Kalimat demi kalimat yang tadi Afifah ucapkan lewat telepon terus terngiang di kepala Alwan. Sebesar apapun usaha untuk mengenyahkan ucapan teman dari Agatha itu, namun tetap saja sulit bagi Alwan untuk melupakannya.
"Oh iya, sori. Gue Afifah, temennya Agatha, Al. Agatha pingsan waktu dia lagi ngerjain soal olimpiade tadi, gue nggak tahu pasti dia kenapa. Tapi sekarang kita lagi dalam perjalanan ke rumah sakit. Gue nggak tahu tepatnya rumah sakitnya di mana, nanti kalau udah sampe, gue langsung share location ke lo."
Sebelah tangan Alwan yang tidak memegang setir mobil terkepal dengan sangat kuat. Alwan kesal dan marah pada dirinya sendiri. Dia menyesal karena lebih memilih tournament basket daripada menjadi pasangan Agatha di olimpiade matematika itu. Ingin rasanya Alwan berteriak, namun semuanya tidak ada gunanya, nasi sudah menjadi bubur.
"Maafin gue, Tha, maafin gue."
Alwan sangat kalut sampai-sampai jarum yang terdapat pada speedometer menunjukkan angka 140km/jam. Alwan tahu, tidak seharusnya dia seperti ini. Memang, dia sangat kacau pada saat ini, tapi seharusnya Alwan juga memikirkan keselamatannya sendiri. Tetapi, untung saja Jakarta sedang lengang siang itu, jadi Alwan bisa melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi tanpa harus takut untuk menabrak pengemudi lainnya.
Satu pesan masuk ke ponsel Alwan, dengan sedikit mengurangi kecepatan mobilnya, Alwan melihat pesan tersebut. Ternyata dari Afifah yang memberinya alamat rumah sakit di mana Agatha akan diperiksa.
Tanpa ragu, kini Alwan menancap gas tanpa tanggung-tanggung, membuat beberapa pengendara motor yang melaju di sisi mobilnya membunyikan klakson secara bergantian.
Tak butuh waktu lama hingga akhirnya Alwan sampai di rumah sakit yang tadi lokasinya Afifah kirimkan padanya. Dengan langkah besar Alwan memasuki rumah sakit itu dan mengarahkan kakinya ke arah ruang IGD yang ada di sana. Alwan mengedarkan pandangannya ke sekeliling ruang IGD yang pada siang itu tidak terlalu ramai, namun sulit rasanya bagi Alwan untuk menemukan Agatha.
Apakah Agatha sudah dipindahkan ke ruang inap?
Benar saja, tak lama dari itu, satu pesan kembali masuk ke ponsel Alwan. Dari Afifah. Dia mengatakan bahwa Agatha sudah dipindahkan ke ruang inap bernomor 327. Mungkin karena saking paniknya, sampai-sampai Alwan lupa untuk menanyakan tentang keberadaan Agatha.
Kedua kaki Alwan tiba-tiba berhenti melangkah ketika dirinya sudah hampir sampai di ruangan di mana Agataha berada. Bukan, Alwan bukan takut ataupun ragu untuk bertemu dengan Agatha, justru malah sebaliknya, saat ini Alwan sangat ingin bertemu dengan cewek itu. Tapi, yang membuat langkah kaki Alwan berhenti secara tiba-tiba itu karena Alwan baru saja mendapati seorang cowok yang sangat familiar di matanya baru saja keluar dari ruangan Agatha.
Dan cowok itu adalah Vano.
–––•••–––
Hal pertama yang Agatha rasakan begitu matanya terbuka adalah rasa sakit yang teramat pada kepalanya. Kepala Agatha rasanya ingin pecah, ditambah dengan suara yang secara saut menyaut masuk ke dalam telinga Agatha. Suara itu terdengar seperti ada dua orang yang tengah betengkar, entah meributkan hal apa, Agatha sungguh tidak peduli.
"Gue bilang lo keluar dari sini!" suara tersebut terdengar seperti suara perempuan yang begitu familiar di telinga Agatha. "Gue udah bilang berkali-kali, gue nggak mau Agatha sampai ketemu lo."
"Kenapa lo nggak mau Agatha ketemu gue?" kali ini suara cowok, sama seperti suara perempuan tadi, suara cowok yang barusan bicara juga familiar di telinga Agatha.
Si perempuan diam beberapa saat, dia juga sebenarnya tidak tahu mengapa dirinya tidak ingin Agatha bertemu dengan cowok itu. Lagipula Agatha juga pernah beberapa kali bercerita padanya kalau cewek itu lumayan sering bertemu dengan cowok yang saat ini menjadi lawan adu mulutnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
STS[1] - Too Late
Fiksi RemajaSeperti pelajar pada umumnya, hari-hari gue diisi dengan belajar, belajar, dan belajar. Bukannya apa-apa, saat ini gue sudah kelas duabelas yang artinya tinggal menghitung bulan hingga akhirnya gue akan menghadapi Ujian Nasional. Mungkin karena terl...
![STS[1] - Too Late](https://img.wattpad.com/cover/99381551-64-k557018.jpg)