Author Pov
Fitri baru sampai dirumah, dia pulang terlebih dulu.
"Nyonya, untung saja nyonya pulang." ucap Inah pelayan dirumah Fitri.
"Ada apa bi???" tanya Fitri heran.
"Nona Angela."
"Ada apa dengan Angela??"
"Sejak malam tidak keluar kamar nyonya, saya mau antar susu tapi tidak ada jawaban. Terus pagi-pagi juga tidak keluar kamar, saya ketuk-ketuk pintunya tidak dibuka."
Fitri merasa khawatir, dia langsung berjalan menuju lantai atas. Setelah sampai didepan pintu, Fitri langsung mengetuk pintu.
"Angela, apa kamu baik-baik saja???" Fitri berniat membuka pintu, tapi dikunci dari dalam.
"Aduh bi, ada mang asep???"
"Mang Asep tidak ada nyonya, dia baru saja pergi."
"Aduh gimana ini." Fitri cemas, bahkan dia takut kejadian yang Dafi alami, terjadi juga pada Angela.
"Kita dobrak saja nyonya?"
"Bi, saya capek dari rumah sakit. Bawa mobil sendiri lagi dari rumah sakit."
"Gimana atuh??"
"Gini, bibi panggil terus Angela. Saya mau telpon Dzefin."
"Baik nyonya."
Lalu Fitri mengambil ponsel di tasnya dia berniat menelpon Dzefin.
~~~~
Sementara itu Dzefin sedang berada di sebuah restoran bersama kliennya.
"Baiklah kalau gitu kesepakatan ini sudah selesai. Nanti saya akan bicarakan dengan adik ipar saya."
"Iya pak Gibran, terimakasih dan sebelumnya saya minta maaf karena beberapa hari yang lalu saya harus keluar negeri."
"Tidak apa-apa pak Dzefin, saya paham anda pasti sangat sibuk."
"Iya, sekali lagi terimah pak Gibran."
"Iya sama-sama, saya harus permisi karena harus menjemput Putra saya."
"Baik pak, hati-hati dijalan."
"Oke."
Setelah kliennya pergi, Dzefin melihat surat-surat tanda kerjasama antara perusahaannya dan perusahaan Syazwan corp.
"Bos, ini berkas yang harus anda tanda tangani. Semua projek kita goals."
"Benarkah??? Kerjamu baik sekali, sebentar ada telpon." lalu Dzefin berjalan sedikit menjauh.
"Iya mah hallo??"
"[...]"
"Apa??? Baiklah mah aku akan kesana sekarang."
Dzefin langsung menutup teleponnya dan berjalan mendekati Andi.
"Andi aku harus pulang, maaf kamu ke kantor harus naik taksi."
"Ada apa bos???"
"Tadi mamahku menelepon, katanya Angela tidak keluar kamar sejak malam."
"Apa?? Kenapa itu bisa terjadi???"
"Entahlah."
"Tidak apa-apa bos soal tanda tangan bisa lain kali, saya bisa pulang naik taksi. Istri anda lebih penting bos."
"Iya terimakasih Andi."
"Sama-sama."
Lalu Dzefin keluar dari restoran. Sedangkan Andi membereskan berkas yang akan dia bawa ke kantor.
~~~~
Fitri masih menunggu Dzefin dengan perasaan cemas. Kalau saja Dave tidak berada di luar kota mungkin dia akan menelpon Dave.
"Ya Alloh semoga tidak terjadi apa-apa pada Angela." Fitri terus berdo'a, lalu dia mendengar seseorang berlari menaiki tangga.
KAMU SEDANG MEMBACA
Dating Delayed (COMPLETED)
RomanceSedang Revisi. [Sequel from Believe Me] Menunggumu adalah yang aku lakukan karena kamu berjanji akan kembali. Memang kamu kembali tapi kenapa kamu membawa seorang yang kamu sebut sebagai istri. Kenapa??? Copyright©2017 by ParkMincreung
