Kau tahu
Aku tak mau mengakui bahwa aku yang buang angin pada hari itu
Aku malu
Aku juga tak ingin kamu mengetahui nilai matematikaku
Aku malu memberitahumu juga
Malu
Aku tak akan melihatmu dari jauh jika aku punya kebenarian
Aku hanya malu berada disekitarmu
Merasa bahwa itu bukan tempatku
Aku malu mengatakannya tapi kenyataannya aku masih rindu
Pada senyumanmu yang masih suci itu
Entahlah, aku tak tahu apa saja yang terjadi hingga kamu berubah seperti ini
Aku malu
Ketika kau mengajakku bicara walau aku tahu
Kau hanya ingin tahu
Kau hanya sedang ada perlu
Jadi mungkin jika aku tak pemalu seperti ini
Mungkin aku tak perlu lagi berlagak bahagia
Berlagak basa basi
Hingga aku bisa bertanya padamu
Kenapa kamu begitu berat untuk dilupakan?
Tidak, aku salah
Kamu bukanya susah untuk dilupakan,hanya saja begitu mudah untuk teringat
Seperti bau parfum yang mahal
Atau asap rokok yang memenuhi dada
Entahlah,aku hanya malu
Malu mengakuinya
Malu jika kamu tahu
Aku masih cinta
Pada dedaunan hijau itu
Yang kini telah layu
Mungkin itu salahku
KAMU SEDANG MEMBACA
Antara Janji dan Kata Kata
PoetryLuapan Rasa yang seharusnya tiada Mulai tanpa aba aba Hanya beberapa Tapi Nyatanya Ini bisa Membuka Luka Lama Yang tak akan kau pahami artinya Karena memang seharusnya seperti itu selamanya.
