[ 206 ]

1.5K 105 16
                                        

" Awakkkkk...."

Meremang bulu romaku mendengar suara Hoseok di tepi telingaku.

Macam kucing mengada-ngada.

" Awakkkkk..."

Dia buat lagi.

Kali ni dia geselkan kepala dekat bahu aku.

Serius macam kucing parsi.

" Eeeee...awak nak apa nihhh sampai datang bilik saya? "

Hoseok tersengih.

" Saya nak awak. Boleh? "

Dia tersenyum nakal.

Aku terus hempuk kepala dia pakai buku yang aku baca tadi.

Hoseok mengaduh sakit sementara aku hanya ketawa.

" Haaa...lain kali usik saya lagi. "

" Sakit la awakkkk..."

" Sampai hati layan suami awak macam ni. "

" Fine fine. Saya minta maaf. "

Aku mengusap lembut kepalanya yang aku ketuk tadi.

Hoseok memuncung.

" Awak nak apa tadi? "

" Hurmmm...saya nak ajak awak keluar. Kita date jom? "

Aku menggeleng kepala sebelum menyambung membaca buku.

" Alaaaa awak niiii...saya dah nak fly kut. Takkan tak nak luangkan masa dengan suami terchenta nihhh..."

" Awak duduk sebelah saya dan teman saya baca buku. Itu pun luangkan masa ya suami terchenta. "

Hoseok berpeluk tubuh sambil memuncung.

" Awak. "

" Bila kita nak tukar nama panggilan eh? Asyik panggil nama je. Tak sweet arrrr..."

Aku pandang dia.

Hoseok menjongket keningnya.

" Tak nak la. Malu saya depan eomma appa dan kawan-kawan awak. "

" Apa nak malu...kita kan ' husband and wife ' . "

" Saya akan panggil awak sayang. Awak nak panggil saya apa? "

" Intan payung. "

" Alaaaaa...tak sedap laaaa..."

" Panggil saya jagi. "

" Okay. " balasku sambil ketawa lucu melihat dia bersungguh-sungguh.

" Sekarang cuba panggil saya , ' jagi ' . "

" Jagi. " panggilku tanpa perasaan.

" Eishh dia nih! Cuba la panggil tu manja sikit. "

Aku sekadar tersengih.

" Baiklah. "

" Jagiiii~ 💕 "

" Dah! Jangan kacau saya. "

Aku teruskan pembacaan.

Hoseok mendiamkan diri di sebelah.

Mungkin sudah pasrah dengan perangaiku.

[ 10 minit kemudian ]

" Sayang? "

" Kita keluar jom? Please... jagi teringin sangat nak luangkan masa dengan sayang sebelum fly. "

Hoseok membuat muka simpati.

Matanya bersinar dengan penuh harapan.

Entah kenapa pipiku terasa panas ketika ini apabila dia mula menukar panggilan.

" Sayang? kenapa ni? Muka merah je...sayang sakit ke? " tanyanya risau.

Aku segera menutup muka dengan buku.

" Ouh...awak malu ehhh...mesti dah cair ni. Kan? "

" Sayang~ " panggilnya lagi sambil goncang tangan aku.

Sengaja je kan?

Aku mengalihkan buku sedikit supaya mataku dapat melihat dia.

" I love you, sayang~ "

Hoseok mengenyitkan matanya.

Aku terus berlari ke tandas sementara Hoseok meledakkan tawanya.

[ Completed ] Sick S2 | Jhope | Tempat di mana cerita hidup. Terokai sekarang