Selamat datang
Ini adalah rumah saya
Dimana setiap bagian kecilnya
Terdiri dari rasa dan harapan yang telah sirna
Lantainya berupa harga diri
Yang tentunya
Selalu terinjak oleh kaki
Temboknya ini sangat kokoh
Hanya saja biasanya rindu dengan mudah merobohkannya
Atapnya ini melindungi dari hujan air mata atau panasnya hati ketika melihatnya dengan orang lain
Atapnya kadang bocor,ada beberapa lubang masa lalu yang belum ditambal ternyata
Selamat datang ini kamar saya
Kok kosong?
Iya kosong semua sudah diambil olehnya
Selamat datang ini kamar mandi saya
Dengan sebuah ciduk dilobangi untuk menjadi shower
Airnya dari mana?
Tentu air dari air mata asli
Ini dapur saya,ada penanak rindu
Piring gelas dan garpu yang tertancap dihati
Sudahlah berhenti
Tak ada yang bagus dari puisi ini
Selamat datang di puisi ini
Dimana tak ada hal yang akan terjadi
Atau hal penting disini
Ya karena hal pentingnya telah pergi
Oh bukan yang berlensa,itu sudah kadaluarsa
Yang ini masih fresh from the oven
Masih hangat menyejukkan, senyumanya manis mengobesitaskan
Selalu tertawa,kadang diam,susah diatur,rajin.
Yah tapi karena lupa dikasih pengawet,karena lupa di tutup dengan tudung saji
Yang baru ini pun hilang,di bawa kucing
Kan ga ada yang bagus dari puisi ini
Setidaknya beri satu kalimat akhir yang bagus oke
Jangan pernah menahan orang yang ingin pergi,bisa jadi ia hanya salah arah,atau tujuannya bukanlah dirimu
Jangan pernah menahan orang pergi,tunggu saja ia kembali,jika tidak mungkin ia bukan bumerang
Jangan pernah menahan orang yang ingin pergi.karena ya kau hanya akan menyakitinya karena rasa memiliki.
Dan jangan pernah menahan orang yang ingin pergi.Bisa bisa ditahan sama pak 👮 polisi.
KAMU SEDANG MEMBACA
Antara Janji dan Kata Kata
PoetryLuapan Rasa yang seharusnya tiada Mulai tanpa aba aba Hanya beberapa Tapi Nyatanya Ini bisa Membuka Luka Lama Yang tak akan kau pahami artinya Karena memang seharusnya seperti itu selamanya.
