36. Truth Or Dare

1.5K 127 23
                                        

Gue, Kisti, Tasha, Meta, Ana dan Yoan berhenti tertawa saat mendengar suara bel apartemen dibunyikan.

"Ah ! Itu mungkin HaHa manager," kata Xiumin.

Gue pun beranjak menuju pintu dan langsung membukanya. Tebakan Xiumin benar, HaHa manager berdiri di depan pintu apartemen gue. Tapi dia gak sendirian, dia bersama dengan Mas Iko.

"Lho, Mas Iko ?" tanya gue heran.

"Tadi saya ketemu sama HaHa manager di bawah. Saya kesini cuma mau nganterin ini." Mas Iko memberikan gue sebuah kotak yang dibungkus oleh kain berwarna coklat.

"Kalau gitu saya pamit dulu, ya," kata Mas Iko.

"Kamu mau langsung pulang ?" tanya HaHa manager.

"Ya, Manager­-nim," sahut Mas Iko.

"Sudah makan malam ? Ayo ikut makan malam bersama. D.O bawa banyak sekali makanan," kata HaHa manager.

Mas Iko melirik ke arah gue dan terlihat menimang-nimang.

"Ayo, Mas ikutan makan bareng !" ajak gue.

"Tapi..." Mas Iko terlihat ragu.

"Ahh, sudah ayo masuk !" HaHa manager menarik Mas Iko masuk ke dalam apartemen gue.

Sementara HaHa manager dan Mas Iko sudah bergabung dengan para member EXO dan sahabat-sahabat gue, gue memilih untuk pergi ke dapur dan mengecek kotak pemberian Mas Iko yang ternyata isinya adalah ayam bumbu kuning yang siap di goreng. Ini pasti buatan ibunya Mas Iko.

"Ocha, itu yang namanya Mas Iko ? Kok ganteng sih ?! Kayak aktor Korea gitu," kata Kisti yang tiba-tiba sudah berada di dapur.

"Aktor Korea apaan !" kata gue.

"Eh serius tahu, Cha. Mas Iko mirip Jung Hae In," kata Kisti menyebut salah satu nama aktor Korea yang menjadi favorit gue dan juga Kisti.

Gue dan Kisti kembali ke ruang televisi untuk bergabung dengan yang lainnya. Gue baru akan duduk di tempat gue semula disamping Tasha. Tapi kemudian Chanyeol menarik tangan gue dan menyuruh gue untuk duduk di samping dia. Sementara itu di depan gue ada Mas Iko yang duduk diapit HaHa manager dan Suho. Setelah diperhatikan, ternyata ada benarnya juga kalau Mas Iko itu mirip....Jung Hae In. KENAPA GUE BARU SADAR SEKARANG ???!!!!!

Gue baru mau mulai makan. Tapi Chanyeol tiba-tiba menyodorkan sumpit dan sendok miliknya ke arah gue.

"Aku gak bisa makan pake tangan kiri," kata dia sambil menunjuk ke arah tangannya yang diperban karena sok-sokan nahan pisau kayak aktor laga di film-film ketika dia berusaha untuk melawan Han Minchul.

"Terus ?" tanya gue.

"Suapi aku," kata Chanyeol dengan senyum lebar seperti anak kecil.

"Emang kamu bayi apa pake disuapin segala," kata HaHa manager.

"Aku emang bayi," kata Chanyeol dengan nada yang dibuat seimut mungkin dan membuat Chen berlagak seperti orang yang ingin muntah.

Gue kembali menikmati makan malam gue yang dibuat oleh D.O sambil menimpali obrolan para member EXO dan sahabat-sahabat gue yang menggunakan bahasa Inggris seadanya. Sesekali Tasha dan Mas Iko ikut menerjemahkan percakapan yang terjadi karena cuma kami bertiga yang paham Bahasa Korea, Inggris dan Indonesia sekaligus. Gak lupa, gue juga menyuapi Chanyeol yang entah gimana gak kenyang-kenyang karena terus ngunyah dan minta gue suapin. Pas gue lagi nyuapin Chanyeol dengan kimbap, mata gue kemudian bertemu pandang dengan tatapan Mas Iko. Entah bagaimana bukannya memasukan kimbab yang ada di sumpit ke mulut Chanyeol, gue malah memasukan kimbap itu ke mulut gue sendiri.

The Manager [Completed]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang