23. Berubah Pikiran

1.7K 136 5
                                        

Udah sekitar sejam Bokap dan Mas Iko ngobrol di ruang kerja Bokap. Sementara gue, Chanyeol, Baekhyun, Suho dan Chen duduk di ruang tv. Gue menatap pintu ruang kerja Bokap yang tetap tertutup rapat sejak sejam lalu.

"Ocha !" panggil Nyokap gue dari arah dapur.

"Iya, Ma !" sahut gue.

"Sarapan dulu ! Ajak sekalian itu member boyband," kata Nyokap gue.

"Kalian lapar ?" tanya gue ke Chanyeol, Baekhyun, Suho dan Chen.

Gue sama sekali gak perlu jawaban mereka setelah mendengar suara perut mereka yang bergemuruh. Gue pun ngajak mereka ke ruang makan. Di meja makan sudah ada nasi goreng dan telor ceplok.

"Wah ! Nasi goreng !" seru Baekhyun.

Mendengar Baekhyun mengucap 'nasi goreng' membuat Nyokap terperangah.

"Dia tahu nasi goreng, Cha ?" tanya Nyokap ke gue.

"Ya tahu, lah. Orang kalau sarapan mintanya pada nasi goreng mulu," kata gue.

Sementara gue mulai menyendokan nasi goreng ke piring Chanyeol, Baekhyun, Suho dan Chen, Nyokap mulai meletakan telor ceplok di atas piring para member.

"Yang itu siapa, Cha ? Kok gak china banget mukanya. Ganteng," kata Nyokap sambil nunjuk ke arah Chen yang sibuk nyuap nasi goreng.

"Nama panggungnya Chen. Nama aslinya Kim Jongdae," kata gue sambil berbisik ke Nyokap.

"Aaaa...Kim Jong De ?" ucap Nyokap gue dengan lafal yang aneh membuat Chen menatap Nyokap gue sambil tersenyum.

"Kalau kamu namanya siapa ?" Nyokap nunjuk ke Baekhyun.

Baekhyun yang gak paham Nyokap ngomong apa langsung ngeliat ke gue.

"Ibuku nanya nama kamu siapa," jelas gue ke Baekhyun.

"Nama saya Baekhyun," ujar Baekhyun dengan menggunakan bahasa Indonesia.

"Bak yun ??" tanya Nyokap dengan wajah kebingungan.

"Baek Hyun, Ma. Bukan Bak Yun," kata gue memperjelas.

"Susah, Cha nama korea. Gampangan nama artis Bollywood," kata Nyokap sementara gue cuma memutar bola mata.

Nyokap sekarang nunjuk Suho.

"Nama saya Suho," Suho memperkenalkan dirinya dengan bahasa Indonesia, gak lupa dengan senyum manis terpampang di bibirnya. Setelah itu Nyokap gue nunjuk Chanyeol.

"Nama saya Chanyeol," Chanyeol memperkenalkan dirinya.

"AH !!! Chanil ! Ini member EXO yang kamu suka itu, ya, Cha ?!" seru Nyokap tiba-tiba excited.

"Chanyeol, Mama. Bukan Chanil," kata gue sambil meringis.

"Pantesan betah kerja jadi manager. Wong jadi manager idolanya sendiri," kata Nyokap sambil ngeliat ke arah Chanyeol yang lagi senyum sepuluh jari karena hampir semua giginya yang putih rapih keliatan.

Disaat gue mau duduk dan sarapan, tiba-tiba gue melihat Mas Iko datang ke ruang makan. Bajunya yang basah karena air kain pel udah diganti dengan kaus polo warna hitam punya adek gue si Tio.

"Ocha, papa kamu mau ngomong sama kamu," ujar Mas Iko.

Gue pun segera bangkit dari tempat gue duduk dan pergi meninggalkan ruang makan. Gue sampai di depan pintu ruang kerja Bokap. Gue membuka pintu ruang kerja Bokap dan melihat dia duduk di kursinya dengan kedua tangan terlipat di atas dada.

"Duduk," kata Bokap.

Gue pun duduk di kursi yang ada di depan Bokap.

"Kamu mau masih kerja jadi manager ?" tanya Bokap.

The Manager [Completed]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang