EPILOG

2.5K 84 0
                                        

AUTHOR POV

Ya. Semua terasa begitu sempurna. Ali sudah kembali dan Prilly juga. Yang terutama, mereka sehat. Itu sudah cukup bagi mereka. Selama mereka sehat, mereka akan tetap selalu bersama.

Mereka akan melangsungkan pernikahan mereka yang sederhana satu bulan lagi. Mereka teramat bahagia. Karena semuanya telah usai. Ayah dan Ibu Ali telah kembali bersama, dan Ali telah jatuh ke pelukan cinta pertamanya selama proses yang panjang. Sempurna, bukan?

Ali dan Prilly ingin sekali melangsungkan pernikahannya di Bali dan di Prancis

"Jadinya kamu mau dimana melangsungkan pernikahan kita?" tanya Ali lembut sambil mengelus kepala Prilly yang bersender di paha ali di Taman Favorit mereka. Sambil melihat danau yang luas nan indah.

"Daripada kita bingung, gimana kalau kita melangsungkan akadnya di Bali dan resepsinya di Prancis. Bagaimana?" Jawab Prilly senyum menatap Ali dengan yang mendongak melihatnya ke bawah

"wah! Okee"

Ali dan Prilly benar benar bahagia. Mereka saling mencintai. Hingga akhirnya sebulan telah berlalu. Akadnya yang mereka akan langsungkan terjadi hari ini.

Ali dengan gagahnya memakai baju formal putih khas sunda sudah siap untuk bertemu calon istrinya. Dan Prilly dengan anggunnya memakai gaun panjang khas adat sunda juga yang elegan berwarna putih dan sangat cantik. Mereka terlihat sempurna dan serasi.

Prilly berkata bahwa dia sangat gugup. "ah sepertinya jantungku mau copot ma" kata prilly kepada ibunya. "tenang saja nak. Ibu benar benar bahagia sekali. Ibu bahagia karena hal yang ibu paling takutkan tidak terjadi sama kamu" kata ibu pelan

"memang apa bu yang ibu paling takutkan?" tanya prilly penasaran. "ibu takut kalau kamu jatuh ke tangan lelaki yang tidak baik. Tapi ternyata ibu senang sekali kamu benar benar jatuh ke tangan lelaki yang sempurna, yang taat agama, yang paling penting dia mencintai kamu apa adanya sehingga dia mampu memberikan kamu segalanya" jawab ibu tulus menatap anaknya yang sebentar lagi akan menjadi milik seseorang.

Pernikahan terlihat sudah akan dimulai. Mereka benar benar pasangan yang sempurna.

---

"ahh akhirnya pernikahannya selesai ya honey" kata prilly di kamar mereka di rumah baru yang Ali belikan hanya untuk istrinya, Prilly. "iya nih. Badanku sakit semua haha" jawab Ali tertawa

"sayang kita sebentar lagi ke prancis. Apa kamu siap?" Kata Prilly tersenyum lebar. "Waduh kalo itu mah sudah siap bangett" kata Ali membalas sambil memegang tangan prilly

Sesampai mereka di Prancis mereka melangsungkan resepsi pernikahan mereka dengan sangat amat bahagia. Tawa yang terpancar mencerminkan perasaan suka dan cinta yang tidak bisa lagi diungkap oleh kata.

"Sayang... dulu kamu pernah bilang bahwa kamu tidak ingin memutarbalikkan waktu karena kamu beruntung memiliku, padahal kamu salah. Yang beruntung itu aku. Aku yang beruntung. End of story" kata Prilly tegas di bangku pelaminan sambil melihat orang orang yang sedang makan dengan lahapnya dan menunggu untuk berfoto. "HAHAHA kamu masih ingat aja... yaudah biar adil, kita sama sama beruntung punya satu sama lain, gimana?" Kata Ali tegas "YEAYY HEHE" jawab prilly mengangguk dengan polosnya

Selesai mereka melangsungkan resepsi, mereka kembali ke hotel mereka dan beristirahat. Besoknya mereka berniat untuk mengunjungi sekolah Ali di Prancis dahulu. Seenggaknya hanya mengenalkan saja ke Prilly bahwa dulu Ali pernah belajar disitu dahulu saat berpisah dengannya.

"Ini dia, honey sekolahku dahulu" kata Ali sambil menunjuk satu persatu dan mengenalkan lingkungan tersebut. Dan kebetulan disitu lagi libur. Jadi gaada orang yang di sekolah. "Dulu ada disini namanya Charlotte.. ihh dia ngeselin banget dehh.." kata Ali menjelaskan

All For You (COMPLETED)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang