Chapter 1

4.8K 438 72
                                        

(backsound : exo - lucky)

Tukk..
Tukk..
Tukk..

Shit !!
Damn !!

A fucking day !!

Bisa bisanya aku telat ke kantor di hari ini..

Walau ini bukan hari pertamaku bekerja, tetap saja menjadi hal yang menjanggal di diriku bila terjadi semacam ini.

Beberapa pegawai dan karyawan sudah memulai pekerjaannya masing-masing, ada yang menyapaku dengan hangat dan diam berlalu lalang mengabaikanku.

'Annyeonghaseyo kyungsoo-ssi'

'Annyeonghaseyo'

'Sangat terburu-buru sekali'

Aku yang terburu-buru hanya bisa tersenyum dan menganggukkan kepalaku saja dan seger mempercepat langkahan kakiku saat sudah berada di depan lift. Berkas-berkas yang berada di tas kecilku sudah berhamburan ingin keluar karena terjadi guncangan saat berlari. Hentakan kaki ini semakin tak menentu untuk cepat menuju sana hingga lift terbuka lebar.

Braaaakkk..

Tak disengaja ku melihat sesosok namja berparas tinggi dengan kulit putih cerah, dan..

Bermata kucing?

Wohoho..
Lucu sekali..

Ia mendengus kesal karena aku menyenggolnya terlalu keras saat mencoba untuk keluar dari lift ini, hingga ia akan menggertak ke arahku, namun pintu lift sangat mendukung dan terlalu cepat untuk tertutup.

"Yaa !! Kau i-"

'Joseonghamnida Mr, aku akan bertanggung jawab nanti.' batinku berteriak.

˚ ✧ ━━━━⊱⋆⊰━━━━ ✧ ˚


Hahh..
Haahh..
Hahh..

Terengah-engahku mengatur tempo nafas ini, hembusan nafas dari mulut dan hidung untuk indra penciuman ini semakin membara, benar benar melelahkan. Dengan sigap ku raih knop pintu dari kaca bening tembus pandang ini yang memperlihatkan seseorang tengah terduduk di meja mewah di tengah ruangan, selirik bola mata sempat menoleh kearahku namun berusaha acuh.

Kriiieett..

Tergugup rasanya diriku diperhatikan namja berkulit tan yang sedang merapihkan jas yang melekat dilekuk tubuhnya ini, ia menatapku dengan intens dari atas hingga bawah termasuk di bagian kedua bola mata dan bibir

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Tergugup rasanya diriku diperhatikan namja berkulit tan yang sedang merapihkan jas yang melekat dilekuk tubuhnya ini, ia menatapku dengan intens dari atas hingga bawah termasuk di bagian kedua bola mata dan bibir. Shiitt..

Mendadak tubuhku semakin bergetar hebat saat ia menaikkan kakinya bertumpuk di lutut kirinya, duduk dengan nyamannya sebari memainkan kursi memutar ke kiri dan ke kanan. Ciihh.. Sungguh ke kanak-kanakan!

Joha Joha (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang