Memasuki akhir Maret, EXO mulai sibuk dengan persiapan world tour mereka yang sempat tertunda karena skandal Baekhyun. Para member EXO sedang berlatih di atas stage tempat mereka akan menyelenggarakan tour hari pertama mereka di Seoul seminggu lagi. Rencanannya rangkaian world tour akan dimulai dari Seoul yang diselenggarakan selama tiga hari berturut-turt, beberapa wilayah di China, Osaka, Tokyo, beberapa negara di Eropa serta Amerika, dan beberapa negara Asia lainnya. Setahu gue, Indonesia masuk ke dalam jajaran salah satu destinasi world tour EXO kali ini.
Lagu Peterpan milik EXO tiba-tiba berkumandangan di seantero stadium tempat EXO akan melakukan konser. Ketika lagu berkumandangan para member EXO mulai bernyanyi dan menari dengan gerakan lucu. Gue tersenyum saat melihat Baekhyun, Chanyeol dan Sehun mulai melakukan tarian konyol, sementara D.O mulai memukuli Baekhyun, Chanyeol dan Sehun dengan ekspresi datar. Kemudian gue sadar, gue dan bahkan empat juta fans EXO diluar sana akan kehilangan momen melihat mereka seperti ini selama mereka wajib militer. Emang sih mereka wajib militer kurang lebih cuma dua tahun. Tapi dua tahun itu bukanlah waktu yang singkat.
Selesai latihan, HaHa manager mengajak gue dan para member untuk makan di sebuah restoran Turki atas dasar rekomendasi gue. Di meja tempat kami duduk kini sudah terhampar berbagai macam menu khas makanan Turki. Sementara yang lain mulai menikmati hidangan yang disajikan, hanya Sehun dan gue yang gak ikutan makan. Bedanya kalau Sehun emang lagi diet dan menjaga bentuk perutnya supaya tetap kayak roti sobek sampai konser nanti. Sementara gue, gue sama sekali gak napsu makan dan hanya menyantap satu potong Baklava.
"Ocha, kamu kenapa makannya sedikit banget ?" tanya Chen dengan mulut penuh.
"Aku gak lapar," kata gue.
Gue melihat Chanyeol yang duduk di depan gue mulai mengisi piring gue dengan sepotong Pide*.
"Makan. Jangan sampai sakit," kata Chanyeol singkat lalu kembali fokus dengan makanannya.
Gue diam menatap Pide yang tersaji di piring gue tanpa berniat menyentuhnya sama sekali.
"Ocha," panggil Baekhyun yang duduk di kiri gue.
Gue menoleh ke arah Baekhyun dan menatap Baekhyun dengan perasaan linglung.
"Buka mulutnya," suruh Baekhyun.
Entah apa yang membuat gue menuruti perkataan Baekhyun dan membuka mulut gue. Setelah itu gue melihat Baekhyun memasukan sesendok nasi dengan kofte**.
"Tutup mulutnya," suruh Baekhyun lagi membuat gue menutup mulut. "Kunyah."
Gue mulai mengunyah nasi dan kofte yang disuapi Baekhyun. Satu kunyahan, dua kunyahan, tiga kunyahan.....kresssss. Gue mengigit sesuatu yang garing dan entah apa. Sedetik kemudian, mulut gue langsung dibanjiri dengan sensasi panas yang kemudian menjalar ke hidung dan telinga gue.
"Aaa !!! Pedas !!!" seru gue dengan mulut penuh sementara Baekhyun udah ketawa ngakak.
Kemudian gue menemukan sebuah plastik berisi cabai yang selalu di bawa HaHa manager kemana-mana dan entah buat apa. Anjirr !! Gue disuapin beginian sama si Baekhyun.
"Baekhyun !!" seru gue kesal lalu menjambak rambut Baekhyun saking kesalnya.
"Aargghh !! Ocha !!! Argghh !!!" teriak Baekhyun ketika gue menjambak rambutnya.
"Arrghh !!!" teriak gue saat Baekhyun membalas gue dengan mencubit pipi gue.
"Lepas gak ?!" seru gue ke Baekhyun.
"Kamu yang lepas duluan !" balas Baekhyun lalu menarik pipi gue dengan keras.
"KALIAN BERDUA BERHENTI !!!" seru HaHa manager membuat gue dan Baekhyun melepas jambakan kami masing-masing.
KAMU SEDANG MEMBACA
The Manager [Completed]
FanfictionJadi manager EXO ?? Well...gimana rasanya ??? Selama hampir dua puluh tiga tahun gue hidup, gue ngerasa kehidupan gue biasa aja. Gue mengharapkan sesuatu yang 'WAH' terjadi dalam hidup gue. Sampai pada akhirnya sesuatu yang 'WAH' itu terjadi. Tapi...
![The Manager [Completed]](https://img.wattpad.com/cover/123055187-64-k769505.jpg)