Dzefin Pov
Aku sedang ada dalam perjalanan menuju apartemen Marco. Aku tidak tau apa yang terjadi pada Fy.
"Hallo Andi ada apa?? "
"Andrew sedang dalam perjalanan menuju Indonesia."
"Ada apa dia kemari??"
"Kecurigaanku benar bos, dalam surat wasiat itu bukan tulisan tuan Jeremi."
Aku langsung menepikan mobilku dan berhenti.
"Lalu?"
"Anda dimana bos?? Karena lebih baik kita bicarakan langsung."
"Aku sedang mencari Fy, dia tadi menelponku. Dia meminta tolong padaku dan tadi aku melihat dia dibawa oleh Marco dalam keadaan tidak sadarkan diri??"
"Apa??? Maaf bos, menurut Andrew ini semua ada kaitannya dengan ibu Angela dan tuan Marco."
"Maksudmu???"
"Menurut Andrew, kematian tuan Jeremi ada kaitannya dengan istri anda dan tuan Marco."
Deg
Apa maksudnya ini??? Rasanya kepalaku pusing. Bagaimana ini terjadi?? Aku mematikan teleponnya.
Lalu ponselku kembali berbunyi dan ternyata papah.
"Nak kamu dimana??"
"Dijalan pah, ada apa?? "
"Angela tiba-tiba perutnya sakit, dia ingin kamu cepat pulang."
Mendengar ucapan papah, aku jadi ingat ucapan Andi. Apa benar Angela melakukan ini semua???
"Apa?? Tapi pah aku sedang mencari Fy, bisakah papah tangani dia sebentar??? " aku harus berusaha khawatir pada Angela.
"Ada apa dengan fy???"
"Nanti aku ceritakan."
Aku langsung menutup telpon secara langsung.
Akh sial aku kehilangan mobil Marco. Aku harap Fy tidak kenapa-kenapa, dia pasti akan baik-baik saja. Iya aku harus yakin itu.
~~~~
Stefany Pov
Aku merasakan ada yang aneh, sepertinya tanganku terikat dan mataku juga tertutup. Oh tuhan ada apa dengan badanku rasanya sangat panas sekali.
"Sudah bangun baby??" itu suara Marco.
"Marco, itukah kamu?? Tolong aku." lalu ada sesuatu yang bergerak di sampingku. Apa aku berada disebuah ranjang??
"Kamu harus memohon padaku sayang." aku langsung menelan ludahku ketika dia berbisik ditelingaku. Ada apa dengan tubuhku, rasanya aku ingin disentuh.
"Itulah balasan karena kamu selalu menghindari ku."
"Apa maksudnya ini Marco???"
"Fy?? Aku yang selama ini mencintaimu, aku yang selama ini menunggumu. Tapi kamu selalu melihat Dzefin, tapi apa??? Dzefin malah menikah dengan wanita lain."
Aku menangis, bukan karena menangisi Dzefin yang menikah dengan Angela. Tapi aku menangisi kenapa aku bisa menerima pria macam dia. Apa dia seorang psikopat??
"Kenapa kamu menangis?? Menyesal?" lagi-lagi ada sesuatu yang aneh dalam tubuhku ketika dia memegang pundakku.
"Marco, apa yang kamu masukan dalam minuman??"
Lalu dia membuka penutup mataku, air mataku langsung kering. Ketika aku membuka mata Marco dalam keadaan half naked.
"Marco sentuh aku." dia langsung tersenyum sedangkan aku bingung dengan apa yang aku ucapkan.
"Ayo memohon lagi??"
Aku langsung menggelengkan kepalaku. Ini tidak benar, sungguh aku bukan wanita yang seperti itu.
"Kenapa menggelengkan kepala?? Ayo memohon lagi."
KAMU SEDANG MEMBACA
Dating Delayed (COMPLETED)
RomansaSedang Revisi. [Sequel from Believe Me] Menunggumu adalah yang aku lakukan karena kamu berjanji akan kembali. Memang kamu kembali tapi kenapa kamu membawa seorang yang kamu sebut sebagai istri. Kenapa??? Copyright©2017 by ParkMincreung
