Karena aktivitas EXO dibekukan sampai waktu yang tidak ditentukan, jadi para member lebih banyak menghabiskan waktu di dorm dan ngebuat kepala gue pusing. Yah, gimana gak pusing ! Kalau mereka ada di dorm tuh kerjaannya cuma makan, main game dan ngeberantakin dorm. Gue dan HaHa manager udah teriak-teriak ke para member untuk gak berantakin dorm. Tapi malah dicuekin.
"Ini abis makan siapa yang gak dicuci piringnya ?!" seru gue ketika melihat tumpukan piring di bak cuci piring.
Gue berjalan menuju ruang tv dan melihat Sehun, Kai, Baekhyun sama Chen lagi main PS.
"YAKK !!!" teriak gue ke Sehun, Kai, Baekhyun sama Chen dan ngebuat mereka berempat sontak kaget dan melihat ke arah gue dengan tatapan takut.
"Siapa yang abis makan dan piringnya gak dicuciin ?" tanya gue dengan nada galak.
Sehun, Kai, Baekhyun dan Chen malah saling menunjuk satu sama lain.
"Gak ada yang mau ngaku ?"
Sehun, Kai, Baekhyun, sama Chen mulai melempar pandang satu sama lain. Kalau udah kayak gini, cuma ada satu cara.
"HaHa manager !!!"
"Ocha !! Jangan, Ocha !!"
"HaHa manager !" seru gue lagi membuat Sehun, Kai, Baekhyun sama Chen langsung ngibrit ke dapur dan nyuci piring. Mereka paling takut kalau HaHa manager udah ngamuk.
Gue melihat Suho sama Chanyeol keluar dari kamar masing-masing. Kemudian mereka berdua diam dan saling menatap satu sama lain. Setelah itu, gue melihat Chanyeol melengos ke dapur sementara Suho ke kamar mandi yang ada di ruang tv.
Gue mendengar suara bel dorm berbunyi. Gue berjalan mendekati layar interkom untuk melihat siapa yang datang. Mata gue membelalak pas tahu siapa yang datang ke dorm.
"Mampus ! Mampus gue !" seru gue ketika melihat Bokap gue berdiri di depan dorm EXO. Bokap gue gak datang sendirian. Dia datang sama...Mas Iko.
Gue berjalan menuju pagar dorm EXO. Pas gue ngebuka pagar, gue langsung bisa melihat Bokap gue yang menatap gue dengan tatapan marah.
"Beresin semua barang kamu ! Kita pulang ke Jakarta !" ujar Bokap gue sementara gue cuma meringis.
Gue menatap Mas Iko yang berdiri di belakang Bokap gue. Mas Iko emang orang yang baik. Tapi dia bukan tipikal orang yang bisa jaga rahasia dengan baik.
**
Bokap gue udah duduk di ruang tv dorm EXO. Para member kelihatan kaget pas Bokap masuk ke dalam dorm EXO. Mereka semua ngebungkuk sembilan puluh derajat untuk memberi hormat ke Bokap gue. Sementara Bokap gue cuma memandang para member dengan tatapan aneh. Yaiyalah aneh ! Wong biasanya kalau ada orang yang lebih muda dan mau ngasih hormat ke Bokap gue dengan cara cium tangan, bukan ngebungkuk. Kayak yang dilakuin sama Mas Iko sekarang karena dia mau pamit ke rumah sakit untuk kerja.
"Om, saya pamit dulu. Mau ke rumah sakit," kata Mas Iko lalu mencium tangan Bokap gue.
Gue bisa melihat para member yang kini sedang memperhatikan gerak-gerik Mas Iko.
"Makasih, yaa. Udah dianterin," kata Bokap gue ke Mas Iko.
"Ya, om. Permisi," kata Mas Iko lalu pergi.
Gue ngeliat Bokap kini mulia menatap para member satu per satu.
"Kayak cina glodok semua," kata Bokap gue. Untung para member gak ngerti bahasa Indonesia. Jadi mereka cuma senyum-senyum doang ngedenger perkataan Bokap gue.
"Bisa kita ngomong berdua aja ?" kata Bokap.
"Papa mau ngomong apa juga mereka gak akan ngerti," kata gue.
KAMU SEDANG MEMBACA
The Manager [Completed]
FanfictionJadi manager EXO ?? Well...gimana rasanya ??? Selama hampir dua puluh tiga tahun gue hidup, gue ngerasa kehidupan gue biasa aja. Gue mengharapkan sesuatu yang 'WAH' terjadi dalam hidup gue. Sampai pada akhirnya sesuatu yang 'WAH' itu terjadi. Tapi...
![The Manager [Completed]](https://img.wattpad.com/cover/123055187-64-k769505.jpg)