26

1.1K 55 0
                                        

5 tahun kemudian

Hari adalah peresmian sekolah Pendidikan Anak Usia Dini El Pelita, maynard membangun PAUD El Pelita dan memintaku menjadi kepala sekolahnya.

"Bundaaa" teriak gadis kecil

"Iya sayang" ucapku berlutut dihadapannya

"Bunda Alvian nakal macak mika di tubitin pipinya kan mika jadi kecel" ucap gadis kecil bernama mikaila

"Dia itu gemes sama kamu mika"

"Mika gak cuka cama alvian bunda mika gak cuka" ucap mika sambil mengerucutkan bibirnya

"Ih anak bunda kalau cemberut gak cantik lagi lo. " ucapku mengoda mika.

"Bialin" ucapnya semakin membuatku gemas dan menciumi pipinya.

Ingatanku terlempar saat mikaila telah lahir kedunia ini.

Flashback on

"Mi lo harus kuat lo harus tahan" ucap ku memberikan semangat oleh azami,

Azami dilarikan di rumah sakit Ibu dan anak karena usia kandungan azami sudah masuk ke 9 bulan, Aslyne aku dan maynard berdoa didepan ruang persalinan mereka berharap semua selamat.

Hampir 1 jam azami mempertaruhkan nyawanya untuk mengeluarkan bayinya.

Oek.. Oek.. Terdengar suara tangisan bayi

"Sepertinya bayinya telah lahir dad" ucap aslyne

"Iya nda alhmdulilah " ucapku

Maynard berkaca-kaca karena ia telah mempunyai cucu

Ceklek 

Pintu ruang operasi terbuka, "gimana dok?" tanya maynard

"Cucu anda perempuan tuan selamat." semua orang disana bahagia.

"Dok dok" ucap suster dengan wajah cemas

"Kenapa sus ari?"

"Pasien mengalami pendarahan dok"

"Apa!" teriak kami bertiga tak percaya

Dokter itu pun langsung masuk keruang persalinan kembali, sedangkan bebynya telah di bawa keruang khusus bayi.

"Ya allah selamatkan azami ya allah jangan ambil dia aku mohon" pintaku pada ALLAH sambil memejamkan mataku menahan air mataku jatuh.

Kring.... Kring..

Kak el calling...

"Bunda, kakak telepon" ucapku

"Angkatlah" ucap aslyne pasrah

"Assalammualaikum kak?"
"Waalaikumsalam dek, ohiya kamu sama azami? Kakak telepon dari tadi gak ada yang angkat?" tanya axelle

"Kak.. Azami telah lahiran anak kakak perempuan cantik kayak azami"
"Ap.. Apa? Serius dek?" ucap axelle seneng karena buah hatinya lahir

"Iyaa kak, tapi-"
"Tapi kenapa dek? Azami gak kenapa-kenapa kan? Perasaan kakak gak enak dari tadi dek."

"Azami pendarahan kak"
"Apa!" teriak axelle "tunggu kakak akan pulang"

"Tapi-"
Tut.. Tut.. Tut..

Panggilan terputus axelle telah memutuskan teleponnya secara sepihak aslyne yang melihat wajahku ditekuk langsung menghampiriku

"Kenapa ta?"

"Kakak akan pulang"

"Axelle pulang? " tanya aslyne

SEMPEL (End)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang