SG 04 (Dilemma)

2K 197 15
                                    



Cerita sebelumnya~

"Hei Jungkook, kau lihat itu!" Jimin menunjuk pada Yoongi dan Taehyung yang sedang berjalan berdua. Jungkook yang merasa penasaran langsung menoleh dan melihat arahan yang ditunjuknya tadi. Sontak Jungkook terkejut melihat mereka. Matanya tak berkedip saat melihat kedua insan itu, walau terlihat tak ada percakapan yang mereka lakukan itu.

"Sejak kapan Taehyung dekat dengan Yoongi-hyung?" tanya Jimin yang pastinya tidak dijawab Jungkook saat itu. Seketika sekelebat ingatan muncul saat melihat Yoongi yang dimaksud Jimin tadi. Mulutnya tak sadar mulai bergerak, menggumamkan sesuatu yang membuat Jimin bingung dan bertanya-tanya akan maksud dari ucapannya.

"Suga-hyung..."

-Chapter 04 (Dilemma)-

"Hm? Kau tadi ngomong apa? Sugar? Gula?" tanya Jimin kepada Jungkook.

"A-anii hyung!" ucap Jungkook sambil menggelengkan kepalanya. "Ayo kita temui mereka!"

Jimin mengangguk, kemudian berlari mengikuti Jungkook dari belakang. Saat mereka tiba di hadapan Taehyung dan Yoongi, Jimin langsung senyam-senyum melihat Yoongi. Sedangkan Yoongi hanya menatap poker face terhadapnya.

"Hai! Yoongi-hyung!" sapa Jimin yang pastinya tidak digubris oleh Yoongi.

"Eh?! Kookie-ah?!" Taehyung menoleh pada orang yang di sebelah Jimin. Sedangkan yang dipanggil langsung tersenyum sambil melambaikan tangannya sebagai sebuah sapaan kepadanya.

"Ne, Taetae! Kenapa kau tidak bilang akan keluar dari rumah sakit?" tanya Jimin sambil menyikut Taehyung dengan pelan.

"Hahaha... mian mian." Ujar Taehyung sambil terkekeh kecil. "Aku ingin ngasih sedikit surprise ke kalian, tapi kaliannya sudah tahu, yah... mau bagaimana lagi?"

"Aish! Surprise-surprise! Jangan buat kami khawatir, kau ini!" kata Jimin sambil memegang sebelah pundak Taehyung. "Kasian Jungkookmu ini, tau!"

Taehyung memiringkan kepalanya, menatap bingung akan maksud Jimin tadi, hingga ia menoleh pada Jungkook yang diam sedari tadi. "Mu?"

"A-ah! Ngomong-ngomong, kenapa Yoongi-hyung bersama Taehyung-hyung?" Jungkook langsung mengalihkan topik pembicaraan, karena merasa Jimin telah berbicara hal-hal yang ngawur.

"Hm?" Yoongi menoleh pada Jungkook yang bertanya kepadanya. "Aku tidak sengaja menemukannya di rumah sakit, dan tanpa sengaja kita ngobrol lalu ia bertanya tentang pekerjaan sampingan."

"Pekerjaan?" Jimin mengernyit. "Kau bekerja, Taetae?"

Taehyung menoleh pada Yoongi yang tidak menatapnya balik. Sebenarnya ia bingung dengan perkataan Yoongi tadi. Kebohongan yang diucapkannya itu, membuat Taehyung jadi bingung dan harus melanjutkan kebohongan tersebut kepada temannya yang sudah ia anggap seperti sahabat.

"Y-ya, begitulah... aku terlalu bosan jika selalu di rumah." Ucap Taehyung yang sebenarnya ia belum tahu akan menerima tawaran pekerjaan dari Daehyun saat di Anteiku.

"Jika kalian penasaran, datanglah ke Anteiku. Dia akan melayani kalian sebagai hari pertamanya bekerja." Ucap Yoongi, lalu pergi meninggalkan mereka bertiga. Saat sebelum pergi, Jungkook menatap Yoongi yang tersenyum kepadanya sambil berbisik, "Luhan-hyung ingin menemuimu. Kunjungilah."

Jungkook membulatkan matanya, ia menatap kepergian Yoongi yang tidak membalikkan ataupun menolehkan kepalanya sedikut pun untuk melihat reaksi Jungkook. Saat Jungkook tak bergerak dan hanya menatap kepergian Yoongi, Jimin langsung menepuk bahunya membuyarkan lamunannya.

SEOUL GHOUL [1] ✔️Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang