"Sya ka-kamu ma-mau a-apa?" Tanya Audrey takut - takut.
"Lo beneran pacaran sama James?" Tanya Tasya sambil menjambak rambut Audrey.
"I-iya." Ucap Audrey malu - malu sambil menahan sakit di kepalanya.
"Sejak kapan?" Tanya Tasya lagi tanpa melepaskan jambakannya.
"Se-seminggu ya-yang la-lalu." Ucap Audrey.
"Congrats ya." Ucap Tasya sambil memberikan selamat kepada Audrey dengan senyum sinisnya.
"I-iya. Ma-makasih." Ucap Audrey tulus.
"Gue punya hadiah buat lo." Ucap Tasya setelah melepaskan tangannya dari rambut Audrey.
"Apa?" Tanya Audrey antusias.
"Tutup mata lo sekarang."
Tanpa rasa curiga Audrey segera menutup matanya.
Byurr...
Kaget dengan siraman air dingin yang diberikan oleh Tasya cs. Belum sempat kekagetannya hilang, kini ia dikunci oleh Tasya cs di gudang tersebut dengan keadaan basah kuyup.
Setelah ditinggal oleh Tasya cs ia segera mengeluarkan ponsel dari dalam kantongnya untuk menelpon Justin. Namun ponselnya yang ikut terguyur air menjadi mati. Alhasil, ia mencoba mendobrak pintu tersebut dengan badan kecilnya.
Setelah lima belas menit mencoba mendobrak pintu tersebut yang bahkan hasilnya tidak kelihatan sama sekali. Ia mulai menyerah dan memikirkan cara lain. Setelah mendapat ide,ia segera menendang ensel pintu tersebut hingga lepas.
***
"Kemana aja sih?" Tanya James kesal saat dilihatnya Audrey yang baru saja datang ke kantin.
Tanpa sempat menjawab tiba - tiba terdengar suara Tasya dari kejauhan yang membuat Audrey mengurungkan niatnya untuk menjawab.
"James." Ucap Tasya dengan nada manja yang dibuat - buat.
Tak menjawab sapaan Tasya, James hanya memasang wajah dinginnya saja.
"James apakah benar kamu pacaran dengan Audrey?" Tanya Tasya dengan suara yang dengan sengaja ia kencangkan.
"Urusan lo apa nanya kayak gitu?" Ucap James dingin.
"Aku cuma mau mastiin aja kok." Ucap Tasya disertai senyuman yang membuat Audrey mual seketika.
"Menurut lo?"
"Ihh... jawab dong." Ucap Tasya sambil bergelayut manja di lengan James yang membuat Audrey menahan api cemburunya.
"Drey jawab pertanyaan Tasya." Ucap James malas.
"Di-dia pacar aku Sya." Ucap Audrey yang membuat seisi kantin heboh.
"Aku gak percaya. Aku mau dengar dari mulut kamu langsung." Ucap Tasya kekeuh ingin jawaban James secara langsung.
"Dia itu pacar gue." Ucap James dengan dinginnya.
Mendengar jawaban James membuat Audrey merasa terbang di atas awan. Sedangkan Tasya sudah kesal setengah mati.
"Oh iya satu lagi. Lo jangan pernah ganggu cewek gue lagi. Ngerti? Kalo lo berani nyentuh dia sehelai rambut aja. Gue pastikan lo bakal menyesal seumur hidup
***
Tetep ikutin kelanjutan ceritanya ya guys. Thank you.
KAMU SEDANG MEMBACA
Fragile Heart
Romance(Sequel Nerd) Audrey Kennedy merupakan anak kedua dari Jessica Florensia Winner dan Brian Kennedy. Ia mempunyai seorang kakak yang bernama Justin Kennedy. Di sekolah ia dikenal sebagai cewek miskin karena penampilannya yang seadanya. Dan juga ia san...
