," ledek Saphora sambil tertawa lebar.
"Tau nih, Ra, kakak lo baper banget," sahut orang tadi. "Udah cepetan sana mandi."
"Iya Andira, lo sangat bawel," ucap Alwan seraya berjalan menuju kamarnya yang terletak di lantai dua setelah sebelumnya menempeleng kepala orang tadi—Andira.
Andira adalah teman Alwan sejak kecil. Mereka sudah dekat sejak Andira lahir. Andira adalah anak dari Vio dan Theo, sahabat dari Tara dan Lena sejak mereka SMA. Terkadang Alwan suka merasa iri dengan kedua orangtuanya dengan sahabat-sahabat mereka, karena apa, mereka masih bisa menjalin persahabatan mereka dengan baik, bahkan sampai mereka sudah tidak muda lagi seperti sekarang. Karena mereka masih dekat sampai sekarang, alhasil Alwan dan adik-adiknya yang lain jadi dekat juga dengan anak-anak dari sahabat kedua orangtuanya. Ya, salah satunya Andira.
Setelah selesai mandi, Alwan langsung kembali ke ruang keluarga, dan disana hanya tersisa Andira dan Saphora. Mereka sedang asyik menonton drama korea yang menurut Alwan 'nggak banget'. Alwan tidak mengerti kenapa mereka menyukai drama itu, karena menurutnya, itu terlalu menye-menye. Atau selera perempuan memang begitu? Alwan tidak mengerti.
"Kak Dira, kakak tau nggak, masa waktu itu aku liat Bang Al duduk bareng cewek di kantin," ucap Saphora.
Tunggu, darimana Saphora tahu kalau waktu itu Alwan duduk di kantin bersama cewek? Maksud Alwan, bersama Agatha? Setahu Alwan, saat itu adik-adik kelasnya libur sekolah karena dirinya dan juga teman-teman seangkatannya sedang melaksanakan try out.
Oh, Alwan lupa. Saphora, kan, masih kelas sembilan.
"Lo serius?" Tanya Andira tidak percaya, sedangkan Saphora mengangguk dengan semangat. Mereka membicarakan Alwan seakan-akan cowok tidak lagi berada di sekitar mereka. "Al, demi apa?" tanya Andira kini menatap Alwan dengan binar di matanya.
"Nggak usah berlebihan, gue cuma makan siang."
Andira menatap Alwan dengan tatapan yang sulit untuk Alwan baca. "Oh, ayolah Al, gue dan Saphora tau lo hanya makan siang. Dan kita juga nggak keberatan kalau seandainya lo melakukan sesuatu yang lebih dari makan siang dengan cewek itu. Tapi, ini lo, Al. Seorang Alwan Andino Pradipto, cowok yang sangat nggak terjangkau, makan bareng cewek? Itu waw banget!"
Mendengar ucapan Andira yang begitu menggebu-gebu, Alwan hanya memutar kedua bola matanya. Kenapa Andira seberlebihan itu, sih? Alwan kan hanya makan siang bersama Agatha. Lagipula, bukan Alwan kok yang makan. Alwan hanya menemani cewek itu makan siang sebelum mengikuti kelas tambahan.
KAMU SEDANG MEMBACA
STS[1] - Too Late
Teen FictionSeperti pelajar pada umumnya, hari-hari gue diisi dengan belajar, belajar, dan belajar. Bukannya apa-apa, saat ini gue sudah kelas duabelas yang artinya tinggal menghitung bulan hingga akhirnya gue akan menghadapi Ujian Nasional. Mungkin karena terl...
![STS[1] - Too Late](https://img.wattpad.com/cover/99381551-64-k557018.jpg)