TAK

54 1 0
                                    

Tak ada yang abadi katamu

Munafik, kau hanya membuat buat alasan

Sandirawamu terlalu murahan

Hanya orang bodoh yang tertipu oleh hal itu

Tumpah semua sampah serapah 

Parahnya,aku sudah tak sudi lagi melihatmu

Mulai detik ini jangan perlihatkan batang hidungmu didepanku

Kusadari dirimu cuma halusinasi di malam hari

Rindu akan kampung halaman yang mulai hilang dalam angan

Ganja akhirnya kau makan sebagai pelarian

Anakmu yang malang tak kau beri makan

Kan, benar kataku

Kumpulkan semua ego,hasrat,dan nafsu

Sudikah tuhan menerimamu nanti?

TIDAK!!!! Kau bahkan ditolak segenggam tanah merah

Rahayu pergi karena kau sakiti

Tidakkah itu buatmu tersadar?

Dari semua kesalahan yang telah kau perbuat

Atau kau hanya memandangnya sebelah mata

Tanpa mengambil hikmahnya?

Nyatanya,akalmu masih berfungsi juga

Galilah masa lalumu jika itu perlu

Lupakan semua musibah yang menimpamu

Mulia sekali dirimu lari dari semua itu

Tutup pintu hatimu,keraskan kepalamu

Mundur perlahan lalu kabur lewat pintu belakang

Anggap saja semua itu cuma kebetulan

Lanjutkan semua salahmu itu di tempat lain

Ini sudah berapa kalinya aku menegurmu perlahan

Hanya saja kau sudah keras kepala hingga akupun tak kau hiraukan

Kantung mataku sudah tak kuat lagi

Gila sudah diriku ini hadapi semua

Apa maumu pada akhirnya?

Ya tuhan,berat sekali hidup sebagai hati kecil seseorang

Angin saja tak sudi kibarkan rambutmu yang lesu

Surat dari bank datang pagi itu

Tulangmu melemas jatuhkan tubuhmu ke rumah

Mahal sekali harga sebuah kepercayaan

Anakmu diambil rahayu yang sukses di perantauan

Anakmu tak sudi anggap dirimu seorang bapak

Pakai hatimu sekali saja

Jadikan semua ini alasanmu bersujud

Judi saja yang kau lakukan setiap hari

Risau sudah semua orang di kasino

Nomor yang keluar ganjil itu membuatmu kegirangan

Ganti seluruh utang kau hamburkan uang demi kesenangan

Andai saja aku bisa berhenti sekarang

Anggap saja kau tak punya hati lagi

Gigimu mulai rapuh oleh usia 

Apa lagi yang ingin kau minta

Tak ada lagi tawa menunggumu diatas meja

Jangan memohon seperti itu didepanku

Kurasa karma memang ada di dunia

Awalnya aku tak percaya kau sudah kaya raya

Ya ya ya,itu cuma cerita lama

MATI SEKARANG SAJA

JANGAN HIDUP LAGI

Antara Janji dan Kata KataTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang